::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

I'tikaf, Masjid Agung Bojonegoro Siapkan Sahur

Sabtu, 09 Juni 2018 01:00 Daerah

Bagikan

I'tikaf, Masjid Agung Bojonegoro Siapkan Sahur
Suasana i'tikaf di Masjid Agung Bojonegoro
Bojonegoro, NU Online
Barbagai kegiatan diadakan Remaja Masjid Agung Darussalam Bojonegoro, Jawa Timur selain takjil dan berbuka. Masjid besar yang berada di barat alun-alun Kota Ledre itu juga mengadakan i'tikaf sekaligus menyediakan makan sahur bersama.

Ketua Remaja Masjid Darussalam Bojonegoro, Agus Sholahudin menjelaskan, masjid agung setiap hari selama ramadhan menyediakan seribu paket nasi kota untuk berbuka dan rencananya juga akan ada kado lebaran. Namun untuk ramadhan terakhir, remaja masjid ingin meramaikan dan menyemarakkan masjid kebanggaan masyarakat Bojonegoro.

"10 hari terakhir ramadhan, masjid agung Darussalam melakukan i'tikaf, sholat malam dan makan sahur," jelas Gus Sholah kepada NU Online.

Menantu Rais PCNU Bojonegoro itu juga menerangkan, dengan i'tikaf ia bersama pengurus remaja masjid ingin menjadikan sunah rasul itu betul-betul menjadi syiarnya di Bojonegoro. Pasalnya, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya pada 10 hari terakhir di bulan ramadhan. 

"I'tikaf memang benar sudah dianjurkan, supaya dengan ini bisa menjadi tren," terangnya.

Selain memberikan kenyamanan dan makan sahur gratis, Masjid Agung Darussalam juga mendatangkan imam dari Madura, Ustadz Haidar yang juga hafidh Qur'an. Sehingga masyarakat yang mengikuti i'tikaf dan berdzikir dapat merasakan kenyamanan saat shalat malam.

"Setelah berjalan beberapa malam, setidaknya ada lebih 250 jamaah yang ikut. Baik dari seputaran Kota Bojonegoro, juga ada yang sengaja hadir dari Sumberejo, Kapas, Balen dan yang lainnya," pungkasnya.(M Yazid/Muiz