Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

DTD Ansor Sulut, Torehkan Sejarah di Timur Indonesia

DTD Ansor Sulut, Torehkan Sejarah di Timur Indonesia
Bolaang Mongondow, NU Online
Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor PW GP Ansor Provinsi Sulawesi Utara menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) Akbar kedua. Kegiatan dipusatkan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, 4-7 Mei 2018.

Para pemuda Sulawesi Utara sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka rela meluangkan waktu hadir dengan membawa piring, sendok dan garpu di lokasi kegiatan. Peralatan tersebut digunakan untuk memudahkan pada saat jam makan.

Hal itu mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) GP Ansor, Yaqut Cholil Coumas (Gus Yaqut). Ia yang hadir apel hari lahir (Harlah) Ansor ke-84 oleh PW Anosr Sulut, juga membuka secara langsung kegiatan DTD kedua.

Gus Yaqut menyampaikan DTD tersebut sebagai kado terbaik pada kunjungannya ke Sulawesi Utara (Sulut). DTD merupakan sejarah baru yang ditorehkan di Timur Indonesia. "Baru kali ini saya melihat DTD Ansor dengan jumlah peserta sebanyak ini di wilayah Sulawesi Utara ini," tutur Gus Yaqut, Jumat (4/5).

Ia juga memuji kepengurusan PW Ansor Sulut saat ini. "GP Ansor Sulut di Masa Yusra, terbaik dalam sejarah," terang Gus Yaqut disambut tepuk tangan para peserta dan hadirin.

Sementara itu Kaban Kesabngbol Steven mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyebutkan GP Ansor Sulawesi Utara memiliki sumbangsih besar. GP Ansor NU adalah organisasi yang proaktif menjaga kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara. Juga menyebarkan sikap toleransi dengan tidak memandang suku, ras dan agama.

"Hal ini bisa dilihat dengan masuknya beberapa kota di Sulut sebagai kota paling toleran di Indonesia, di mana Manado menempati urutan pertama. Prestasi tersebut tidak lepas dari peranan GP Ansor Sulawesi Utara," ujarnya.

Ketua Panitia Supriadi Dilapanga berharap DTD ini bisa melahirkan kader yang selalu mengedepankan nilai-nilai Aswaja Annadliyah dalam kesehariannya. "Dan siap membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta proaktif dalam setiap kegiatan Ansor-Banser Sulawesi Utara," ujar pria yangjuga Camat Bolaang Timur 

Harlah GP Ansor dan pembukaan DTD diikuti seribu peserta se-Sulawesi Utara. Acara juga dihadiri oleh Sekertaris Daerah Bolmong Tahlis Galang yang juga merupakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kotamobagu.

Pada DTD tersebut GP Ansor mendatangkan 12 instruktur nasional. Salah satu instruktur adalah putra AGH Sanusi Baco, yakni Nur Taufiq. (Murdani Mokodongan/Kendi Setiawan)
BNI Mobile