IMG-LOGO
Daerah

ISNU Sidoarjo Bekali Warga Nahdliyin Tentang Pangan Halal dan Sehat


Senin 20 November 2017 10:01 WIB
Bagikan:
ISNU Sidoarjo Bekali Warga Nahdliyin Tentang Pangan Halal dan Sehat
Sidoarjo, NU Online
Bidang Kesehatan dan Lingkungan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sidoarjo menggelar seminar nasional bertajuk Pangan Halal dan Sehat untuk Kesehatan Optimal. Kegiatan yang digelar di aula LP Ma'arif NU Sidoarjo ini diikuti sedikitnya 100 peserta terdiri atas 70 persen guru di lingkungan LP Ma'arif dan 30 persen Banom NU hingga masyarakat umum.

Ketua ISNU Sidoarjo Sholehuddin mengatakan, ISNU Sidoarjo ingin memberikan pencerahan kepada warga Nahdliyin bahwa ke depan mereka tidak sekadar mengetahui pangan itu halal, tetapi juga harus sehat. Begitupula sebaliknya. Artinya, kedua ini harus menjadi perhatian sehingga anak-anak menjadi anak yang cerdas.

"Ini kan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional, kami ingin memberikan hidmah bagi warga Nahdliyin, terutama sasarannya bagaimana anak-anak agar terhindar dari penyakit kanker otak yang disebabkan oleh makanan tidak sehat," kata Sholehuddin, Ahad (19/11).

Ia menjelaskan, akhir-akhir ini banyak anak-anak yang terjangkit penyakit desawa seperti kanker otak. Hal ini disebabkan makanan yang tidak sehat. Belum lagi kasus minuman atau makanan yang siap saji, pengaruh ciki dan lain sebagainya. "Meski BPOM telah melakukan penelitian dan dikategorikan normal, namun dalam jangka panjang ini menjadi problem juga," ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjut pria yang baru saja mendapatkan predikat wisudawan terbaik program S3 di UINSA ini, yang mempunyai wewenang dalam memberikan bimbingan kepada anak-anak adalah para guru, maka pihkanya menggandeng para guru di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma'arif Sidoarjo.

Dalam seminar ini, dua narasumber dihadirkan Fransiska Rungkat Zakaria selaku konsultan WHO Indonesia. Ia berbicara mengenai sajian pangan yang halal dan sehat untuk kesehatan optimal. Selain itu, Puguh Iryanto dari praktisi dan komunitas pecinta pangan halal dan sehat dari H2C2.

"Komunitas H2C2 ini dibangun tidak hanya skup kabupaten namun juga skup nasional. Harapannya, Sidoarjo atau madrasah menjadi simpul pangan halal dan sehat, serta menjadi solusi penyedia pangan yang halal dan sehat, steril dan sudah melalui pengujian," terangnya.

Wakil Ketua PCNU Sidoarjo H Zainal Abidin mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh ISNU Sidoarjo. Menurutnya, kegiatan ini sangat luar biasa. Pasalnya, ISNU mampu bekerja sama dengan semua stakeholder.

"Kita akan mendapatkan ilmu yang tidak pernah kita dapatkan di pesantren. Karena di pesantren sangat identik dengan halal. Mudahan-mudahan ilmu seperti ini akan mempunyai efek dan bermanfaat untuk kesehatan kita," pungkas pria yang juga Ketua KPU Sidoarjo itu. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa
Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
IMG
IMG