IMG-LOGO
Trending Now:
Daerah

Wagub DKI Minta IPNU Berperan Majukan Ekonomi

Ahad 25 Februari 2018 21:0 WIB
Bagikan:
Wagub DKI Minta IPNU Berperan Majukan Ekonomi
Jakarta, NU Online
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menghadiri peringatan hari lahir ke-64 Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) yang digelar Pimpinan Wilayah IPNU DKI Jakarta. Pada kesempatan tersebut Sandi meminta kader IPNU untuk turut berperan memajukan ekonomi.

"Kami ingin IPNU ini berpartisipasi aktif dalam kegiatan perekonomian untuk menciptakan lapangan kerja," kata Sandiaga di Islamic Center Jakarta, Ahad (25/2).

Ia mencontohkan program unggulannya, OK OCE. Pada Festival Danau Sunter, 78 boot yang disediakan, sudah habis sebelum pukul 09.00 WIB, katanya. 

Dia juga juga membuka ruang kepada kader IPNU yang ingin bergabung dengan OK OCE. Sandi menyebut setiap angkatan akan dipilih 20 sampai 30 orang untuk diberikan pelatihan di OK OCE.

"Kita minta nanti setiap angkatan IPNU dipilih 20 sampai 30 lulusan terbaiknya untuk kami langsung masukkan ke dalam P1 dan P2, yaitu pendaftaran, pelatihan dan pendampingan, sehingga kita harapkan mereka bisa menciptakan kegiatan ekonomi khususnya berbasis syariah," tandas Sandi. 

Sandiaga juga meminta IPNU tetap fokus dalam aktifitas keagamaan. Mereka diminta mampu menjaga keberagaraman dan menunjukan Islam yang rahmatan lil alamin.

"Tadi pesan-pesan itu yang disampaikan oleh kami, agar anak-anak muda di bawah IPNU bisa menjadi bagian dari menjaga keberagaman kita, Ahlussunnah wal Jama’ah, dan memastikan bahwa Islam yang hadir di sini, Islam yang betul-betul rahmatan lil alamin," katanya.

Sementara itu, Ketua PW IPNU DKI Muhamad Muhadzab menyampaikan program yang sedang dijalankan yaitu Satu Juta Pelajar Menulis angkatan ke 2. Progeam tersebut diikuti 54 Sekolah dari MA, SMA dan SMK yang ada d Jakarta.

H. Saifullah selaku Ketua PWNU DKI yang juga Sekda DKI Jakarta menyampaikan kader IPNU lebih aktif dalam setiap kegiatan NU.
 
Hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Majelis Alumni IPNU DKI Jakarta H Abdul Azis. Dirinya menyampaikan bahwa kader IPNU harus menjadi garda terdepan dalam mengawal Islam Ahlusunnah wal Jama'ah khususnya di Jakarta.

Acara juga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta Saiful Mujab, Komisioner KPI Pusat Ubaidillah Sadewa, Komisioner KPID Jakarta Muhamad Said, dan para alumni IPNU lainnya. (M Syakir/Ibnu Nawawi)

Bagikan:
Ahad 25 Februari 2018 20:30 WIB
Usai Musakoma, Pramuka Ma’arif di Jombang Harus Lebih Berkembang
Usai Musakoma, Pramuka Ma’arif di Jombang Harus Lebih Berkembang
Jombang, NU Online
Kegiatan Musakoma (Musyawarah Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif) NU Cabang Jombang sukses digelar Sabtu (24/2). Kegiatan dipusatkan di SMA Madinatul Ulum Tembelang.

Pada kegiatan permusyawaratan tersebut, para peserta mempercayai M Shobih dari Kecamatan Diwek, untuk memegang tampuk kepemimpinan Sakoma NU Cabang Jombang di periode selanjutnya.

Kawarcab Jombang, Munif Khusnan berpesan, pramuka di bawah binaan Ma’arif NU ke depan harus lebih eksis dan maju. Dan untuk mewujudkannya, setidaknya di berbagai ajang bergengsi, harus bisa lebih mewarnai. “Tentu hal ini, membutuhkan usaha keras untuk lebih mengembangkan sumber daya manusia yang ada,” katanya. 

Sehingga, lanjut Munif Khusnan, asas manfaat lebih bisa dirasakan berbagai elemen masyarakat. "Pramuka Ma’arif NU harus terus eksis dan memberi manfaat kepada masyarakat," katanya.

Namun demikian, dalam upaya mengembangkan pramuka yang bersentuhan langsung dengan NU tersebut, menurutnya tidak boleh menghilangkan prinsip dan nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah. “Ini adalah salah satu pembeda dengan pramuka yang lain,” katanya.

Senada dengan Munif Khusnan, Ketua PC LP Ma’arif Jombang, Nur Khozin mengungkapkan bahwa pendidikan kepramukaan sebagai bagian dari instrumen pendidikan karakter harus selalu dikembangkan. "Tentu dengan lebih kreatif sesuai perkembangan zaman," kata pria yang juga Ketua Pelaksana Majelis Pembimbing Sakoma ini.

Hadir pada kesempatan ini, sejumlah peserta yang ada di 21 kecamatan se-Jombang, pengurus Sakoma periode 2013-2018. dan jajara PC LP Maarif Jombang. (Syamsul Arifin/Ibnu Nawawi)
Ahad 25 Februari 2018 19:0 WIB
Santri Harus Jaga Ngaji, Jamaah, dan Taati Peraturan
Santri Harus Jaga Ngaji, Jamaah, dan Taati Peraturan
Jombang, NU Online
Setelah mengadakan sosialisasi di gedung timur Madrasah Muallimin, Satuan Keamanan dan Ketertiban atau SIGAP Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) Jombang menyelenggarakan kegiatan serupa kepada siswa Madrasah Muallimin 6 Tahun Bahrul Ulum di gedung induk.

Tampak hadir pimpinan SIGAP antara lain Agus H Abdul Jabbar Hubbi, M Taqiyudin Imam Mawardi dan Agus Taqiyyudin Alawy. Kegiatan yang diadakan Ahad (25/2) di aula madrasah setempat tersebut diikuti seluruh siswa 

Kepala Madrasah Muallimin 6 Tahun Bahrul Ulum H Abdur Rohim Ma'ruf menyampaikan dampak pelanggaran bagi siswa. "Pelanggaran juga akan berpengaruh negatif pada keberhasilan siswa ketika berada di madrasah maupun ketika sudah pulang di kemudian hari,"  kata Pak Rohim, sapaan akrabnya.

"Madrasah kita ini mau tidak mau sudah menjadi contoh bagi madrasah lain di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Maka dari itu kita juga harus siap menyajikan contoh yang baik," lanjutnya.

Pada sosialisasi tersebut, Agus H Abdul Jabbar Hubbi, juga menuturkan kewajiban pokok seorang santri "Santri itu punya tiga kewajiban utama, wajib ngaji, wajib jamaah, juga wajib menaati peraturan pondok,” kata Gus Jabbar, sapaan akrabnya. Hal tersebut juga disyaratkan Kiai Hamid ketika ada seorang yang mau menjadi santri, lanjutnya.

Selain itu Gus Jabbar juga menekankan bahwa seorang santri harus mempunyai nilai dan jiwa kejujuran. "Santri harus punya jiwa kejujuran. Kalau tidak, maka akan selalu mencari celah untuk melakukan kesalahan serta punya sikap pembenar dari tindakan yang dilakukan," tandasnya. (Ibnu Nawawi)
Ahad 25 Februari 2018 18:0 WIB
Baru Tujuh Bulan, Laba Bersih Koperasi Milik NU Pamekasan Tembus Rp28 Juta
Baru Tujuh Bulan, Laba Bersih Koperasi Milik NU Pamekasan Tembus Rp28 Juta
Pamekasan, NU Online
Koperasi Syariah Nawa Utama Mandiri (KSNU Mandiri) yang dikelola oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Pamekasan, baru berjalan tujuh bulanan. Namun, laba bersihnya sudah tembus Rp28 juta.

Hal itu diketahui pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) perdana tahun buku 2017 di Aula Muslimat NU Lantai II Pamekasan, Ahad (26/2). Acara yang menghadirkan seluruh anggota koperasi binaan LPNU Pamekasan tersebut, juga diikuti jajaran syuriah, tanfidiyah, ketua lembaga dan banom di lingkungan PCNU Pamekasan.

"Koperasi yang sedang kita jalankan ini masih dalam tahap perjuangan. Bahkan, baru seumur jagung. Namun, kita melihat sudah ada tanda-tanda kemajuan dari KSNU," bebernya.

Berkat laba bersih sebesar Rp28 juta, KSNU Mandiri bisa memberikan maslahah kepada PCNU sebesar Rp5 juta lebih.

Pada kesempatan itu, Ketua PCNU Pamekasan KH Taufik Hasyim mengajak pengelola dan anggota KSNU Mandiri untuk membuat terobosan. Yakni, menggandeng sejumlah elemen, seperti pesantren, pendidikan di bawah LP Ma’arif dan lainnya untuk menjadi bagian dari KSNU Mandiri.

Pengasuh Pesantren Sumber Anom, Palengaan, Pamekasan tersebut mengaku bangga dengan perjalanan koperasi yang baru diluncurkan tujuh bulan lalu itu. Pihaknya mengajak kepada segenap pengurus dan anggota KSNU Mandiri untuk terus berinovasi demi kemajuan koperasi tersebut.

Hal senada juga disampaikan pembina KSNU Pamekasan, KH Misbahul Munir. Menurutnya, KSNU menjadi pintu untuk membangkitkan perekonomian NU melalui jamaah dan jamiyah. Sehingga, jamaah ikut andil dalam memajukan KSNU.

"Kalau bukan kita yang membesarkannya, siapa lagi? Ini momentum yang tepat untuk membangkitkan ekonomi NU dari jamaah, untuk jamaah dan bagi jamaah serta jamiyah," ujar Wakil Rais Syuriah PCNU Pamekasan ini.

Di akhir acara, pengurus dan anggota koperasi juga melakukan reformasi kepengurusan. Namun, semua anggota aklamasi untuk memilih kembali Amin Jakfar sebagai ketua. Sementara jabatan sekretaris, diserahkan kepada Nor Hamidi. Bendahara diamanatkan kepada Fathorrahman. (Hairul Anam/Ibnu Nawawi)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG