Tiga Pasangan Suami Istri Ikut Diklat Banser

Tiga Pasangan Suami Istri Ikut Diklat Banser
Sijunjung, NU Online
Tangis haru pecah pada acara biat peserta Diklat Terpadu Dasar  (DTD) III Banser  yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat  berlangsung tanggal 22-24 April 2018.

Tangis itu sebagai ungkapan bahagia dari 50 peserta DTD karena bisa melalui serangkaian kegiatan pelatihan selama tiga hari secara berkesinambungan. 

Tidak hanya itu beberapa peserta histeris begitu diumumkan bahwa seluruh peserta dinyatakan semua lulus. Bahkan  ada dua orang yang  sampai  pinsan. 

“Mereka histeris tidak bisa menahan rasa gembiranya. Antara percaya dan tidak mereka lulus. Maka begitu diumumkan lulus meledaklah tangis mereka," ujar Kasatkorcab Banser Sijunjung Fadhlur Rahman Ahha kepada NU Online.

Menurut Fathlur, DTD III kali ini sangat istimewa, karena meski lokasinya ada di pelosok daerah transmigran. Namun bisa menghadirkan para instruktur handal, nasional, wilayah  dan lainnya. 

Dari nasional dihadri Kepala Corps Provost Banser H Imam Kusnin Ahmad, dari Wilayah  Rais PWNU Sumbar, KH Ainal MS dan Ketua PW GP Ansor Sumbar Rahmat Tengku Sulaiman.

“Jadwal sangat ketat, apalagi Ndan Provost terus memantau kegiatan. Meski hujan semua agenda harus dilaksanakan. Maka meski kegiatan ini berlangsung tiga hari 16 materi. Mulai Aswaja, Amaliyah NU, Ke Ansoran, ke Banseran, Jurnalistik dan lainnya  bisa dilaksanakan dengan baik," ungkap Fathlur.

Selain itu, untuk memaksimalkan kegiatan, panitia telah menghadirkan lima instruktur pendamping  yang baru pulang mengikuti pelatihan di Jawa Timur. Mereka dapat rekomendasi dari Satkorwil Banser Sumbar untuk mendampingi Yuniornya selama pelatihan. 

“Para instruktur baru itu sangat disiplin dan  tepat waktu saat disemua jadwal acara," jelasnya.

Ini terbukti, lanjut Fathlur, ada salah seorang instruktur istrinya ikut diklat. Mereka tidak KKN, saat diklat mereka beruami dua pura-pura tidak kenal. Bahkan saat materi halang rintang istrinya loyo malah dibentak-bentak agar lebih masuk istri sang instruktur tadi," tambahnya. (Imam/Ginting/Muiz

BNI Mobile