IMG-LOGO
Daerah

Pesantren Ini Selenggarakan Pengajian bagi Calon Ahli Komputer


Rabu 23 Mei 2018 07:00 WIB
Bagikan:
Pesantren Ini Selenggarakan Pengajian bagi Calon Ahli Komputer
Cirebon, NU Online
Ramadhan demikian meriah di berbagai kawasan. Sejumlah kegiatan positif diselenggarakan sebagai sarana untuk kian mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ada juga yang mengisinya dengan menambah keterampilan. 

“Jujur saja ini ilmu baru buat saya. Selama di kampus, saya belum pernah mendapatkan pelajaran seperti ini dan tentu saja sangat membantu cita-cita saya di bidang komputer. ungkap Ikrom, Selasa (22/5). 

Itulah ungkapan Ikrom, salah seorang peserta Pesantren Wirausaha Kebon Cinta, Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat yang menggelar pengajian tidak biasa. Jika pada umumnya sebuah pengajian diisi dengan pembahasan kitab-kitab klasik atau tausiah keagamaan, pesantren ini bersama Sura Global Pacific and The Jagat mempersembahkan pengajian programming. Kegiatan diperuntukkan bagi siapa saja yang memiliki keinginan menjadi seorang programmer andal.

Sejak awal Ramdhan tepatnya pada 17 Mei, pesantren ini nampaknya ingin memberi warna tersendiri di tengah kegiatan Ramadhan yang sudah umum bagi sebagian orang.

Pengajian Programming Pesantren Kebon Cinta ini dilaksanakan setiap usai shalat tarawih atau sekitar pukul 21.00 WIB dan berlangsung selama 20 hari selama Ramadhan,” kata Ustadz Mahfuddin selaku panitia sekaligus pengurus Pesantren Kebon Cinta Ciwaringin. Pesertanya bebas tidak hanya dari kalangan santri saja, lanjutnya.

Menariknya, pengajian ini juga bisa dinikmati oleh semua orang secara langsung lewat tayangan streaming di jejaring sosial facebook. Hal ini tentu saja untuk lebih memudahkan siapapun yang ingin mengikuti pembelajaran, namun terkendala jarak yang cukup jauh. 

Selain untuk menambah wawasan para santri dan muda-mudi lainnya di wilayah Cirebon khususnya desa Ciwaringin, diadakannya kegiatan ini diharapkan bisa memunculkan para programmer baru. "Yang tentunya masih fresh dan bertalenta tentunya dengan basic santri atau pesantren agar bisa bersaing dalam dunia programing,” katanya. 

Salah seorang peserta dari desa Budur yang juga seorang mahasiswa salah satu kampus komputer di Cirebon bahkan mengaku kagum dengan kegiatan ini. “Saya baru kali ini mendapatkan wawasan luas ihwal dunia programmer yang belum pernah didapatkan dari bangku kuliah,” kata Ikrom.

Pengajian programming ini menjadi harapan baru bagi santri di wilayah Ciwaringin, Babakan dan sekitarnya. Tentunya agar mereka lebih melek teknologi dengan tanpa mengesampingkan nilai-nilai agama yang diajarkan di pesantren. (Khudri al- Jambani/Ibnu Nawawi)

Tags:
Bagikan:
IMG
IMG