IMG-LOGO
Daerah

Pesantren dan Madrasah Ini Adakan Diklat Calon Guru TPQ

Jumat 19 Januari 2018 5:12 WIB
Bagikan:
Pesantren dan Madrasah Ini Adakan Diklat Calon Guru TPQ
Jombang, NU Online
Membekali santri dan peserta didik, Pondok Pesantren Putri Al-Lathifiyyah 2 dan Madrasah Aliyah Unggulan KH Abdul Wahab Hasbulloh (MAUWH) melaksanakan kegiatan bersama. Kamis, (18/1) diselenggarakan pendidikan dan latihan atau diklat calon guru Taman Pendidikan al-Quran.

“Diklat ini diikuti para siswa dan siswi kelas akhir MAUWH serta perwakilan dari Pondok Al-Lathifiyyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas,” kata Ustadz Mustaufikin. 

Pelatihan diadakan untuk membekali kemampuan peserta didik dalam membaca al-Quran dengan benar sesuai ilmu tajwid. “Selain itu peserta didik juga diberi pelatihan bagaimana metode mengajarkan al-Quran dengan baik dan benar,” kata salah seorang pengajar di MAUWH tersebut. 

“Pendidikan sekaligus ditambah dengan latihan itu penting agar saat di masyarakat, mereka kelak mampu berkiprah. Apalagi keterampilan tersebut sangat dibutuhkan umat,” tandasnya.

Diklat bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pendidikan al-Quran atau FKPQ Jombang. Narasumber yang dihadirkan adalah Nurus Sa’adah dan Nafi'ul Huda. “Untuk metode yang digunakan adalah tilawati,” jelasnya. Pemilihan metode ini karena dianggap paling efektif dan mudah dipahami bagi siapa saja yang baru belajar membaca al-Quran.

“Harapan besar dengan adanya pelatihan ini bukan hanya dapat menambah ilmu, tapi juga bisa menambah kecintaan peserta didik terhadap al-Quran,” ungkapnya.  Sehingga dalam kehidupan sehari-hari para peserta mampu membiasakan diri membaca al-Quran, memahami maknanya dan isi kandungannya bisa diamalkan. 

Kegiatan berlangsung dua hari (18-19/1) dengan peserta berjumlah 77 yang merupakan siswa dan siswi dari MAUWH, serta 23 santri sebagai utusan Pondok Pesantren Putri Al-Lathifiyyah 2. Keduanya berada di bawah Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Jawa Timur. (Ibnu Nawawi)
Bagikan:
Jumat 19 Januari 2018 20:29 WIB
Pagar Nusa Ikut Meriahkan Kirab Budaya Hari Jadi Ke-340 Brebes
Pagar Nusa Ikut Meriahkan Kirab Budaya Hari Jadi Ke-340 Brebes
Brebes, NU Online
Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Brebes turut memeriahkan Kirab Budaya Hari Jadi Kabupaten Brebes. Kontingen Pagar Nusa yang mewakili Kecamatan Bulakamba, mengirimkan lima puluh lebih anggotanya.

Mereka tampak tegap dan gagah menyusuri rute kirab dan mendapatkan detak kagum dari hadirin ketika pentas di tempat finish dengan menggelar berbagai aktraksi silat yang menegangkan.

“Pencak Silat Pagar Nusa ternyata mendapatkan kepercayaan mewakili kecamatan Bulakamba pada kirab Budaya tahun ini,” kata pengasuh Pagar Nusa Brebes Purwono Anasrudin, usai penampilan di alun-alun Brebes, Kamis (18/1).

Menurutnya, penampilan pagar nusa sebagai upaya memperkenalkan kepada masyarakat kalau pencak silat merupakan seni budaya bela diri yang adiluhung khas Indonesia. 

Dengan penampilannya di depan publik, lanjut Purwono, diharapkan masyarakat bisa mengenal dan mengikuti kegiatan pencak silat di tempat-tempat latihan yang tersebar di berbagai kecamatan se Kabupaten Brebes.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menggunakan bahasa Brebesan saat menyampaikan sambutan pada gelaran tahun ini. 

Inyong seneng nemen, mulane syukur karo Gusti Allah yen saiki Brebes wis ngancik umur telungatus patang puluh taun,” kata Bupati Hj Idza Priyanti mengawali sambutannya ketika sampai ditempat Finish Alun-alun Brebes.

Bupati selanjutnya menceritakan dalam bahasa Brebesan kalau potensi Brebes sangat unggul dan memiliki daya saing yang tinggi. Untuk itu, perlu ada upaya keras agar bisa sejajar dengan daerah daerah lain bahkan lebih maju. 

Harapan tersebut bisa dicapai tidak hanya dari Bupati, pejabat pemerintah kabupaten tetapi harus ada sinergitas seluruh masyarakat, stakeholder, tokoh masyarakat maupun tokoh agama untuk membangun Brebes. 

Kirab Budaya, mengambil star dari Gedung DPRD Brebes, jalan Gajah Mada, jalan Jenderal Sudirman, Jalan Slamet dan Finish di Alun-alun Brebes. 

Tampak masyarakat terlihat antusias menyaksikan kirab sepanjang rute yang dilalui peserta kirab. Meskipun cuaca panas karena berlangsung dari jam 11.00 hingga 14.00 WIB. Tampak wajah-wajah sumringah dan tersenyum merekah serta sesekali tertawa riang ketika melihat adegan lucu yang ditampilkan peserta kirab.

Iring-iringan kirab, menjadi menarik karena Bupati Hj Idza Priyanti beserta suami Kompol H. Warsidin dan Wakil Bupati Narjo beser istri Sri Legiastuti menaiki kereta Kencana sepanjang rute kirab. Juga Ketua DPRD, Forkopimda memakai Kereta Hias serta para Kepala OPD, Camat Kabag, anggota DPRD, BUMD memakai dokar sejumlah 102 buah.

Selain menampilkan batik Karnival, terlihat juga paguyuban sepeda antik PASTI, serta Tim Kesenian dari 17 Kecamatan, sekolah dan juga PAPPRI. 

Tiap peserta menunjukan aksinya di alun alun yang disaksikan Bupati dan Wakil Bupati, Forkopimda, pejabat pemerintah dan ribuan penonton juga mendapatkan penilaian dari dewan juri. (Wasdiun/Fathoni)
Jumat 19 Januari 2018 20:1 WIB
Ingin Kuat dan Selamat, Pengurus dan Anggota NU Harus Iuran
Ingin Kuat dan Selamat, Pengurus dan Anggota NU Harus Iuran
Demak, NU Online
Bupati Demak H. M Natsir berpesan kepada para pengurus NU tentang bagaimana caranya membangun sebuah organisasi agar kuat dan selamat serta mandiri. Menurut dia, caranya adalah warga NU, pengurus maupun anggotanya, berjamaah melakukan urunan (iuran) sesuai kemampuan masing-masing.

Menurut Mustasyar PCNU Demak itu, jika tergantung kepada orang atau kelompok lain, NU tidak bisa bergerak bebas menjalankan misi organisasinya.

“Organisasi apa pun, termasuk NU, kalau mau selamat aqidahnya dari dunia luar ya harus mau urunan. Ini merupakan kekuatan yang kita miliki,” katanya saat menerima rombongan PCNU Demak beserta panitia pelantikan dan Muskercab NU Demak, Kamis malam (18/1) di Pendopo Bupati Jl.Kyai Singkil No.7 Bintoro, Demak.  

Iuran, lanjutnya, selain sebagi modal organisasi, juga merupakan sarana ukhuwah nahdliyah  sekaligus mengukur ketaatan dan kecintaan pengurus maupun anggota pada NU sesuai porsi kemampuannya.

“Bukti kalau orang suka terhadap NU itu ya senang iuran sesuai kemampuannya. Saya yang ada di pemerintahan mencari pola sendiri sesuai aturan main,” tegasnya.

Sementara itu Rais Syuriyah PCNU Demak KH Zainal Arifin Ma’shum menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya bersama rombongan sebagai upaya sinkronisasi program kerja NU dengan pemerintah agar di periode kepengurusannya bisa berjalan dengan baik.

“Kami minta Pak Bupati, selaku pengurus NU, agar didalam program pemerintah berpijak pada kegiatan-kegiatan yang agamis dan merujuk pada kegiatan para wali,” pintanya. (A. Shiddiq Sugiarto/Abdullah Alawi)

Jumat 19 Januari 2018 15:2 WIB
Universitas Muria Kudus Puncaki Festival Maulid dengan Bershalawat
Universitas Muria Kudus Puncaki Festival Maulid dengan Bershalawat
Kudus, NU Online 
Gelaran Festival Maulid 2018 di Universitas Muria Kudus (UMK) dipuncaki dengan UMK Bersholawat pada Selasa (16/1) malam lalu. UMK Bersholawat ini dibanjiri oleh masyarakat dari Kudus dan sekitarnya.

Kehadiran Habaib, antara lain Habib Jakfar Al-Kaff, Habib Musthofa Al-Aydrus, Habib Naqib Al-Aydrus serta Habib Ali Zainal Abidin beserta grup rebana Az-Zahir menjadi penarik perhatian lebih dari 10 ribu warga untuk datang.

Dari unsur pimpinan UMK, tampak hadir antara lain Dr. Suparnyo SH. MS. (Rektor), Dr. Zainuri MM. (Wakil Rektor II), Rochmad Winarso ST. MT. (Wakil Rektor III), Dr. Subarkah SH. M.Hum (Wakil Rektor IV), Ir. Zed Nahdi M.Sc (Dekan Fakultas Pertanian) dan Dr. M. Edris MM. (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis).

Ribuan warga mulai mendatangi Kampus UMK usai maghrib, baik dengan mengendarai sepera motor, mobil pribadi, dan angkutan massal lain. ''Pengunjung membeludak. Kemungkinan lebih dari 10 ribu pengunjung,'' ujar Sugiono, anggota Satkorcab Banser Kudus yang datang bersama tokoh muda NU Kudus, Qomarul Adib.

UMK Bersholawat yang ditempatkan di depan masjid kampus, yaitu Darul Ilmi, tampak penuh dengan jamaah yang hadir. Jamaah meluas hingga di halaman fakultas-fakultas yang ada di UMK.

Petugas pengamanan kampus dibantu pihak aparat kepolisian, anggota TNI, Resimen Mahasiswa (Mewa) UMK dan 30 anggota Banser, bekerja ekstra keras agar UMK Bersholawat bisa tertib dan  aman.

Sebelum UMK Bersholawat dimulai, Rektor UMK Dr. Suparnyo SH. MS. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas antusiasme masyarakat untuk hadir dalam pengajian akbar yang dihadiri habaib, kiai dan masyarakat dari penjuru Kabupaten Kudus dan kabupaten sekitar.

''Terima kasih kepada para habaib, para kiai dan masyarakat luas yang menghadiri UMK Bersholawat ini. Untuk Habib Ali Zainal Abidin sendiri sudah dua kali ini hadir di UMK, yaitu pada tahun 2017 lalu dan 2018 ini,'' katanya.

Sebelum pembacaan shalawat yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin, ribuan jamaah yang hadir melantunkan syair kebangsaan, Ya Lal Wathan, dengan penuh semangat diiringi oleh grup terbang Az-Zahir.

Sedang di akhir acara, ditutup dengan doa dipimpin oleh Habib Jakfar Al-Kaff. Sebelum doa, Habib Jakfar meminta kepada Habib Ali Zainal Abidin diiringi grup rebana Az-Zahir dari Pekalongan untuk melantunkan shalawat.

Wakil Rektor IV UMK Dr. H. Subarkah SH. M.Hum mengatakan, UMK bershalawat ini dalam rangka  peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di samping itu, untuk  mensyukuri atas aktivitas yang telah dilaksanakan Universitas Muria Kudus selama ini.

Dr. Subarkah,  menyampaikan, UMK Bershalawat digelar selain berharap syafaat Rasulullah Muhammad SAW, sekaligus untuk menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan sivitas akademika dan seluruh jamaah yang hadir.

"UMK Bershalawat tahun ini mengusung tema “Berkah Shalawat NKRI Kuat” sebagai manifestasi kecintaan pada Rasulullah dan memperteguh nasionalisme untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),'' katanya. (Red: Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG