IMG-LOGO
Daerah

Rektor IAIN Jember Sebut 3 Komponen Tangkal Radikalisme

Selasa 29 Mei 2018 16:0 WIB
Bagikan:
Rektor IAIN Jember Sebut 3 Komponen Tangkal Radikalisme
Rektor IAIN Jember di acara bukber di Situbondo
Situbondo, NU Online 
Aksi teror bom yang kian marak belakangan, mendapat perhatian serius  dari Rektor IAIN Jember, H. Babun Suharto. Menurutnya, aksi biadab  tersebut tak bisa dibiarkan berlama-lama menjadi hantu maut bagi masyarkat. Sebab, semakin lama eksis, sel-sel teroris akan semakin subur berkembang biak, dan pada saat yang sama masyarakat akan semakin diliputi rasa galau.

“Oleh karenanya, segenap elemen masyarakat harus menjalin sinergi untuk membasmi terorisme,” ujarnya saat menyampaikan pengantar dalam Dialog Interaktif dan Buka Bersama di Pondok Pesantren Nurul Wafa, Besuki, Situbodno, Jawa Timur, Senin (28/5).

Ketua Pimpinan Wilayah Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (PW LPTNU) Jawa Timur itu memaparkan bahwa setidaknya ada 3 kemponen yang  perlu diefektifkan untuk menghadang gerakan radikalisme. Yaitu  keluarga, guru, dan masyarakat.

Gerakan radikal wajib diwaspadai. Sebab, gerakan inilah yang menjadi sumbu pendek bagi merebaknya aksi teror. Orang tua kata Babun,  harus memperhatikan perkembangan anaknya. Tidak hanya memenuhi kebutuhan hidupnya, tapi juga harus tahu dengan siapa dia bergaul, bahkan buku-buku bacannya perlu dikontrol.

“Setiap hari kita perlu berdialog dan memantau perkembangan anak, meski hanya 5 menit,” lanjut mantan Ketua Ansor Cabang Jember itu.

Sedangkan guru, juga mempunyai peran yang tak kalah penting untuk menekan terorisme melalui murid-muridnya. Tugas guru zaman now, tak hanya mengajar tapi juga memantau perkembangan anak didiknya. Mereka sebagai komunitas yang masih mencari-cari identitas diri, dan tak jarang mencari sesuatu yang baru dan instan. Tawaran-tawaran kelompok radikal yang menjanjikan surga secara instan, boleh jadi akan menarik perhatian murid yang imannya masih labil.

“Jadi guru harus bisa mengantisipasi itu, lebih-lebih guru agama. Masyarakat juga begitu, mempunyai peran besar, yaitu memantau perkembangan remaja di lapangan, dan melaporkan kepada  pihak yang berwajib jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan,” pungkasnya. (Aryudi Abdul Razaq/Muiz)
Bagikan:
Selasa 29 Mei 2018 23:30 WIB
IPNU-IPPNU Bandar Lampung Hadiri Diskusi Lintas Generasi
IPNU-IPPNU Bandar Lampung Hadiri Diskusi Lintas Generasi
Bandar Lampung, NU Online
Setelah terpilihnya Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Bandar Lampung, mengundang respon dari sejumlah organisasi pelajar di Provinsi Lampung. Salah satunya organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) yang menyambut kepengurusan baru IPNU IPPNU dengan mengundang dalam diskusi lintas organisasi kepemudaan.  

Dalam diskusi, Wanda Wirantar selaku Ketua Pengurus Wilayah PII Provinsi Lampung menyinggung bahwa organisasi kepemudaan pada kepengurusan pusat mampu bersinergi mengambil peran yang besar di dalam kawasannya. “Hal ini harus menjadi acuan kepengurusan untuk mampu bekerja sama antar organisasi kepemudaan,” katanya. Diharapkan hal ini mampu membuat perubahan besar karena pentingnya peran pelajar di masa mendatang, lanjutnya.

Harapan dikemukakan Ahmad Musthafa A'zhom selaku Ketua PC IPNU Bandar Lampung, "Organisasi kepemudaan harus mampu bekerja sama dalam rangka menangkal paham radikalisme dan terorisme di Provinsi Lampung," kata Ahmad.

“Apalagi fakta menunjukkan berdasar data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Provinsi Lampung menempati urutan ke-4 daerah rawan radikalisme,” ungkapnya.

“Dari diskusi lintas organisasi kepemudaan tersebut sepakat diadakan kerja sama dan saling bersinergi yang diharapkan dalam menjalankan peran sebagai organisasi kepemudaan,” kata Ketua PC IPPNU, Siti Hasanah.

Dari unsir PII tampak hadir kepala bidang komunikasi umat, Ghina Sabila Husin, Koordinator Wilayah, Wati Intan Halpalina, serta kepala bidang pengembangan dan pembinaan organisasi Walid Ajis Iskandar. Sejumlah organisasi lintas kepemudaan juga turut bergabung pada diskusi tersebut. (Sartika Husni/Ibnu Nawawi
Selasa 29 Mei 2018 23:0 WIB
Santri Lirboyo Asal Priangan Gelar Safari Ramadhan di Sumedang
Santri Lirboyo Asal Priangan Gelar Safari Ramadhan di Sumedang
Sumedang, NU Online
Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur melepas para santri tingkat akhir untuk melaksanakan program Safari Ramadhan di sejumlah daerah di Indonesia. Termasuk bagian dari daerah yang menjadi tujuan safari yaitu Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Program safari Ramadhan di Kabupaten Sumedang difokuskan di tiga desa, yaitu: Sukamantri, Suryamukti, dan Kertamekar. Kegiatan safari tersebut dimulai dari 28 Sya'ban sampai 23 Ramadhan 1439 H. 

Delegasi untuk bersafari di kabupaten Sumedang sebanyak 26 santri, yang berasal dari beberapa kabupaten dan kota yang ada di Jawa Barat,yaitu Sumedang, Garut, Bandung, Karawang, Subang, dan Cianjur. 

"Kegiatan yang kita lakukan selama bersafari ini antara lain mengisi kultum, menjadi imam shalat maktubah dan shalat tarawih,” kata Mahbub, Selasa (29/5). Juga mengisi kuliah Shubuh, pengajian bagi perempuan, mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an, dan tadarusan di sejumlah masjid, lanjut Ketua Panitia Safari Ramadhan di Sumedang tersebut. 

"Selain itu, program sosial yang kami lakukan yaitu bersilaturahim dengan tokoh setempat, ikut serta membantu pengecoran dalam pembangunan sarana sosial, juga berpartisipasi dalam pembangunan masjid,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Mahbub mengemukakan maksud diadakan program safari tersebut untuk belajar bersyiar, juga mengenalkan pesantren kepada masyarakat. “Termasuk belajar bermasyarakat dan membentengi paham akidah Aswaja dari paham yang bertentangan,” urainya.

Dirinya berharap agar apa yang dilakukan para peserta safari bermanfaat. "Mudah mudahan apa yg sudah disampaikan bisa bermanfaat bagi kita yang melakukan safari khususnya, dan bagi masyarakat setempat pada umumnya. Dan semoga juga dapat menjadi pelajaran ke depannya buat kita semuanya,” harapnya. (Ayip/Ibnu Nawawi)
Selasa 29 Mei 2018 22:30 WIB
Ansor Nalumsari Jepara Bagikan Seribu Takjil
Ansor Nalumsari Jepara Bagikan Seribu Takjil
Jepara, NU Online
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Kecamatan Nalumsari, Jepara, Jawa Tengah menggelar Ansor Berbagi Seribu Takjil. Kegiatan tentu saja dalam rangka memeriahkan bulan Ramadlan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB tersebut diisi dengan pembagian takjil yang bertempat di perempatan Jalan Raya Nalumsari, tepatnya di depan Kantor Kecamatan. Takjil kemudian diberikan kepada masyarakat yang melintas di sekitar tempat tersebut sesaat menjelang waktu buka puasa.

“Kegiatan ini diikuti seluruh anggota Ansor se-Kecamatan Nalumsari yang secara sukarela menginfakkan sebagian hartanya dan ditampung pimpinan ranting di masing-masing desa,” kata Roisul Amin, Selasa (29/5). Kemudian dana yang terhimpun dibelikan menu takjil dan dikemas oleh Ansor Nalumsari, serta menjadi  kegiatan Ansor berbagi seribu takjil, lanjutnya.

"Meskipun dengan cara sederhana, acara ini kami gagas sebagai wujud pengabdian kepada agama, organisasi, dan masyarakat, juga demi terjalinnya ukhuwah islamiyah khususnya di daerah kami,” kata koordinator kegiatan ini.

Abu Kholil Atstsani, selaku Ketua PAC GP Ansor Nalumsari sekaligus penanggung jawab kegiatan menuturkan, bahwa Ramadlan merupakan momentum tepat untuk saling berbagi. “Ini juga sebagai sarana menyambung tali silaturahim,” ungkapnya.

Dan dengan kegiatan bagi seribu takjil ini diharapkan mampu membentuk opini di masyarakat bahwa Ansor tidak bergerak dalam kegiatan agama saja. “Namun juga dalam kegiatan sosial melalui acara-acara seperti ini,” tegasnya. 

Acara melibatkan seluruh anggota Ansor serta diikuti Barisan Ansor Serbaguna atau Banser. 

Ternyata apa yang dilakukan Ansor ini mendapat sambutan hangat baik dari sesama anggota maupun masyarakat. "Kami merasa terbantu dengan kegiatan ini. Di samping dapat beramal, juga karena kami dapat mengenalkan salah satu program kerja organisasi dengan kegiatan sosial kepada masyarakat,” ungkap M Muntaha, salah seorang anggota Ansor Nalumsari. 

"Semoga Ansor akan selalu menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakat,” tutur Masykuri, masyarakat yang mendapat takjil. Dan dirinya bersama warga akan selalu mendukung sepenuhnya acara seperti ini, imbuhnya.

Setelah pembagian takjil, para peserta melaksanakan buka bersama bertempat di gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Nalumsari. 

Tampak bergabung Ketua MWC NU Nalumsari Zaimuddin, Ketua Ansor Kabupaten Jepara Syamsul Anwar, serta diikuti anggota PAC Ansor Kecamatan Nalumsari. (Aka/Ibnu Nawawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG