IMG-LOGO
Daerah

Jadikan Shalat Sarana Kepasrahan Diri kepada Allah

Jumat 13 April 2018 0:0 WIB
Bagikan:
Jadikan Shalat Sarana Kepasrahan Diri kepada Allah
KH Fuad Habib, Tremas
Pacitan, NU Online
Pengasuh Pesantren Tremas Pacitan KH Fuad Habib Dimyathi kembali mengingatkan sejarah awal diperintahkannya shalat lima waktu yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad dari Allah melalui peristiwa Isra’ Mi’raj. Peristiwa itu merupakan sebuah pengalaman spiritual yang luar biasa yang hanya ada pada diri Nabi Muhammad.

Shalat, lanjutnya memiliki hikmah dan fungsi untuk mengingatkan manusia akan sebuah hakikat bahwa ia hanyalah  seorang hamba Allah. Shalat menjadi perantara seorang hamba untuk mengabdi kepada Allah SWT.

“Shalat, shalat, dan shalat. Berapa kali disebutkan. Berapa kali didengungkan. Tapi apakah kita sudah benar-benar shalat. Apakah kita sudah benar-benar ngabekti (berbakti) kepada Allah melalui perwujudan shalat kita," demikian kata Kiai Fuad dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh santri Pesantren Tremas Pacitan, Kamis (12/4) malam.

Menurut kiai lulusan pesantren Krapyak Yogyakarta itu, shalat lima waktu merupakan perintah agama yang sangat tinggi kedudukannya. Sehingga dalam kondisi apapun shalat tidak boleh ditinggalkan. Demikian pula shalat harus dilakukan dengan benar sesuai dengan tuntunan agama.

"Ojo pisan-pisan kok tinggalke sholatmu (jangan sekali  kali meninggalkan shalatmu).  Ojo kok entengke sholatmu. (Jangan sekali-kali meremehkan shalatmu). Kalaupun sampai tertinggal (waktunya) harus segera diqodho," pesanya dihadapan ribuan santri yang memenuhi halaman masjid pesantren tersebut.

Bagi seorang hamba, imbuh Kiai Fuad, sayogyanyalah tidak menghitung-hitung pahala dari ibadah shalat yang telah dia kerjakan. Namun shalat harus dikerjakan semata-mata dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Sing penting shalat. Dilakoni toto corone ( yang penting menjalankan shalat dengan melakukan tata  caranya). Setelah itu kita pasrahkan shalat kita kepada yang maha kuasa. Inna shalati wa nusuki wa mahyaya wa mamati lillahi robbil alamin," tuturnya.

Lebih lanjut, Kiai Fuad mengajak santri untuk lebih giat lagi dalam menjalankan ibadah yakni dengan melakukan berbagai ibadah shalat sunah.

"Syukur-syukur shalat kalian ditambahi dengan shalat qobliyah-ba'diyah, shalat dhuha, shalat taubat, shalat tasbih, shalat tahajud. Nanti dengan anugerah dan keutamaan dari Allah, Insyaallah shalat-shalatmu sing tambahan itu iso nambeli shalat sing keter-keter tadi (insya Allah dengan tambahan shalat sunah tadi dapat menutup shalat-shalat yang kurang sempurna itu)," pungkasnya. (Zaenal Faizin/Muhammad Faizin)

Bagikan:
Jumat 13 April 2018 23:0 WIB
Ajak Minat Wirausaha, Ansor Wonosobo Gelar Pelatihan Budidaya Ikan dan Pengolahan Carica
Ajak Minat Wirausaha, Ansor Wonosobo Gelar Pelatihan Budidaya Ikan dan Pengolahan Carica
Wonosobo, NU Online
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Wonosobo  bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui Balai Besar Peningkatan Produktifitas Direktorat Jenderal Pelatihan dan Produktifitas menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan budidaya ikan dan pengolahan carica.

Kegiatan yang dihelat tanggal 9-12 April kemarin dilaksanakan di KBIH Ar-Rahmah Wonosobo diikuti oleh 50 kader Ansor dari berbagai Pengurus Anak Cabang (PAC) yang terbagi dalam dua kelas yakni kelas pelatihan budidaya ikan nila dan lele serta kelas pengolahan carica.

Kabag TU Balai Besar Peningkatan Produktifitas Kemenaker Sri Martani, menyampaikan apresiasi terhadap pengurus Ansor Wonosobo atas terselenggaranya pelatihan kewirausahaan tersebut.

"Saya mengapresiasi yang sangat tinggi atas kerjasama pelatihan ini. semoga dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi Kader Ansor untuk lebih prodiktif.” ujar Sri.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Wonosobo Rahmat Santoso juga berharap kader Ansor dapat mengaplikasikan ilmu pelatihan tersebut serta lebih produktif dalam berwirausaha, dengan rencana akan menggandeng pihak perbankan dalam realisasinya. 

"kami berharap dari pelatihan kewirausahaan yang diselenggarakan bekerjasama dengan Kemenaker ini nantinya kader Ansor dapat mengaplikasikan dan mengembangkan ilmu yang sudah didapat dalam pelatihan, yang salah satunya dengan menggandeng perbankan mudah-mudahan kader-kader ini dapat mandiri dan meningkatkan jumlah wirausahawan baru di Kabupaten Wonosobo khususnya," kata Santoso.

Pemateri pelatihan kewirausahaan berasal dari para praktisi kewirausahaan baik itu dari HIPMI, Direktur Bank Wonosobo, pelaku usaha maupun dinas terkait. Peserta tidak hanya dibekali secara teori di dalam kelas tetapi juga dikenalkan ke tempat usaha, baik untuk budidaya ikan maupun pengolahan carica. (M Sholeh NU/Muiz)
Jumat 13 April 2018 22:30 WIB
LAZISNU Jombang Rutin Salurkan Beasiswa ke Santri Tahfidz
LAZISNU Jombang Rutin Salurkan Beasiswa ke Santri Tahfidz
Jombang, NU Online
Beragam program sosial untuk menjembatani kebutuhan masyarakat seringkali dilakukan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah (LAZISNU) Jombang, Jawa Timur. 

Terbaru, pada Jum'at (13/4) hari ini, beberapa pengurus LAZISNU memberikan beasiswa kepada sejumlah santri penghafal Al-Qur'an (tahfidz) di kantor LAZISNU.

Direktur LAZISNU Jombang Ahmad Zainudin mengatakan, program beasiswa santri tahfidz itu sudah menjadi kegiatan rutin LAZISNU setiap bulan sekali, yakni beasiswa berupa pemberian uang tunai sebesar 250.000 ke masing-masing santri tahfidz.

"Program ini dilakukan setiap bulan, penyerahan dana beasiswa 250.000," ungkapnya.

Bahkan menurutnya, realisasi program tersebut sudah berjalan cukup lama. Dan tak sedikit pula santri tahfidz di Jombang yang beruntung memperoleh program beasiswa ini. 

"Program beasiswa santri tahfidz sudah lama berjalan," jelas salah seorang dosen di Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah atau Unwaha ini.

Tak hanya sekedar pemberian beasiswa, setiap kali kegiatan ini dilaksanakan, pengurus LAZISNU bersama para santri penerima beasiswa mengkhatamkan Al-Qur'an atau khotmil Qur'an.

"Rajabiyah di LAZISNU, kalau biasanya diisi dengan khotmil Qur'an, hari ini ganti diba'an," ujar pria yang kerap disapa Gok Din ini. (Syamsul Arifin/Muiz)
Jumat 13 April 2018 22:0 WIB
Gelar Haul Pendiri, Pesantren Miftahul Huda Ingin Dekat dengan Masyarakat
Gelar Haul Pendiri, Pesantren Miftahul Huda Ingin Dekat dengan Masyarakat
Banyumas, NU Online 
Pesantren Miftahul Huda Pesawahan, Kecamatan Rawalo Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah akan menggelar haul pendiri pesantren Ke-41 dan ulang tahun (ultah) Ke-55 tahun pesantren, Ahad 15 April 2018. 

Rangkaian acara haul ke 41 dan ultah pesantren ke 55 akan dimulai sejak ahad pagi, diawali dengan khataman semaan Al-Qur'an 30 Juz, kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke makam KH Muhammad Ilyas, pendiri pesantren Miftahul Huda Pesawahan, kemudian sorenya diteruskan dengan khataman kutubus'salaf, Juz amma bil ghoib, dan Al-Qur'an. 

Nyai Hj Siti Hajar, pengasuh pesantren Miftahul Huda putri mengatakan, khataman akan diikuti oleh 500 santri putra dan putri pesantren Miftahul Huda, terbagi dalam 3 khataman, yaitu khataman Jus Ama, Kutubus'salaf dan Al-Qur'an. 

"Ada 236 santri putra dan putri yang mengikuti khataman Jus ama, 14 santri khataman al-quran bil ghoib, 45 santri khataman kitab Alfiyah Ibnu Malik dan sisanya, kitab Al imriti, jurumiyah jawa, dan nadzom niat ingsun ngaji" terangnya ketika ditemui NU Online di kediamannya, Jum'at (13/5) sore.

Malam puncak haul akan digelar pengajian akbar yang akan diisi oleh Ketua PBNU KH Marsudi Syuhud yang juga  pengasuh Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Kebon Jeruk Jakarta Selatan. 

Acara haul dan ultah pesantren Miftahul Huda tahun ini mengangkat tema menguatkan ukhuwah kebersamaan dalam mengembangkan pesantren dan masyarakat.

"Agenda besar tahunan haul akbar pesantren ini diharapkan bisa menjadi pemersatu masyarakat untuk ikut andil mengembangkan pesantren, begitu juga sebaliknya, pesantren juga ikut andil menjadi pemersatu masyarakat" kata KH Habib Mahfud. (Kifayatul Ahyar/Muiz)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG