IMG-LOGO
Trending Now:
Pesantren

Pesantren Nurul Jadid Bali Gelar Pekan Olahraga

Jumat 29 Desember 2017 11:5 WIB
Bagikan:
Pesantren Nurul Jadid Bali Gelar Pekan Olahraga
Buleleng, NU Online
Pondok Pesantren Nurul Jadid Pemuteran Kabupaten Buleleng menggelar Pekan Olahraga yang didukung oleh Kemenpora RI. Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 26 sampai 28 Desember 2017.

Dalam pekan olahraga ini, aneka macam perlombaan digelar mulai dari futsal santri, tenis meja, badminton, dan lari cepat 100 meter serta olahraga tradisional yakni gobak sodor. Selain itu, pekan olahraga ini diawali dengan penampilan atraksi pencak silat dari grup Pagar Nusa Buleleng.

Perlombaan ini diikuti tujuh pondok pesantren, yakni Pesantren Nurul Jadid, Pesantren Mirqotul Falah, Pesantren Bustanul Ulum, Pesantren Nurul Iman, Pesantren Nurul Hasan, Pesantren Nurul Fatah, Masjid Remas Ainul Yaqin dan MI Assyafi'iyah.

Pengasuh Pesantren Nurul Jadid Gus M Sa'doellah Yamin memgatakan, kegiatan ini merupakan bantuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga H Imam Nahrawi kepada pesantren untuk meningkatkan prestasi dan semangat olahraga di pesantren.

"Selain bantuan langsung Kemenpora RI, kegiatan ini, juga didukung PAC Anshor Gerokgak. Saya juga mengajak semua komponen masyarakat untuk terus ikut serta menggelorahkan olahraga. Khususnya dilingkungan Pesantren dan terus bersinergi dengan visi dan misi Kemenpora," ucapnya. Kamis (28/12) malam.

Menurut Gus Sa'doellah, olahraga harus dilestarikan di pesantren agar para santri juga sehat dalam raganya sehingga ketika mengikuti pelajaran umum dan agama. Mereka juga bisa bersemangat.

"Mari kita berdoa semoga di dalam tubuh yang sehat terdapat pula jiwa yang sehat. Ini sangat cocok sekali dengan nilai-nilai pesantren," imbuhnya.

Gus Sa'dullah menuturkan bahwa olahraga hal yang sangat penting untuk para santri karena santri di kompleks pesantren juga bisa meningkatkan potensinya di berbagai bidang olahraga yang digemarinya.

"Harapan saya, pesantren tidak hanya mencetak seorang kiai, ustadz, atau guru. Tapi juga atlet olahraga. Yang nantinya, bisa ikut serta mengharumkan nama negeri ini. Sejak dulu santri selalu ikut mewarnai pentas nasional. Insya Allah semoga santri Nurul Jadid bisa berprestasi dalam bidang apapun, supaya bermanfaat pada masyarakat, khususnya di lingkungannya," tutupnya. (Abraham Iboy/Alhafiz K)
Bagikan:
Sabtu 23 Desember 2017 4:3 WIB
Peduli Palestina, GP Ansor Probolinggo Doa Bersama
Peduli Palestina, GP Ansor Probolinggo Doa Bersama
Probolinggo, NU Online
Sebagai rasa peduli terhadap Palestina, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Probolinggo bersama ratusan masyarakat mengadakan doa bersama di Pondok Pesantren Darul Muhlasin Desa Tegalsiwalan Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo, Kamis (21/12) malam.

Doa bersama ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap warga Palestina. Terutama terkait dengan statemen Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai  Ibu Kota Israel.

“Kita mengecam keras pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan kita mendoakan agar umat muslim Palestina diberi ketabahan dan kekuatan,” kata Ketua GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis.

Menurut Muchlis, meski pihaknya marah besar terhadap Donal Trump atas pengakuan Yerussalem sebagai ibukota Israel, tetapi kemarahan itu harus dilampiaskan dengan baik dan benar. Sebab, umat Islam memiliki cara tersendiri untuk menyampaikan pendapat di samping berdoa.

“Banser Kabupaten Probolinggo sudah siap untuk diberangkatkan ke Palestina. Tetapi upaya membantu kemerdekaan Palestina harus dilakukan dengan baik dan benar, yaitu dengan aksi damai dan doa menjadi salah satunya,” ujarnya.

Doa bersama itu dihadiri sejumlah tokoh agama mulai dari MWCNU, Camat, Polsek, Koramil serta sejumlah tokoh di Kecamatan Tegalsiwalan. Tidak ketinggalan pula para pemuda Ansor dan Banser di Kecamatan Tegalsiwalan. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)


Jumat 22 Desember 2017 18:36 WIB
Sebelum Liburan, Santri Probolinggo Setor Hafalan Imrithi dan Taqrib
Sebelum Liburan, Santri Probolinggo Setor Hafalan Imrithi dan Taqrib
Probolinggo, NU Online
Pondok Pesantren (PP) di Kota Probolinggo mempunyai cara tersendiri untuk mendisiplinkan santri dalam belajar. Salah satunya sepertinya yang diterapkan di Pondok Pesantren Raudlatul Muta'allimin Kelurahan Wonoasih Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo.

Saat memasuki liburan pesantren, para santri yang ada di pondok pesantren ini boleh pulang ke rumah masing-masing dengan syarat harus menyetor minimal 30 bait hafalan Kitab Nadzam Imrithi dan Kitab Al-Ghayah wat Taqrib (Taqrib) bab Thaharah.

Sebagaimana diketahui, Kitab Nadzam Imrithi berisi Tata Bahasa Arab (ilmu alat) karya Syaikh Syarafuddin Yahya Al-Imrithi (Wafat tahun 890 H/1485 M). Kitab Taqrib, merupakan kitab hukum Islam (fiqh) karangan Ibnu Syuja'.

“Mulai Kamis kemarin (21/12) siang para santri sudah mulai pulang dan libur selama 10 hari. Namun mereka boleh pulang apabila berhasil menghadap 30 bait Nadzam Imrity dan hafal kitab Taqrib Thahara,” ujar Ketua Yayasan Raudlatul Muta'allimin KH Muatanjid Billah, Jum’at (22/12).

Lebih jauh, pembina dan pembimbing sorogan kitab kuning, KH Abd Azis menjelaskan, salah satu tujuan diterapkannya sistem tersebut agar para santri melatih tanggung jawab pada dirinya sendiri dalam mencari ilmu.

Selain itu untuk mendisiplinkan santri selama dalam proses belajar suatu bidang ilmu. Serta sebagai bentuk laporan kepada wali santri bahwa anak santri yang mondok di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin dalam keadaan pembinaan keilmuan yang benar dan ada hasilnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Rabu 20 Desember 2017 19:2 WIB
Gandeng Ahlul Qohwah, Pesantren An-Nasyiin Galang Dana untuk Palestina
Gandeng Ahlul Qohwah, Pesantren An-Nasyiin Galang Dana untuk Palestina
Pamekasan, NU Online
Pesantrem An-Nasyiin, Grujugan Larangan, Kabupaten Pamekasan bersama komunitas Ahlul Qohwah Pesantren Queen Al-Falah, Ploso Mojo, Kediri, melakukan bakti sosial penggalangan dana untuk Palestina, Rabu (20/12).

Para santri tersebut tampak menyisir jalan raya. Gerimis tak membuat surut semangat mereka.

R Kholil Mubarok Fauzi selaku Korlap Komunitas Ahlul Qohwa menyampaikan, bakti sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian komunitas Ahlul Qohwa kepada saudara se-Muslim di Palestina.

"Arus hujan pun tidak menjadi kendala untuk memaksimalkan penggalangan dana yang kita lakukan demi saudara kita. Alhamdulillah mencapai kurang lebih Rp. 5.000.000. Jumlah yang lumayan cukup untuk kita sumbangkan," imbuhnya.

Bakti sosial ini merupakan bentuk sumbangsih kecil komunitas Ahlul Qohwa bersama santri Pesantren An-Nasyiin. Pihaknya berharap semoga besar manfaatnya kepada saudara kita di Palestina.

Moh Helmi sebagai korlap dari Pesantren An-Nasyiin juga menyampaikan, penggalangan dana merupakan bentuk partisipasi santri Pesantren An-Nasyiin yang peduli sesama, pun juga memberikan pendidikan moral sosial kepada kita semua sebagai kaum santri, untuk mengaktualisasikan salah satu visi dan misi pesantren, mengamalkan sunah Rasulullah Muhammad SAW.

"Yakni, selalu peduli terhadap orang yang membutuhkan," tukasnya. (Hairul Anam/Alhafiz K)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG