IMG-LOGO
Daerah

Kepada Puluhan Tukang Becak, LAZISNU Banyumas Bagikan Sembako

Jumat 9 Februari 2018 20:1 WIB
Bagikan:
Kepada Puluhan Tukang Becak, LAZISNU Banyumas Bagikan Sembako
Banyumas, NU Online
Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Banyumas kembali membagikan puluhan paket sembako, Jumat (9/2) pagi. Paket sembako diberikan kepada para pengayuh becak yang berada di sekitar Pasar Cerme Purwokerto.

Kegiatan bagi-bagi bingkisan ini dilaksanakan pagi ini pukul 09.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB oleh perwakilan pengurus UPZIS NU Care-LAZISNU Kabupaten Banyumas.

Bendahara LAZISNU Banyumas Bambang menerangkan bahwa kegiatan bagi-bagi bingkisan ini merupakan program Jumat berbagi kedua yang dilakukan pada bulan ini.

"Putaran pertama, untuk 25 pemulung di TPA Kalibagor diserahkan langsung oleh Pak Ketua. Yang kedua ini untuk 35 tukang becak di Pasar Cerme, saya," kata Bambang.

Ia menambahkan bahwa paket sembako tahap pertama dan kedua isinya sama yaitu beras, minyak goreng, gula pasir, susu, kopi, teh, kecap, mi instan, dan biskuit. Paket bingkisan ini kemudian dibungkus dalam satu kardus.

Bambang berharap bantuan ini dapat meringankan beban para mustahik. "Untuk penerima, semoga dapat bermanfaat meringankan beban," ujarnya.

Ia juga berharap para donatur senantiasa mempercayakan donasinya di LAZISNU Banyumas. "Untuk para muzakki, percayakanlah sepenuhnya urusan zakat kepada LAZISNU Banyumas. Insya Allah amanah," kata Bambang. (Kifayataul Akhyar/Alhafiz K)
Bagikan:
Jumat 9 Februari 2018 22:30 WIB
HARLAH KE-92 NU
Warga Lintas Agama Hadiri Harlah NU di Tangsel
Warga Lintas Agama Hadiri Harlah NU di Tangsel
Tangerang Selatan, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengadakan Peringatan harlah NU yang ke-92, Jumat (9/2) melalui Kirab Persatuan.

Peringatan harlah NU PCNU Tangsel didesain untuk mempersatukan berbagai masyarakat dan agama yang berbeda untuk mendoakan NKRI dan menjadi momentum persatuan masyarakat dari berbagai elemen.

Kegiatan yang digelar di lapangan Sunbust ini dihadiri Walikota Tangsel Airin Rahmi Diani, Komandan Kodim Kota Tangsel, Kapolres Kota Tangsel Fadli Widiyanto, Ketua PCNU Tangsel KH Muhammad Tohir, dan para pemuka dan penganut agama Islam, Protestan, Katolik, Budha, Hindu, dan Konghucu.

Walikota Tangsel Airin Rahmi Diani mengatakan janganlah kepercayaan menjadi pembeda di antara.

"Janganlah perbedaan menjadi perpecahan. Perbedaan adalah anugerah yang Allah berikan untuk menjadi suatu keanekaragaman," kata Walikota.

Bila hal itu diterapkan, Walikota meyakini NKRI menjadi negara yang dibanggakan dan bermanfaat.

Ramijan, (66) warga Pamulang sangat mengapresiasi Kirab Persatuan dan mengatakan NU sangat luar biasa.

"Karena dapat mempersatukan semua agama dalam kegiatan ini," ujar dia.

Ketertarikan dari warga lintas agama yang berbeda dalam mengikuti Kirab Persatuan tampak sangat besar.

"Mereka menghormati dan menghargai setiap perbedaan yang ada," kata Ramijan.

Menurutnya Tuhan mengajarkan kebaikan kepada semua umatnya.

"Jika melihat kembali kepada perjuangan para pahlawan terdahulu, maka sepatutnya kita bersama menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI ini," imbuhnya. (Nubzah Tsaniyah/Kendi Setiawan)

Jumat 9 Februari 2018 21:3 WIB
FSTM Jakarta Tolak Politisasi Masjid
FSTM Jakarta Tolak Politisasi Masjid
Jakarta, NU Online
Baru-baru ini ada seorang politisi yang meminta kadernya untuk berjamaah di masjid guna meraup suara. Hal ini menunjukkan bahwa masjid sudah dipolitisasi. Sebelumnya, pada perhelatan Pilkada serentak dua tahun silam, masjid juga jadi ajang kampanye.

Jelang Pilkada serentak yang akan digelar beberapa bulan mendatang, Forum Silaturahim Takmir Masjid (FSTM) se-Jakarta menyatakan menolak segala bentuk politisasi masjid. Hal itu dapat menyebabkan persatuan umat terpecah belah.

Oleh karenanya, penolakan itu harus diwujudkan dengan mengembalikan masjid sebagaimana fungsinya.

“Mengembalikan masjid sesuai dengan fungsinya, yaitu menjadi perekat umat, penguat bangsa, dan negara,” ujar Ketua FSTM Husni Mubarok Amir pada awak media usai Halaqoh di Masjid Baitur Rahmah, Jalan Cawang Baru Utara, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Jumat (9/2).

Husni juga meminta agar seluruh masyarakat bahu membahu mewujudkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, bukan lagi kegiatan politik.

“Mengajak kepada seluruh stakeholder, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan partai, para calon kepala daerah danpara tm sukses untuk menjaga netralitas masjid agar lepas dari kampanye dan kepentingan pragmatis,” katanya.

Selain menghindarkan masjid dari politik, mimbar masjid juga harus suci dari cacian, ujaran kebencian, dan ajakan permusuhan.

“Mengajak kepada seluruh imam, dai, dan muballigh agar menjadikan mimbar-mimbar masjid sebagai media untuk menyampaikan dakwah atau ajakan menjalankan ajaran agama secara sejuk dan damai, menerijma perbedaan dan saling menjunjung toleransi bukan caci maki, menyampaikan ujaran kebencian serta ajakan permusuhan,” kata Wakil Sekretaris PP Lakpesdam tersebut.

Paham radikal juga kerap kali masuk ke masjid-masjid tanpa disadari. Demi keutuhan NKRI, hal tersebut tentu harus dihindari dan dicegah sejak dini.

“Menolak paham radikal yang menyusup dari masjid ke masjid sebagai upaya menjaga dan merawat NKRI,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, hadir juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta KH Makmun Al Ayyubi, Ketua LTM NU Jakarta H Hamdi Masyhuri, Ust Busyrol Karim, dan Habib Ali Hasan Bahar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan takmir masjid se-DKI Jakarta. (Syakirnf/Abdullah Alawi)

Jumat 9 Februari 2018 18:5 WIB
Muslimat NU DKI Jakarta Salurkan Bantuan di Empat Titik Banjir
Muslimat NU DKI Jakarta Salurkan Bantuan di Empat Titik Banjir
Jakarta, NU Online
Pimpinan Wilayah Muslimat NU DKI mendatangi masyarakat terdampak bencana banjir, Kamis (8/2) siang. Mereka menurunkan bantuan berupa sembako yaitu beras, mi instan, dan susu anak-anak di empat lokasi banjir di Jakarta Timur.

Mereka mendatangi warga di Gang Arus RT 01/012 Cawang, Pangkalan Jati RT 01-07 RW 04 Cipinang Melayu Makassar, Kebon Pala Tanah Rendah RT 12/08 Kampung Melayu, dan Jalan Eretan Condet, Kramat Jati.

PW Muslimat NU DKI Jakarta yang diwakili oleh salah satu ketua Ita Rahmawati yang didampingi Sekretaris Muslimat NU DKI Jakarta Yayah Ruchyati dan Wakil Sekretaris Muslimat NU DKI Jakarta Suryati, menyerahkan bantuan kepada Ketua PC Muslimat NU Jakarta Timur Ustadzah Maryam dan para pengurus anak cabang dari masing-masing lokasi yang dikunjungi.

“Tujuannya agar barang bantuan itu diterima langsung oleh masyarakat yang menjadi korban banjir,” kata Yayah Ruchyati.

PW Muslimat NU DKI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas donasi para relawan untuk membantu korban bencana banjir di Jakarta. Pihak Muslimat NU juga mendoakan agar amal ibadah para relawan dibalas oleh Allah dengan sebaik-baik balasan.

“Doakan kami mampu menjalankan amanah dalam penyaluran bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Dengan bantuan yang diberikan diharapkan masyarakat yang terkena banjir bisa kembali bangkit pasca-terjadi bencana,” kata Yayah. (Alhafiz K)
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG