IMG-LOGO
Daerah

Aktifis HTI Harus Mulai Fokuskan Energi untuk ‘PBNU’


Senin 7 Mei 2018 22:15 WIB
Bagikan:
Aktifis HTI Harus Mulai Fokuskan Energi untuk ‘PBNU’
Bandarlampung, NU Online
Bagi Nahdlatul Ulama, keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menolak semua gugatan pihak pendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terhadap putusan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sangat tepat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung, Aom Karomani. Guru besar ilmu komunikasi sosial yang juga Wakil Rektor Universitas Lampung ini mengajak semua pihak untuk mematuhi dan menerima putusan pengadilan tersebut.

"Mari tenaga dan pikiran para mantan aktivis dan simpatisan HTI sama sama membangun bangsa komit pada PBNU yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 45," ajak pria yang akrab disapa Prof Aom melalui pesan tertulisnya kepada NU Online, Senin (7/5).

Prof Aom menegaskan kembali bahwa prinsip dan ideologi dasar negara Indonesia sudah final dan tidak perlu lagi menghabiskan waktu dan tenaga untuk mengganggu hal-hal yang sudah disepakati bersama para pendiri bangsa.  

"Kita semua anak bangsa yang berkeadaban harus komit pada kesepakatan ideologi negara itu. Kalau masih bermimpi dan memperjuangkan ideologi lain yang bertentangan dengan kesepakatan para pendiri bangsa, silakan keluar mendirikan negara sendiri di luar wilayah hukum Indonesia," tegasnya.

Hal senada diutarakan Katib Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pringsewu H Munawir sesaat setelah keputusan PTUN yang menguatkan dan tetap memberlakukan SK Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017 tentang Pencabutan Status Badan Hukum HTI.

Menurutnya, bukti kuat telah menunjukkan bahwa HTI memiliki pemahaman yang berbeda dengan Pancasila sekaligus mencoba melakukan pergerakan untuk mengganti Pancasila dengan ideologi khilafah.

"Adapun rencana banding dari pihak HTI seharusnya tidak usah dilakukan. Selain akan memperkeruh suasana, langkah tersebut juga akan semakin memperuncing masalah. Sehingga para mantan aktifis nantinya akan lebih susah untuk beradaptasi kembali dalam koridor yang benar," ujarnya. Ketua Komisi Fatwa MUI Provinsi Lampung ini melalui sambungan telepon di sela-sela hadir di Ijtima' Ulama Komisi Fatwa MUI ke-6 Se-Indonesia di Kalimantan Selatan.

Ia mengajak HTI untuk legowo dan melakukan introspeksi dengan berdasar pemikiran yang jernih demi keutuhan bangsa dan negara. (Muhammad Faizin/Ibnu Nawawi)

Tags:
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG