IMG-LOGO
Daerah

Sambut Ramadhan, Masjid Agung Jateng Terima 2 Ton Kurma

Sabtu 5 Mei 2018 12:0 WIB
Bagikan:
Sambut Ramadhan, Masjid Agung Jateng Terima 2 Ton Kurma
ilustrasi suaramerdeka.com
Semarang, NU Online
Sebagaimana Ramadhan tahun lalu, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang kembali menerima bantuan kurma dari Telkomsel sebanyak 2 ton. 

Penyerahan tersebut dilakukan Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan A Tachrir kepada Sekretaris MAJT Muhyiddin di Masjid Tarqiyah Taqwa lantai 9 gedung Telkomsel Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan, Jum'at (4/5) kemarin.

Ketua MAJT Noor Achmad menjelaskan, bantuan kurma 2 ton dari PT Telkomsel akan didistribusikan kepada umat selain di MAJT juga melalui Masjid Raya Baiturrahman Simpanglima, Masjid Agung Semarang (MAS) Kauman dan masjid-masjid di sekitar MAJT. Selain itu juga disampaikan kepada Pengurus MAJT, kiai dan karyawan masjid.

Menyambut Ramadhan 1439 Hijriyah tahun ini Telkomsel Berbagi Takjil Ramadhan menyerahkan bantuan berupa 23 ton kurma yang diserahkan kepada 15 masjid di berbagai wilayah yang mewakili daerah dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia. 

"Tujuanya  agar dapat dinikmati oleh masyarakat umum saat berbuka puasa," kata Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan A Tachrir saat menyerahkan bantuan korma tersebut.

Selain MAJT, empat belas masjid lainnya yang memperoleh bantuan kurma adalah Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Masjid Al Mashun Medan, Masjid Raya Padang, Masjid Istiqlal Jakarta, Masjid At Taqwa Cirebon, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Kemudian Masjid Agung Bangkalan Madura, Masjid At Taqwa Mataram, Masjid At Taqwa Balikpapan, Masjid Al Markas Al Islami Makassar, Masjid Al Munawar Ternate, Masjid Agung Nurul Yaqin Waisai Raja Ampat, Masjid Agung Babussalam Timika, dan satu masjid di wilayah Jabotabek dan Jawa Barat.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah berharap bantuan kurma tersebut dapat memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat yang dalam waktu dekat akan menjalankan ibadah puasa.

"Pada bulan Ramadhan, masjid menjadi tempat yang paling sering dikunjungi masyarakat untuk beribadah, termasuk untuk berbuka puasa. Masjid yang dipilih Telkomsel untuk distribusi bantuan kurma merupakan masjid yang menjadi pusat kegiatan ibadah di wilayah tersebut," katanya. (Red: Muiz)
Bagikan:
Sabtu 5 Mei 2018 23:0 WIB
IPNU Jombang Sayangkan Aksi Coret-coret Pelajar
IPNU Jombang Sayangkan Aksi Coret-coret Pelajar
ilustrasi kalimantanpost.com
Jombang, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur menyayangkan aksi coret-coret dan konvoi yang dilakukan para pelajar dalam merayakan kelulusannya. 

Belakangan ini diketahui tak sedikit pelajar melakukan aksi demikian untuk merayakan kelulusannya di berbagai tempat dan kesempatan, bahkan ada yang sampai berurusan dengan pihak kepolisian.

"Maraknya perayaan kelulusan pelajar dengan cara konvoi dan aksi coret-coret seragam membuat masyarakat semakin resah," kata Ketua PC IPNU Jombang Ishomudin Haidar, Sabtu (5/5).

Menurutnya, meski pihak sekolah telah berupaya mengantisipasi dengan berbagai cara, ternyata aksi corat-coret dan konvoi tetap terjadi. Tentu saja aksi tersebut memantik perhatian banyak kalangan. Mereka mayoritas menyayangkan. Seharusnya, momentum kelulusan hendaknya dimanfaatkan dengan berbagai kegiatan positif.

"Banyak cara yang dapat digunakan untuk merayakan kelulusan, bisa dengan cara sujud syukur, bakti sosial atau kegiatan positif lainnya," jelas dia.

Aksi itu selain tidak bermanfaat, juga membahayakan mereka (para pelajar, red) juga orang lain. 

