IMG-LOGO
Daerah

39 PAC Pergunu Kabupaten Tasikmalaya Dikukuhkan

Kamis 1 Februari 2018 21:30 WIB
Bagikan:
39 PAC Pergunu Kabupaten Tasikmalaya Dikukuhkan
Tasikmalaya, NU Online
Pengurus Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), secara serentak, mengukuhkan 39 Pengurus Anak Cabang se-Kabupaten Tasikmalaya di Aula PCNU Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (31/1).

Para pengurus Pergunu yang mewakili PAC masing-masing membacakan baiat dan ikrar pelantikan disaksikan Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Tasikmalaya KH Abun Bunyamin Ruhiat.

Ketua PC Pergunu Kabupaten Tasikmalaya H. Bahrum Muttaqin menuturkan bahwa Pergunu di Kabupaten Tasikmalaya memiliki anggota tak kurang dari 7000 orang. Mereka tersebar di 39 kecamatan.

Menurutnya, Pergunu menjadi wadah bagi para guru dari berbagai lintas jenjang dan lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

“Pada hari ini, alhamdulillah pengurus PAC Pergunu se-Kabupaten Tasikmalaya sudah resmi dilantik. Semoga ke depannya roda kepengurusan Pergunu ini bisa berjalan dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, KH Abun Bunyamin Ruhiat mengharapkan anggota Pergunu mampu memberikan materi dan menekankan pelajaran memahami Islam rahmatan lil ‘alamin yang sesuai dengan akidah Ahlussunah wal-Jama’ah.

“Beri pemahaman para murid tentang pentingnya menjaga agama dan negara karena kita tidak akan bisa menjalankan syariat Islam kalau situasi negaranya dipenuhi konflik,” pungkas pengasuh Pondok Pesantren Cipasung ini. (Husni Mubarok/Abdullah Alawi)

 

Bagikan:
Kamis 1 Februari 2018 23:43 WIB
PCNU Bandung Barat Tengok dan Doakan Ajengan Umar Basri
PCNU Bandung Barat Tengok dan Doakan Ajengan Umar Basri
Bandung Barat, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung Barat (KBB) melihat langsung perkembangan kondisi kesehatan KH Umar Basri yang dikenal dengan Ajengan Santiong, di Rumah Sakit Al-Islam Bandung, Kamis (1/2) siang. 

"Alhamdulillah, kondisi KH Umar Basri sudah membaik," ujar Sekretaris PCNU KBB H. Yusuf Sugiana.

Ia mewakili seluruh jamaah NU KBB mendoakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah, Cicalengka, Kabupaten Bandung itu agar segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.

"Mudah-mudahan aparat keamanan bisa menghukum pelaku yang setimpal dengan apa yang dikerjakannya," kecamnya.

Ia menegaskan, NU tetap berdiri tegak, tidak akan terpengaruh dengan ancaman-ancaman apa pun dalam membela para ulama.

Pada saat menjenguk itu, ia ditemani Ketua PCNU Kabupaten Bandung Barat H. Agus Mulyadi dan Bendahara H. Ayi Hanafiah. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Ajengan Sentiong adalah korban pemukulan orang tak dikenal selepas Shalat Subuh , Sabtu (27/1) lalu. Kini polisi telah berhasil mengankap pelakunya. (Nurdin/Abdullah Alawi)

Kamis 1 Februari 2018 22:0 WIB
Hadapi Tahun Politik, Warga NU Tak Perlu Ribut
Hadapi Tahun Politik, Warga NU Tak Perlu Ribut
Jepara, NU Online
Memasuki 2018 yang juga sebagai tahun politik, warga NU diharapkan tidak usah ikut ribut. Beda pilihan merupakan hal wajar dan harus saling menghormati. 

Hal tersebut diingatkan KH Ubaidillah Noor Umar, Rais Syuriyah PCNU Jepara pada pengajian umum dalam rangka hari lahir ke-92 NU yang diselenggarakan MWCNU Jepara. Kegiatan berlangsung di Gedung Wanita Jepara, Rabu (31/1). 

“Tahun 2018 adalah tahun politik. Warga NU tenang tidak usah ikut ribut,” tandasnya kepada ribuan jamaah yang memadati acara. 

Jika warga NU tenang, pemilihan umum tutur Mbah Ubaid, sapaan akrabnya akan berjalan normal. Sepanjang penilaiannya, NU Jepara belum pernah merasa “gembira” karena peralihan pejabat. Makanya warga NU tidak usah ribut. 

Pengasuh Pesantren Darul Ulum Bandungharjo, Donorojo, Jepara itu malah menyampaikan pesan kepada pimpinan partai mulai tingkat kabupaten, provinsi dan pusat akan banyaknya kader NU di Jepara yang berkualitas. 

“SDM kita ada dari Ansor, Banser, Fatayat dan Muslimat. Insya Allah cukup,” tutur kiai berusia 71 tahun ini. Apabila partai politik ingin mendapatkan calon anggota legislatif, di NU banyak pilihan dan sudah disiapkan lama, lanjutnya. 

Hal yang sama dipaparkan Ahmad Marzuqi. Dalam paparan Bupati Jepara ini, pesta demokrasi yakni pemilihan gubernur yang akan dilaksanakan 27 Juni 2018 dan 2019 Pileg serta Pilpres mendatang warga NU harus saling menghormati. 

“Beda pilihan adalah keniscayaan. Hormati hak asasi di antara kita,” tegas Marzuqi saat memberikan sambutan. 

Ia juga menyindir kalangan yang hanya akan menggunakan hak pilih bila dibarengi uang. “Yak wet yak bos, tidak ada uang tidak nyoblos,” katanya. 

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dipungkasi dengan mauidlah hasanah oleh Katib Syuriyah PBNU, KH Mujib Qulyubi. (Syaiful Mustaqim/Ibnu Nawawi)
Kamis 1 Februari 2018 19:16 WIB
HARLAH KE-92 NU
NU OKU Timur Gelar Pengajian Akbar Harlah NU
NU OKU Timur Gelar Pengajian Akbar Harlah NU
OKU Timur, NU Online 
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan mengadakan Pengajian Akbar dalan rangka Peringatan Harlah ke-92NU, Rabu (1/2).

Katib Syuriyah PBNU KH Nurul Yaqin Ishaq berceramah pada pengajian itu. Ia menyampaikan bahwa peran ulama dan santri sangat strategis dalam perjuangan merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan Negara Republik Indonesia.

“Kewajiban kita menjaga dan meneruskan perjuangan para ulama dengan terus menerus memelihara dan mengembangkan sikap tasamuh, tawasuth, tawazun, dan i’tidal,” katanya. 

Hadir pada kesempatan itu, Rais Syuriyah PWNU Sumsel KH Dimyati Dahlan, Bupati OKU Timur H. Chalid Mawardi, Kapolres OKU Timur, Anggota DPRD Sumsel dari PKB Hj. Nilawati, dan beberapa anggota DPRD Oku Timur, serta pengurus PCNU, lembaga-lembaga, banom-banom NU dan sekitar 12 ribu jamaah. (Red: Abdullah Alawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG