IMG-LOGO
Daerah

Jihad Lawan Hoaks, Ketua PCNU Pringsewu Ajak 'Klik' NU Online


Kamis 22 Maret 2018 14:30 WIB
Bagikan:
Jihad Lawan Hoaks, Ketua PCNU Pringsewu Ajak 'Klik' NU Online
Pringsewu, NU Online
Derasnya arus informasi saat ini melalui berbagai media khususnya media sosial, mengharuskan masyarakat selektif dalam memilah dan memilih sumber berita. Dalam menyikapi berbagai berita yang tersebar didunia maya saat ini, masyarakat harus mengedepankan tabayun dan melihat kredibilitas dari sumber berita yang diterima.

Menyikapi hal ini, Ketua PCNU Pringsewu H Taufiqurrahim mengajak kepada masyarakat khususnya warga NU untuk ekstra selektif terhadap sumber berita. Sudah saatnya mengkonsumsi berita dari sumber terpercaya sehingga tidak terbawa arus informasi hoaks.

"Saat ini banyak berita dengan judul yang menarik dan isi yang manis tapi dari sumber yang tidak jelas. Berita ini dikemas dengan apik tapi sebenarnya didalamnya ada misi karena dibumbui dengan hoaks (bohong)," kata Mas Taufik, sapaan akrabnya, Kamis (22/3).

Oleh karenanya lanjut Mas Taufik, ia mengajak seluruh masyarakat khususnya warga NU untuk tidak membagikan berita-berita yang tidak jelas sumbernya.

"NU sudah memiliki website resmi yaitu www.nu.or.id atau NU Online. Segala pemberitaan terkait keagamaan dan kegiatan NU ter-cover semua disini. Kalau ada berita tentang NU dari NU Online sudah pasti kejelasan dan kesahihannya," tegasnya.

Sehingganya ia berharap warga NU ikut serta menebar kebaikan dan kesejukan bersama NU Online dengan membagikan konten-konten yang ada di dalamnya sebagai salah satu bentuk jihad didunia maya melawan hoaks.

"Bila semua warga NU meng-klik dan men-share sekali saja NU Online setiap hari, maka dapat dipastikan syiar NU akan lebih dahsyat di dunia maya. Kebaikan akan tersebar dan tentunya website NU online akan memuncaki rating tertinggi," ajak Mas Taufik.

Menyiarkan berita dan informasi dari NU Online terangnya, juga bisa dikategorikan sebagai jihad. Karena ketika membagikan ilmu yang bermanfaat dari NU online, maka hal tersebut akan menjadi lahan ibadah melawan kebodohan dan berita tidak benar.

"Kalau punya grup semisal WA, warnai dengan hal-hal yang baik seperti mengklik dan membaca NU Online. Kalau sudah kebanyakan group WA saya sarankan grup lain yang kurang berbobot yang isinya hanya canda humor dikurangi. Tapi bila media informasi seperti NU Online ini jadi kesempatan kita untuk berjuang di NU melalui medsos," pungkasnya. (Muhammad Faizin)

Bagikan:
IMG
IMG