"Untuk merayakan kelulusan tidak dengan cara konvoi itu mestinya, karena hal itu sangat berbahaya bagi dirinya dan pengguna jalan," tuturnya. (Syamsul Arifin/Muiz)
Sabtu 5 Mei 2018 22:0 WIB
Kaderisasi, CBP KPP Pekalongan Gelar Diklatama
Kaderisasi, CBP KPP Pekalongan Gelar Diklatama
penyematan tanda peserta diklatama CBP KPP Pekalongan
Pekalongan, NU Online
Dalam rangka regenerasi kader di lingkungan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama di Kota Pekalongan, Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) Pekalongan Utara, Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar Pendidikan dan Pelatihan Pertama (Diklatama). 

Kegiatan yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Salafiyah Syafiiyah (MASS) Proto Kedungwuni pada Jumat-Ahad (4-6/5) diikuti oleh 15 peserta.

Panitia Diklatama Shamrotul Khasanah menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan Diklatama kedua yang digelar oleh DKAC CBP KPP Pekalongan Utara. 

"Peserta Diklatama II ini adalah anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU IPPNU) se Kota Pekalongan," ujarnya.

Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari ini mengangkat tema Mewujudkan Kader yang Memiliki Loyalitas dan Komitmen terhadap Organisasi IPNU-IPPNU  bertujuan untuk membentuk komitmen dan keloyalan terhadap organisasi IPNU-IPPNU, serta meregenerasi kader CBP KPP.

"Setelah peserta mengikuti kegiatan Diklatama, mereka harus berkomitmen dan loyal terhadap organisasi IPNU-IPPNU dan juga sebagai regenerasi kader CBP KPP di Pekalongan," ujar Shamrotul, sapaan akrabnya.

Kegiatan yang diikuti peserta berasal dari berbagai Pimpinan Ranting (PR) yang berbeda, diantaranya Pabean, Krapyak, Jenggot dan Kuripan Kidul.

"Dalam kegiatan ini, peserta akan diberikan beberapa materi, antara lain IPNU-IPPNU, Aswaja dan ke-NU-an, CBP KPP, tata tertib lalu lintas, Peraturan Baris-Berbaris, Search and Rescue (SAR), kepalangmerahan, pecinta alam, dan Pagar Nusa," tutur Shamrotul. 

Selain materi, para peserta juga diajak untuk melaksanakan resitasi, outbound, dan pentas seni. (Nisa'/Muiz)
Sabtu 5 Mei 2018 21:0 WIB
UPZIS Gudo Jombang Targetkan 100 Juta Perbulan
UPZIS Gudo Jombang Targetkan 100 Juta Perbulan
Dana UPZIS Ranting NU Gempol Legundi, Gudo, Jombang
Jombang, NU Online
Unit Pengumpul Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Desa Gempol Legundi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang Jawa Timur berhasil kumpulkan dana 9.522.000 pada bulan April 2018.

Nominal ini diperoleh petugas UPZIS setempat dan diumumkannya saat kegiatan Lailatul Ijtima', Jum'at (4/5) di Masjid Al-Falah Gempol Legundi. Dana diperoleh dari pendistribusian kaleng sedekah kepada warga desa sebelumnya sebanyak 553.

"Hasil infaq UPZIS Gempol Legundi Gudo bulan April 2018 mendapat 9.522.000 dari 553 kaleng," kata Ketua UPZIS Gempol Legundi Rois.

Keberhasilan ini menurutnya didorong dengan sinergi yang baik dan saling mendukung antara pengurus ranting NU juga Pemerintah Desa Gempol Legundi, di samping adanya pendampingan yang intens dari UPZIS MWCNU Gudo.

"Ini menunjukkan bahwa semangat warga untuk menuju kemandirian NU sangat tinggi," ungkapnya 

Ketua MWCNU Gudo H Ahsan Sutari mengapresiasi langkah-langkah UPZIS Gempol Legundi yang telah berhasil menggerakkan warga dalam hal berinfaq dan bersedekah. 

"Saya akan mengabarkan pada UPZIS ranting lain agar berlomba dalam kebaikan seperti yang dilakukan Gempol Legundi," tuturnya.

Ahsan Sutari juga optimis dalam 4 bulan ke depan kaleng kemandirian (kaleng sedekah, red) di 18 UPZIS ranting  MWCNU Gudo akan mencapai 100 juta perbulan. Selain itu target untuk memulai unit usaha NUGO Trans atau NU Gudo Transportation akan terwujud dengan mudah.

Sementara ketua UPZIS LAZISNU MWCNU Gudo H Agus Efendi memberi garansi dalam 2 bulan semua ranting akan memiliki UPZIS yang siap bergerak menjadi garda terdepan NU dalam kegiatan sosial dan amal. (Syamsul Arifin/Muiz)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG