::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Jangan Lupakan Tradisi Hanya Karena Kecanggihan Teknologi

Kamis, 31 Mei 2018 10:30 Daerah

Bagikan

Jangan Lupakan Tradisi Hanya Karena Kecanggihan Teknologi
Foto (Ist.)
Lampung Tengah, NU Online
Gelombang teknologi informasi di era milenial saat ini nyaris tak bisa terhindarkan. Teknologi yang berhasil diciptakan oleh manusia tidak hanya milik para intelektual muda di kampus seperti para mahasiswa dan dosen saja. Para pelajarpun saat ini mendominasi penggunaan fasilitas teknologi dalam alat komunikasi berupa media sosial dan sejenisnya.

Semakin mudahnya mendapatkan informasi tanpa batas waktu dan tempat melalui kecanggihan internet ini haruslah diikuti dengan kesadaran dan kewaspadaan tinggi. Para pelajar harus melek media namun tidak melupakan tradisi yang telah diwariskan para wali dan ulama terdahulu.

Demikian dikatakan Ketua PC IPNU Kabupaten Lampung Tengah, Andi Sobihin, Rabu (30/5) siang, di gedung PCNU Kabupaten Lampung Tengah Jl. Proklamator Raya No 134 Seputih Jaya, Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah.

“Kami berharap pelajar-pelajar Nahdliyin jangan asal-asalan mengkonsumsi situs-situs yang beredar di dunia maya. Rekan dan rekanita harus selektif, hati-hati dengan situs-situs berbau radikal dan konten-konten yang tidak pro kebangsaan. Apalagi yang mengandung berita bohong (hoak)," kata alumni Fakultas Syariah IAIN Kota Metro Lampung ini.

Senada dengan Andi, Ketua PC IPPNU Lampung Tengah, Sinta Nur Baiti, juga mengingatkan bahwa sebagai bagian dari generasi millenial, pelajar NU harus cerdas menggunakan media sosial (medsos). Media ini haruslah digunakan untuk menyebarkan kemanfaatan dan kemaslahatan sebanyak-banyaknya. Menurutnya, medsos hanyalah sebuah sarana, bukan tujuan.

“Kami berterima kasih kepada Lembaga-lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Lampung Tengah yang telah melibatkan pelajar berpartisipasi dalam agenda pemberdayaan pencerdasan pelajar dan santri di Kabupaten ini," ungkap alumni Fakultas Tarbiyah IAIM NU Kota Metro Lampung ini.

Hal ini disampaikannya di sela-sela diskusi di Gedung PCNU Lampung tengah yang mengusung tema Pemetaan Aliran Keislaman dan Kampanye Islam Ramah di Media Sosial.

Dalam diskusi yang bekerjasama dengan Lakpesdam NU Kabupaten Lampung Tengah ini juga digelar bedah buku Santri dan Pendidikan Politik yang merupakan karya LTN NU Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut juga merupakan sosialisasi Pemilu untuk pemilih pemula kerjasama dengan LTN NU Kabupaten Lampung Tengah. (Akhmad Syarief Kurniawan/Muhammad Faizin)