IMG-LOGO
Daerah

Ajak Minat Wirausaha, Ansor Wonosobo Gelar Pelatihan Budidaya Ikan dan Pengolahan Carica

Jumat 13 April 2018 23:0 WIB
Bagikan:
Ajak Minat Wirausaha, Ansor Wonosobo Gelar Pelatihan Budidaya Ikan dan Pengolahan Carica
Wonosobo, NU Online
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Wonosobo  bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Balai Besar Peningkatan Produktifitas Direktorat Jenderal Pelatihan dan Produktifitas menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan budidaya ikan dan pengolahan carica.

Kegiatan yang dihelat tanggal 9-12 April kemarin dilaksanakan di KBIH Ar-Rahmah Wonosobo diikuti oleh 50 kader Ansor dari berbagai Pengurus Anak Cabang (PAC) yang terbagi dalam dua kelas yakni kelas pelatihan budidaya ikan nila dan lele serta kelas pengolahan carica.

Kabag TU Balai Besar Peningkatan Produktifitas Kemenaker Sri Martani, menyampaikan apresiasi terhadap pengurus Ansor Wonosobo atas terselenggaranya pelatihan kewirausahaan tersebut.

"Saya mengapresiasi yang sangat tinggi atas kerjasama pelatihan ini. semoga dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi Kader Ansor untuk lebih prodiktif.” ujar Sri.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Wonosobo Rahmat Santoso juga berharap kader Ansor dapat mengaplikasikan ilmu pelatihan tersebut serta lebih produktif dalam berwirausaha, dengan rencana akan menggandeng pihak perbankan dalam realisasinya. 

"kami berharap dari pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Kemenaker ini nantinya kader Ansor dapat mengaplikasikan dan mengembangkan ilmu yang sudah didapat dalam pelatihan, yang salah satunya dengan menggandeng perbankan mudah-mudahan kader-kader ini dapat mandiri dan meningkatkan jumlah wirausahawan baru di Kabupaten Wonosobo khususnya," kata Santoso.

Pemateri pelatihan kewirausahaan berasal dari para praktisi kewirausahaan baik itu dari HIPMI, Direktur Bank Wonosobo, pelaku usaha maupun dinas terkait. Peserta tidak hanya dibekali secara teori di dalam kelas tetapi juga dikenalkan ke tempat usaha, baik untuk budidaya ikan maupun pengolahan carica. (M Sholeh NU/Muiz)
Bagikan:
Jumat 13 April 2018 22:30 WIB
LAZISNU Jombang Rutin Salurkan Beasiswa ke Santri Tahfidz
LAZISNU Jombang Rutin Salurkan Beasiswa ke Santri Tahfidz
Jombang, NU Online
Beragam program sosial untuk menjembatani kebutuhan masyarakat seringkali dilakukan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZISNU) Jombang, Jawa Timur. 

Terbaru, pada Jum'at (13/4) hari ini, beberapa pengurus LAZISNU memberikan beasiswa kepada sejumlah santri penghafal Al-Qur'an (tahfidz) di kantor LAZISNU.

Direktur LAZISNU Jombang Ahmad Zainudin mengatakan, program beasiswa santri tahfidz itu sudah menjadi kegiatan rutin LAZISNU setiap bulan sekali, yakni beasiswa berupa pemberian uang tunai sebesar 250.000 ke masing-masing santri tahfidz.

"Program ini dilakukan setiap bulan, penyerahan dana beasiswa 250.000," ungkapnya.

Bahkan menurutnya, realisasi program tersebut sudah berjalan cukup lama. Dan tak sedikit pula santri tahfidz di Jombang yang beruntung memperoleh program beasiswa ini. 

"Program beasiswa santri tahfidz sudah lama berjalan," jelas salah seorang dosen di Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah atau Unwaha ini.

Tak hanya sekedar pemberian beasiswa, setiap kali kegiatan ini dilaksanakan, pengurus LAZISNU bersama para santri penerima beasiswa mengkhatamkan Al-Qur'an atau khotmil Qur'an.

"Rajabiyah di LAZISNU, kalau biasanya diisi dengan khotmil Qur'an, hari ini ganti diba'an," ujar pria yang kerap disapa Gok Din ini. (Syamsul Arifin/Muiz)
Jumat 13 April 2018 22:0 WIB
Gelar Haul Pendiri, Pesantren Miftahul Huda Ingin Dekat dengan Masyarakat
Gelar Haul Pendiri, Pesantren Miftahul Huda Ingin Dekat dengan Masyarakat
Banyumas, NU Online 
Pesantren Miftahul Huda Pesawahan, Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah akan menggelar haul pendiri pesantren Ke-41 dan ulang tahun (ultah) Ke-55 tahun pesantren, Ahad 15 April 2018. 

Rangkaian acara haul ke 41 dan ultah pesantren ke 55 akan dimulai sejak ahad pagi, diawali dengan khataman semaan Al-Qur'an 30 Juz, kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam KH Muhammad Ilyas, pendiri pesantren Miftahul Huda Pesawahan, kemudian sorenya diteruskan dengan khataman kutubus'salaf, Juz amma bil ghoib, dan Al-Qur'an. 

Nyai Hj Siti Hajar, pengasuh pesantren Miftahul Huda putri mengatakan, khataman akan diikuti oleh 500 santri putra dan putri pesantren Miftahul Huda, terbagi dalam 3 khataman, yaitu khataman Jus Ama, Kutubus'salaf dan Al-Qur'an. 

"Ada 236 santri putra dan putri yang mengikuti khataman Jus ama, 14 santri khataman al-quran bil ghoib, 45 santri khataman kitab Alfiyah Ibnu Malik dan sisanya, kitab Al imriti, jurumiyah jawa, dan nadzom niat ingsun ngaji" terangnya ketika ditemui NU Online di kediamannya, Jum'at (13/5) sore.

Malam puncak haul akan digelar pengajian akbar yang akan diisi oleh Ketua PBNU KH Marsudi Syuhud yang juga  pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Kebon Jeruk Jakarta Selatan. 

Acara haul dan ultah pesantren Miftahul Huda tahun ini mengangkat tema menguatkan ukhuwah kebersamaan dalam mengembangkan pesantren dan masyarakat.

"Agenda besar tahunan haul akbar pesantren ini diharapkan bisa menjadi pemersatu masyarakat untuk ikut andil mengembangkan pesantren, begitu juga sebaliknya, pesantren juga ikut andil menjadi pemersatu masyarakat" kata KH Habib Mahfud. (Kifayatul Ahyar/Muiz)

Jumat 13 April 2018 21:45 WIB
Sejumlah Elemen Pemuda NU Gagas Kegiatan Jelang Ramadan
Sejumlah Elemen Pemuda NU Gagas Kegiatan Jelang Ramadan
Surabaya, NU Online
Menghadapi bulan suci Ramadan beberapa badan otonom NU melakukan koordinasi. Diharapkan ada kegiatan yang dikerjasamakan, sehingga menambah khidmat dan kemeriahan selama sebulan penuh.  

Dengan difasilitasi Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Surabaya, sejumlah elemen diundang demi membahas agenda tersebut. “Pertemuan ini sebagai ajang silaturahim, terutama mempererat hubungan antarpelajar, mahasiswa dan santri NU,” kata Achnaf Al-Asbahani, Jumat (13/4). 

Ketua PC IPNU Surabaya ini mengemukakan bahwa pertemuan yang diselenggarakan di Pondok Tahsinul Akhlaq Tambaksari tersebut juga menyepakati kegiatan bersama dalam memeriahkan bulan Ramadan. “Perwakilan yang hadir sepakat guna menggagas sejumlah konsep untuk diangkat dalam momentum bulan Ramadan,” ungkapnya.

“Pertemuan juga tentu saja sebagai ajang silaturahim, terutama mempererat hubungan antara pelajar mahasiswa dan santri di kalangan NU,” jelasnya. 

Pada pertemuan yang berlangsung Kamis malam (12/4) tersebut akhirnya disepakati sebuah program yang memiliki keterkaitan erat dengan pondok pesantren. “Terutama yang kami gagas ialah program yang sangat erat kaitannya dengan pondok pesantren,” ucapnya kepada NU Online.

Achnaf melanjutkan, bahwasanya pokok bahasan dari pertemuan ialah merancang beberapa konsep untuk diangkat dalam momentum bulan Ramadan. Hal tersebut sebagai bagian dari meningkatkan kebersamaan di antara para anak muda di kalangan nahdliyin. ”Kami dari kaum pelajar dan santri sangat berharap sinergi antar organ NU ini tetap terjaga,”ungkapnya.

Menurut Achnaf, tampak hadir pada pertemuan tersebut kepengurusan dari Mahasiswa Ahli Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyah atau Matan baik dari kepengurusan tingkat Jawa Timur, dan sejumlah kota, Lembaga Kajian Sumber Daya Manusia atau Lakpesdam, pengasuh pesantren, serta perwakilan Rabithah Ma’ahid Islamiyah atau RMI. (Hisam Malik/Ibnu Nawawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG