IMG-LOGO
Nasional

Perangi Hoaks, Savic Ali: Kuncinya Kopdar

Ahad 25 Maret 2018 07:30 WIB
Perangi Hoaks, Savic Ali: Kuncinya Kopdar
Jakarta, NU Online
Aktivis Gusdurian Savic Ali mengatakan sebagian orang menyalahgunakan dunia digital untuk menyebarkan informasi dusta atau hoaks dengan berbagai kepentingan. Tetapi banyak orang menjadi korban hoaks karena perkenalan orang di era digital sebanyak apapun hanya tampak di permukaan. Sementara pertemuan offline atau kopdar semakin jarang dilakukan.

Demikian disampaikan Savic Ali di Aula Leo Soekoto Jalan Suryo Nomor 62, Jakarta Selatan, Sabtu (24/3) sore.

Menurut Savic, di era digital, pertemuan orang secara online sangat intensif. Pertemuan dalam jaringan (online) sering kali melibatkan orang dengan perkenalan dangkal. Mereka bisa tampak akrab di media sosial, tetapi sebenarnya tidak saling mengenal dengan baik.

Yang tidak kalah penting adalah pertemuan offline di mana seseorang dapat bertatap muka dengan yang lain, kata Savic.

“Pertemuan offline penting untuk meningkatkan social engagement. Sehingga dengan itu, kalau ada berita buruk terkait sahabat kita, kita akan memproses informasi itu. Kita tidak akan segera menerima begitu saja informasi bohong yang beredar karena kita mengenal benar sahabat kita tersebut,” kata Savic.

Direktur NU Online ini mendorong anak-anak muda untuk sering mengadakan pertemuan offline. Pasalnya, mayoritas pengguna media sosial adalah anak-anak usia muda dan remaja. Ia juga mengajak anak-anak muda masa kini untuk melakukan pertemuan itu dengan komunitas bahkan yang berbeda pandangan dengan mereka.

“Kita harus sering bangun jembatan. Jangan sampai frustasi bikin benteng-benteng sosial. Secara sosial buruk kalau kita hanya bergaul dengan orang-orang yang benar-benar kita merasa nyaman. Ini buruk sekali,” kata Savic.

Diskusi ini menghadirkan narasumber Direktur NU Online Savic Ali, pengamat politik Ansy Lema, dan mahasiswi Michelle. (Alhafiz K)
Tags:
Bagikan:
IMG
IMG