IMG-LOGO
Daerah

STAINU Temanggung Lantik Pengurus Baru


Kamis 1 Maret 2018 14:30 WIB
Bagikan:
STAINU Temanggung Lantik Pengurus Baru
Temanggung, NU Online
Ada syarat mudah untuk menjadi santri Hadratussyekh, KH Hasyim Asy’ari. Yakni aktif dan berbagi waktu dengan menghidupkan Nahdlatul Ulama. Kuliah dan terlibat dalam kegiatan adalah antara lain yang bisa dilakukan.

Hal itu disampaikan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung Jawa Tengah, H Moh Baehaqi saat melantik pengurus baru sejumlah organisasi mahasiswa di kampus setempat. 

Baehaqi mengajak mahasiswa dan mahasiswi aktif dan bisa membagi waktu antara kuliah dan di organisasi. “Aktif di STAINU sama saja menghidupkan NU dan diakui santri pendiri NU, Hadratussyeikh KH Hasyim Asy’ari,” katanya, Rabu (28/2). Selain aktif di NU dan badan otonom, Baehaqi juga mengajak mahasiswa dan dosen untuk aktif menghidupkan budaya kampus dan mewarnai di masyarakat dengan ruh akademik ala NU.

Masuk organisasi dan berkiprah di masyarakat, menjadi civitas akademika STAINU Temanggung akan memberikan berkah. "Insyallah kalau ikhlas berbakti di kampus ini akan diakui santri Mbah Hasyim Asy’ari," ujar kandidat doktor Universitas Islam Indonesia Yogyakarta tersebut.
 
Dijelaskannya, inti dari pengabdian di organisasi dan STAINU adalah ikhlas dan memahami khittah perjuangan NU. Hal itu diilustrasikannya dengan menyanyikan mars STAINU dan Mars Syubbanul Wathan yang harus dilakukan dengan tegas. "Kalau mars, jangan dinyanyikan himne. Harus tegas," ungkapnya.
 
Dia memotivasi para aktivis yang baru dilantik untuk semakin giat dan bisa membagi waktu antara kesempatan dan kuliah. "Pengurus harus bisa membagi waktu dan kesempatan. Pokoknya percaya saja sama Allah," bebernya.

Tahun ini, STAINU Temanggung menghadapi akreditasi. Maka kegiatan organisasi harus mendukung kampus. "Saya berharap, semua yang saya lantik bisa membawa perubahan. Bisa jadi nanti dilantik jadi anggota dewan, baik di tingkat daerah atau pusat," tandasnya.
 
Dengan aktivitas yang positif, dirinya berharap agar para pengurus bisa menjadi ikon di masyarakat. "Jika aktif di masyarakat, maka orang yang tidak tahu akan menjadi tahu tentang STAINU," papar dia.
 
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan seminar dengan tema Mengukuhkan Komitmen Kepengurusan dalam Mengemban Amanah Organisasi yang diikuti seluruh mahasiswa.

Ketua STAINU Temanggung melantik kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tarbiyah dan Syariah dan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Grip, serta UKM Racana. Kegiatan dilangsungkan  di aula pertemuan lantai 3 kampus setempat untuk masa khidmat setahun kedepan. (Ibda/Ibnu Nawawi)

Bagikan:
IMG
IMG