IMG-LOGO
Daerah

Pacarpeluk Bersedekah Diadopsi NU Sumberdadi Lamongan

Ahad 12 November 2017 9:31 WIB
Bagikan:
Pacarpeluk Bersedekah Diadopsi NU Sumberdadi Lamongan
Jombang, NU Online
Penggerak NU Desa Sumberdadi, Kecamatan Mantup, Lamongan, Jawa Timur melakukan kunjungan ke PRNU Pacarpeluk, Jombang, Sabtu (11/11).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk studi banding tentang pengelolaan Gerakan Pacarpeluk Bersedekah yang telah dijalankan oleh PRNU dan UPZISNU Pacarpeluk.

Keinginan para penggerak NU Desa Sumberdadi tampak sangat kuat. Terbukti dalam studi banding ini mereka mengajak anggota Pengurus Ranting NU dan banom-banomnya. Mereka berharap bisa bersinergi dengan seluruh kader desa untuk lebih memberdayakan jamaah dan jamiyyah NU Sumberdadi. 

“Alhamdulillah setelah mendengar dan melihat langsung pengelolaan Gerakan Pacarpeluk Bersedekah, kami semakin optimis bisa mengadopsinya di Sumberdadi,” ucap Sukamto, Sekretaris PRNU Sumberdadi. 

Ketua PRNU Sumberdadi Abdul Majid mengatakan sebenarnya mereka ingin berkunjung ke Sragen, Jawa Tengah yang lebih awal berhasil dalam pengelolaan Koin Sedekah, tetapi jaraknya lebih jauh.


“Ternyata ada yang lebih dekat dan berhasil mengelolahnya, maka kami pun memutuskan (lebih dulu) ngangsu kaweruh (menggali pelajaran) ke PRNU Pacarpeluk ini,” kata Abdul Majid. 

Nine Adien Maulana, Ketua PRNU Pacarpeluk sangat senang menerima kedatangan para penggerak NU ini. Para tamu diterima di teras Masjid Baitul Muslimin Dusun Peluk, namun dialog di antara para penggerak NU ini berlangsung dengan sangat akrab dan efektif. (Kendi Setiawan) 

Bagikan:
Ahad 12 November 2017 23:12 WIB
Pergunu Jombang Selenggarakan Pelatihan Peningkatan Mutu Guru
Pergunu Jombang Selenggarakan Pelatihan Peningkatan Mutu Guru
Jombang, NU Online
Tidak ada kata berhenti dalam meningkatkan mutu guru. Apalagi sejumlah aturan mensyaratkan pendidik harus kian profesional. Hal ini diperparah dengan rendahnya kompetensi yang dimiliki guru.

"Karenanya Persatuan Guru Nahdlatul Ulama atau Pergunu tergerak mengadakan pelatihan peningkatan mutu guru SD dan MI," kata Ahmad Faqih, Ahad (12/11). Kegiatan diikuti puluhan guru di kawasan Kecamatan Ngoro.

Dalam paparannya, Ahmad Faqih mengemukakan tema kegiatan ini adalah metode pembelajaran menurut Kurikulum 2013 dengan menghadirkan Sayekti Puji Rahayu,  yang merupakan widyaiswara dari Pergunu Jombang.

Seperti diketahui, laju perkembangan iptek dan regulasi di bidang pendidikan menuntut tersedianya guru profesional. "Yang memprihatinkan, dari hasil uji kompetensi guru atau UKG menunjukkan rendahnya kompetensi guru khususnya di bidang pedagogik dan aspek profesional," kata Faqih. Belum lagi tantangan perubahan gaya hidup masyarakat akibat pesatnya perkembangan internet dan dunia digital atau on line, lanjutnya.

"Karenanya dalam rangka mendorong peningkatan  profesionalisme guru khususnya di lingkungan  NU, PC Pergunu Jombang bekerja sama dengan  PAC Pergunu Ngoro mengadakan pelatihan ini," ungkap Faqih.

Kegiatan dibuka oleh Ketua MWC NU Ngoro KH Faishol yang juga mengapresiasi kegiatan ini. Kiai Faishol juga berharap kerjasma antar semua komponen NU dalam berkhidmah meningkatkan mutu pendidikan bisa terus dilakukan lebih intensif. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)

Ahad 12 November 2017 22:26 WIB
Gubernur Jateng : Sejak Dulu Peran Ansor Menonjol
Gubernur Jateng : Sejak Dulu Peran Ansor Menonjol
Pekalongan, NU Online
Sejak dahulu Gerakan Pemuda Ansor telah terbukti dalam ikut mengawal tumbuh kembangnya negara Indonesia.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan pada pembukaan Konferwil GP Ansor Jateng di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen Kab. Pekalongan, Ahad (12/11).

"Hizbullah, Ansor, serta Banser melegenda peran mereka, sangat menonjol dalam membela NKRI," tegas Ganjar, yang disampaikan melalui perwakilannya.

Ansor juga mesti mampu menjadi barometer organisasi kepemudaan, serta siap menjadi pemimpin di masyarakat.

"Visi kerakyatan, keislaman, dan kebangsaan yang dimiliki Ansor menjadi sebuah keunggulan," imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Tahfidziah PWNU Jateng H. Abu Hafsin berharap momen Konferwil mampu memberi maslahat.

"Semoga semakin membawa Ansor lebih baik dan bermanfaat," tuturnya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)
Ahad 12 November 2017 21:58 WIB
Bupati Pekalongan: GP Ansor Hendaknya Jadi Pelopor Pembangunan
Bupati Pekalongan: GP Ansor Hendaknya Jadi Pelopor Pembangunan
Pekalongan, NU Online
Sebagai gerakan kepemudaan, hendaknya Ansor Jawa Tengah dapat menjadi pelopor dan motor dalam gerakan pembangunan, karena membangun tidak dalam aspek lahiriyah saja, akan tetapi aspek spiritualitas dan moralitas juga sangat penting.

“Melalui Konferensi Wilayah di Kajen ini kita gelorakan semangat kita jawab tantangan zaman. Orang yang rasional adalah orang yang mampu menjawab tatangan zaman dan kita berharap Ansor Jwa Tengah mampu menjawab tantangan zaman.”

Demikian dikatakan Bupati Pekalongan H. Asif Qolbihi pada sambutan selaku tuan rumah Konferensi Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah di Kajen, Ahad (12/11).

Asif berharap, Konferwil kali ini dapat menghasilkan keputusan keputusan yang dapat meningkatkan kapasitas Ansor sebagai organisasi dan Ansor sebagai gerakan, sehingga segala tantangan dan rintangan dapat diatasi dengan baik.

Konferwil GP Ansor yang dibuka oleh Ketua Umum PP GP Ansor dihadiri oleh 35 Pimpinan Cabang dan 409 Pimpinan Anak Cabang se Jawa Tengah akan mengesahkan tata tertib, program kerja dan rekomendasi serta memilih ketua berdasarkan musyawarah mufakat.

Berdasarkan tata tertib, bahwa calon ketua dapat maju dalam bursa Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah minimal dapat dukungan 4 cabang dan 20 Anak Cabang.

"Sejak lima tahun terakhir ini di lingkungan GP Ansor pemilihan ketua dilakukan secara musyawarah dan mufakat dan tidak lagi dilakukan secara voting," ujar Ikhwanuddin Ketua GP Ansor Jawa Tengah. 

Dikatakan, jika tidak tercapai kata mufakat antarcalon yang telah mendapat dukungan dari peserta Konferwil minimal empat cabang dan 20 anak cabang, maka pemilihan ketua ditunda pada lain waktu.

Menurut Ikhwan yang juga Komisisoner KPU Jateng, pemilihan sekarang tidak lagi menggunakan sistem voting sebagaimana pada pemilihan ketua di NU, dan peserta yang memiliki hak suara ditentukan lewat akreditasi yang telah ditentukan.

Dalam Konferwil PW GP Ansor kali ini, setidaknya sudah muncul tiga nama kandidat, yaitu Wahidin Said (Kendal), Sholahuddin Aly (Jepara) dan Fahsin M. Faal (Demak). Masing-masing kandidat pun mengantongi dukungan dari PAC-PAC, sebagai salah satu syarat maju ke bursa kandidat Ketua PW GP Ansor Jateng.

Sementara itu, dukungan kepada Sholahuddin Aly untuk menduduki kursi Ketua PW GP Ansor Jateng, semakin menguat jelang Konferwil. Dukungan itu antara lain datang dari Pengurus Anak Cabang (PAC) Solo Raya.

Koordinator Wilayah (Korwil) Solo Raya PW Ansor Jateng, Nur Muhammad Sugiyarto, mengatakan, setelah proses akreditasi di tingkatan PAC, kemudian ditetapkan kepemilikan suara sah PAC dalam Konferwil. Dari sinilah dukungan bermunculan.

“Awalnya sebagian besar PAC di Solo raya memberikan dukungan kepada Saya. Kemudian dukungan itu Saya berikan kepada Sholahuddin Aly. Dia layak memimpin PW GP. Ansor Jateng karena memiliki dedikasi dan profesionlisme dalam mengelola organisasi,” kata pengurus Pondok Pesantren Al Hikmah Tanon Sragen itu. (Abdul Muiz/Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG