IMG-LOGO
Warta

Jakarta-Kuala Lumpur akan Jadi Poros Tren Busana Muslim Dunia


Selasa 8 Mei 2007 01:03 WIB
Bagikan:
Jakarta-Kuala Lumpur akan Jadi Poros Tren Busana Muslim Dunia

Kuala Lumpur, NU Online
Kota Jakarta dan Kuala Lumpur akan dijadikan sebagai pusat tren busana muslim dunia oleh para perancang baju muslim kedua negara tersebut.

Managing Director Nusantara Gems, Sdn Bhd, Dato Raja Rezza Shah, di Kuala Lumpur, pekan lalu mengatakan, untuk mewujudkan itu maka akan diadakan fashion show atau pameran baju muslim internasional dua kali setahun.

<>

"Fashion Show busana muslim dunia ini akan diadakan 3-4 Juli 2007 di Jakarta kemudian November 2007 di Kuala Lumpur," katanya. 

Kalau ada poros Paris, London dan New York sebagai tren busana internasional, tambahnya, mengapa tidak dimulai membangun poros Jakarta-Kuala Lumpur sebagai tren busana muslim dunia. Apalagi saat ini penduduk muslim dunia sudah mencapai 1,5 miliar orang dan menjadi potensi pasar yang besar.

Menurut dia, busana muslim yang akan ditampilkan sebagian besar bukanlah busana muslim yang 100 persen menutup aurat perempuan.

"Busana muslim ini lebih ditujukan pada wanita muslim yang baru mau dan mulai menggunakan busana muslim. Jadi fashion show busana muslim yang akan digelar lebih ditujukan untuk mengundang minat wanita muslim untuk menggunakan busana muslimnya," katanya.

Dalam fashion show di Jakarta nanti akan hadir Permaisuri Agung Malaysia Nur Zahirah, Sultanah Kedah Haminah Hamidun , istri Deputi PM Malaysia Datin Rosmah Mansor dan Raja Puan Muda Perak Raja Nor Mahani binti Raja Shahar Shah, dan Raja Puan Muda Perlis Tuanku Lailatul Shahreen Akashah.

"Kehadiran para keluarga raja di Malaysia ini merupakan dukungan bagi terciptanya poros Jakarta-Kuala Lumpur sebagai tren busana muslim dunia yang terkini," tambah Dato Rezza Shah.

Dalam acara itu, ada tujuh perancang busana muslim Malaysia yang akan menampilkan hasil rancangan pakaian mereka dan juga hasil rancangan busana muslim dari para desainer Indonesia, seperti Ida Royani, Sebastian Gunawan, Ghea Sukasah, dan Samuel Watimena.

Selain itu juga ditampilkan busana muslim hasil karya perancang busana muslim Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Busana Muslim Jawa Barat. Pagelan busana muslim itu akan diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta.

Ia mengakui bahwa perkembangan busana muslim di Indonesia jauh lebih awal berkembang dan jauh lebih maju dibandingkan Malaysia, walaupun banyak perancang busana muslim Indonesia bukanlah orang muslim.

Walaupun begitu, kedua kota ini harus mendorong dan harus berhasil menjadi pusat busana muslim dunia yang terkini. Untuk mempromosikan poros Jakarta-Kuala Lumpur  sebagai tren busana muslim dunia, akan dilakukan promosi di TV BBC dan TV 9 Malaysia.

Pagelan busana muslim ini bertujuan pula untuk semakin mengeratkan hubungan antara Indonesia dan Malaysia serta menampilkan berita muslim yang lain, bukan hanya perang, kepada dunia, kata Dato Raja Rezza Shah. (ant/shr)

Bagikan:
IMG
IMG