::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PCNU Pekalongan Siap Kelola Perguruan Tinggi Aswaja

Rabu, 22 November 2017 16:19 Daerah

Bagikan

PCNU Pekalongan Siap Kelola Perguruan Tinggi Aswaja
Menristek Dikti serahkan SK ke PCNU Kab. Pekalongan
Pekalongan, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan sejak dua tahun terakhir ini dibuat sibuk mempersiapkan lembaga pendidikan tinggi berhaluan Ajaran Ahlus Sunnah wal-Jama'ah (Aswaja) sebagai tindak lanjut amanat Konferensi Cabang (Konfercab) tahun 2013.

Ada beberapa opsi pendirian lembaga pendidikan tinggi, yakni mendirian lembaga pendidikan tinggi baru berupa rintisan lembaga dari nol atau alih kelola lembaga pendidikan tinggi yang sudah berjalan.

Dari hasil konsultasi ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidinan Tinggi (Kemenristek Dikti) serta melihat moratorium pemerintah tentang perguruan tinggi pada tahun 2017, akhirnya PCNU Kabupaten Pekalongan memilih opsi kedua yakni alih kelola lembaga pendidikan tinggi yang sudah ada untuk dikelola dan dikembangkan menjadi Universitas Nahdatul Ulama.

"Jika tidak ada moratorium tentang pendirian pendidikan tinggi, PCNU  Kabupaten Pekalongan lebih memilih opsi pertama, yakni mendirikan pendidikan tinggi mulai dari nol," ujar Sekretaris PCNU Lukman Hakim.

Dikatakan, pilihan alih kelola pendidikan tinggi ternyata prosesnya memakan waktu yang cukup lama. Pasalnya, PCNU harus tahun detail lembaga yang akan dialih kelola seperti manajemen, kondisi mahasiswa, karyawan hingga dosen.

Namun demikian, pihak PCNU Kabupaten Pekalongan merasa beruntung karena lembaga pendidikan yang akan dialih kelola ialah milik warga Nahdliyin, yakni Politeknik Batik (Polbat) Pusmanu yang bermarkas di Jalan Jenderal Sudirman 29 Pekalongan.

Setelah melalui proses yang cukup panjang yang dimulai sejak bulan Pebruari tahun 2017 kemarin, akhirnya Kemenristek Dikti mengeluarkan SK pengalihan pengeloaan Politeknik Pusmanu di Kabupaten Pekalongan dari Yayasan Al Utsmani kepada Perkumpulan Nahdatul Ulama dengan nomor : 636 / KPT / 1 / 2017. Dan sejak Juli tahun 2017 penerimaan mahasiswa baru dibawah naungan PCNU dengan kampus baru sementara di Gedung PCNU Jalan Karangdowo Kedungwuni Kabupaten Pekalongan.

Polbat PUSMANU, adalah sebuah nama yang tak asing bagi masyarakat Pekalongan dan sekitarnya. Politeknik adalah institusi pendidikan tinggi yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan professional dibidang keahlian tertentu, sedangkan nama Batik berasal dari Usaha Kerajinan Batik Tulis dan Cap sebagai budaya masyarakat Pekalongan. 

Polbat PUSMANU berdiri di bawah naungan Yayasan Al Utsmani Pekalongan. Nama  PUSMANU singkatan dari Perguruan Tinggi Usaha Sosial Masyarakat bersama Nahdlatul Ulama. Politeknik Batik Pusmanu berdiri secara resmi di bawah Yayasan Al-Utsmani pada tanggal 12 Februari 2002 berdasarkan SK Yayasan Al-Utsmani Pekalongan Nomor : C.089/YYS.AL-UTSMANI/II/02. 

Latar belakang berdirinya Politeknik Batik PUSMANU Pekalongan ini muncul dari suatu keprihatinan H. Arifin Utsman sebagai seorang pengusaha dan sosok yang telah lama berkecimpung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, melihat tingkat pengangguran yang terus meningkat, terlebih setelah menyaksikan adanya kesenjangan yang cukup tajam antara lulusan perguruan tinggi yang bergelar sarjana dengan kompetensi dan keahlian yang tidak relevan dengan bidang kerja yang tersedia.  

Polbat PUSMANU saat ini memiliki tiga Program Studi yaitu Teknik Batik, Manajemen Bisnis Internasional, Kesekretariatan dan Administrasi Kantor, dan Akuntansi yang diajukan ke Dirjen Dikti dan disetujui sesuai dengan SK Nomor : 641/D2/2002 tanggal 09 April 2002. (Abdul Muiz/Abdullah Alawi)