NU Jatim Harapkan PMII Aktif Suarakan Islam Aswaja

Surabaya, NU Online
Setiap kalangan sangat mendambakan perdamaian. Karena segala persoalan dapat diurai dengan baik, bahkan ditemukan jalan keluar yang bijak. Namun demikian, yang juga tidak kalah penting adalah keadilan. Dan kalaupun ada perbedaan antara komponen bangsa, dapat diselesaikan dengan saling menghormati.

Itu antara lain sejumlah persoalan yang diingatkan Ketua PWNU Jatim, KH Muhammad Hasan Mutawakkil Alallah saat menjadi pembicara pada simposium, Selasa (20/2). Kegiatan diprakarsai oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (Koorcab PMII) Jawa Timur. 

Simposium yang mengambil tema Jawa Timur Damai untuk Indonesia dan Dunia tersebut, mendapat apresiasi dari Kiai Mutawakkil. Menurutnya, hal tersebut sebagai ikhtiar yang dilakukan komponen anak bangsa untuk merajut kebersamaan. “Ini upaya merajut ukhuwah antar komponenen bangsa,” katanya di auditorium Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. 

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo tersebut, ukhuwah atau kebersamaan akan melahirkan perdamaian. “Namun hal tersebut akan sulit diraih bahkan merupakan sebuah hal mustahil kalau masih ada ketidakadilan,” ungkapnya. 

Dan pada saat yang sama, yang juga mendesak dimiliki komponen di negeri ini adalah saling menghormati perbedaan antara satu dengan yang lain, tentunya dengan cara yang terhormat. “Karena itu saya menjadi heran kalau ada pihak yang meneriakkan perdamaian dengan hujatan,” kata alumnus Pesantren Lirboyo Kediri tersebut.

Menurut Ketua PWNU Jatim dua periode ini, kesantunan menjadi hal tidak dihindarkan khususnya bagi warga NU, termasuk PMII. “Jangan sampai ada warga NU atau PMII yang menghujat kiainya lantaran perbedaan pendapat,” sergahnya. Hal tersebut sebagai pembeda bahwa setajam apapun perbedaan dan ketidakcocokan, tetap harus disampaikan dengan bahasa yang santun, lanjutnya. 

Yang juga menjadi penekanan Kiai Mutawakkil adalah ajakan agar PMII turut bersama mengawal Islam damai khas Aswaja NU. “Saya atas nama PWNU Jatim mengharap PMII menjadi motor yang aktif menyuarakan gagasan Islam yang damai dalam bingkai Aswaja NU,” harapnya. (Ibnu Nawawi)
BNI Mobile