::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Mohammad Nuh Nahkodai Badan Wakaf Indonesia

Kamis, 30 November 2017 10:30 Nasional

Bagikan

Mohammad Nuh Nahkodai Badan Wakaf Indonesia
Jakarta, NU Online
Dalam rapat pleno pertama Badan Wakaf Indonesia (BWI) Selasa (29/11), mantan Menteri Komunikasi dan Informasi Mohammad Nuh terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Badan Pelaksana BWI, menggantikan Slamet Riyanto.

Dengan pengalamannya sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, ia dinilai paling layak untuk menjadi ketua.


Dalam sambutannya sebagai ketua baru, Mohammad Nuh menyampaikan beberapa hal. Menurutnya potensi wakaf luar biasa besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai bidang dan mendukung perekonomian nasional.

"Namun, kita tidak boleh hanya berhenti sampai potensi. Tugas pengurus BWI yang baru adalah mentransformasi potensi itu menjadi kekuatan riil," ujarnya.. 
 
Ia mengibaratkan apabila kita mempunyai sebuah danau yang luas dan debit airnya jutaan meter kubik, itu adalah suatu potensi yang sangat besar.

Tetapi jika air sebanyak itu tidak dialirkan untuk menggerakkan turbin, maka tidak akan menjadi energi listrik yang bisa menerangi kehidupan.

"Demikian juga wakaf jika masih berupa potensi," tandas Nuh.

Nuh juga mengatakan tidak semua orang bisa mendapat kesempatan untuk berkhidmat di dunia wakaf. Amanat yang sekarang diterima, sebagai anggota BWI, harus ditunaikan dengan kinerja sebaik-baiknya.

"Untuk memajukan wakaf nasional sehingga wakaf bisa berkontribusi lebih besar untuk kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara," tandasnya. (Red: Kendi Setiawan)