IMG-LOGO
Daerah

Ansor Madiun Berbagi Bingkisan Lebaran untuk Ustad Pesantren

Ahad 10 Juni 2018 22:0 WIB
Bagikan:
Ansor Madiun Berbagi Bingkisan Lebaran untuk Ustad Pesantren
Kunjungan Ansor Banser Madiun ke salah satu ustadz pesantren
Madiun, NU Online
Bulan Ramadhan sebentar lagi akan meninggalkan kita, di akhir penghujung Ramadhan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Serbaguna (Banser) Madiun menyalurkan Bingkisan Hari Raya (BHR) kepada Ustadz dan Guru ngaji Pada Pondok Pesantren se Kabupaten Madiun.

Ahad pagi, 10/ 06 Dengan menggunakan Kendaraan pribadi, Ahad (10/6) pagi Kasatkorcab Banser Madiun Jawa Timur,  menuju seluruh Pondok pesantren se Kabupaten Madiun untuk menyalurkan bingkisan Hari Raya kepada ustadz dan kiai.

"Kegiatan berbagi bingkisan Hari Raya untuk ustadz dan guru ngaji ini merupakan pertama kalinya dilakukan oleh Ansor Banser dalam kepengurusan  periode ini dan semoga tahun depan kita dapat menyalurkan bingkisan ini lebih banyak lagi," ungkap Ismanto.

Ketua GP Ansor Madiun A khotamil Anam mengatakan, kalau hanya baik, dengan diam pun kita sudah dianggap baik, tapi kalu menjadi bermanfaat maka kita harus berjuang dan bergerak. 

Gus Anam menjelaskan tentang rasa cinta dan saling berbagi merupakan hal yang baik untuk menjalin silaturahmmi kita terhadap manusia. 

"Ustadz dan Guru ngaji pondok pesantren sangat jarang disentuh oleh birokrasi pemerintahan dalam hal untuk memberikan apresiasi terhadap jasa mereka mendidik dan menyiapkan generasi bangsa yang bermartabat dan berakhlak, ujarnya. 

Maka dari itu, GP Ansor dan Banser ingin memberikan apresiasi terhadap ustadz dan guru ngaji se Kabupaten Madiun dengan bingkisan hari raya.  "Sedikit tapi Insyaallah bemakna dan dapat menambah semangat untuk melanjutkan pendidikan untuk generasi Indonesia yang cinta tanah air,"  pungkas Gus Anam. (Hensu/Muiz)
Bagikan:
Ahad 10 Juni 2018 23:0 WIB
Semarak Ramadhan, Pelajar NU Karangjambu Gelar Fasskar
Semarak Ramadhan, Pelajar NU Karangjambu Gelar Fasskar
Kegiatan Fasskar IPNU-IPPNU Balapulang, Tegal
Tegal, NU Online
Semarak bulan penuh berkah bulan Ramadhan turut digemakan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Desa Karangjambu Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal Jawa Tengah dengan menggelar ajang bergengsi Festival Anak Soleh Solehah Karangjambu (Fasskar) jilid 2.

Kegiatan yang mengusung tema "Pengharapan menjadi Insan Yang Bermakna Dengan Bangga Menjadi Penerus Bangsa", dimulai Sabtu (9/6) di gedung MDA/MDW Ikhsaniyah Karangjambu Balapulang.

Koordinator Bidang Jaringan Pesantren IPNU Karangjambu Maskan menjelaskan, Fasskar jilid dua diikuti 47 peserta yang  berasal anak-anak Desa Karangjambu usia 7-14 tahun dengan jenis lomba yang diujikan yakni pidato, tartil qur'an, adzan, dan hafalan juzz amma.

"Fasskar bertujuan untuk ikut mencerdaskan anak bangsa. Fasskar jilid dua ini sedikit berbeda dengan tahun lalu yakni kali ini mata lomba lebih banyak dan dilaksanakan sore hari," ujarnya kepada NU Online.

Kepala Desa Karangjambu Mualimin menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada IPNU-IPPNU yang telah menggagas ajang Fasskar untuk tahun kedua.

"Menjadi anggota IPNU-IPPNU jangan dianggap sepele. Kalian akan menjadi penerus kami para orang tua. Setelah sukses, jika bukan kalian yang membangun desa ini siapa lagi? tegas Kades.

Sementara Rais NU Karangjambu H Abu Bakar Siddiq mengemukan, lPNU-IPPNU itu berjuang tanpa pamrih, seperti dirinya dulu juga sama seperti kalian. 

"Intinya belajar NU itu jangan dibuat susah dan jangan digampangkan, sebab semua itu pakai ilmu. Berjuang harus melihat keadaan, melihat ke depan dan juga menengok ke belakang barangkali ada bahaya yang datang," ungkapnya.

H Abu Bakar berpesan IPNU-IPPNU mampu menjadi kader muda yang siap meneruskan perjuangan para orang tua. 

"Saya berpesan kepada kalian selagi masih muda yang akan meneruskan perjuangan kami para orang tua di sini, Tafakkaru fi kholqillah wa la tafakkaru fi Dzatillah. Belajarlah dengan ustadz-ustadz yang di sini semuanya, silahkan belajar bagaimana hidup di desa yang guyup rukun," pesannya seraya menukil ayat.

Ajang Fasskar akan menghiasi hari-hari warga Karangjambu hingga 12 Juni 2018 mendatang. Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Desa Karangjambu, Pengurus Nahdlatul Ulama dan Badan Otonom NU Desa Karangjambu, dan para tokoh masyarakat setempat. (Nurkhasan/Muiz)
Ahad 10 Juni 2018 22:30 WIB
Posko Mudik Ansor di Jalur Utama Pulau Dewata
Posko Mudik Ansor di Jalur Utama Pulau Dewata
Ansor Banser di Posko Mudik Jembrana.
Jembrana, NU Online
Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Bali meresmikan Posko Mudik Banser di Kabupaten Jembrana pada Sabtu (9/6). Peresmian ini menjadi titik awal kesiapsiagaan Banser untuk memantau lalu lintas pemudik hingga hari H Lebaran.

Pemusatan Posko Mudik di sepanjang jalan utama di Jembrana, dikarenakan di Kabupaten ini merupakan jalan utama dan pintu keluar masuk Pulau Bali melalui jalur laut, yakni di Pelabuhan Gilimanuk.

Dari laporan yang disampaikan Satkorcab Banser Jembrana, ada tujuh Posko Mudik Banser yang berada di Desa Pekutatan, Medewi, Yehsumbul, Pohsanten, Baluk, Melaya dan Gilimanuk. Ditambah satu lagi Posko Induk Gabungan yang berada di Rumah Makan Madinah Negara.

Bambang Triyanto, kepala Satkorwil Banser Bali,  dalam sambutannya mengingatkan agar Banser dengan ikhlas bisa membantu dan memudahkan para pemudik yang melintas.

"Intinya apa yang bisa kita bantu, kita bantu bagi pemudik, kita berprinsip manusia yang terbaik adalah manusia yang memberikan manfaat bagi orang lain" tegasnya.

Selain penjagaan selama 24 jam, disetiap Posko Banser, Pemudik bisa melepas lelah dengan pijetan gratis oleh anggota Banser. Di Posko juga disediakan tempat istirahat, air minum, kopi dan teh. 

Untuk memudahkan komunikasi antar posko, pelaksanaan Posko Mudik Banser tahun ini didukung oleh Orari Kabupaten Jembarana, yang meminjamkan pesawat orari nya disetiap posko. (Abraham Iboy/Kendi Setiawan)
Ahad 10 Juni 2018 20:0 WIB
Tangkal Radikalisme, IPNU-IPPNU Jombang Gelar Ramadhan Bahagia
Tangkal Radikalisme, IPNU-IPPNU Jombang Gelar Ramadhan Bahagia
Peserta Ramadhan Bahagia IPNU-IPPNU Jombang
Jombang, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur tidak ingin para pelajar di kotanya terindikasi paham radikal.

Hal itu yang menjadi latar belakang PC IPNU-IPPNU di Kota Santri ini menggelar kegiatan Ramadhan Bahagia selama tiga hari, Jumat hingga Ahad (8-10/6) di Islamic Center Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang.

Ketua PC IPNU Jombang Ishomudin Haidar mengatakan, banyak cara yang dilakukan kelompok radikal untuk mengintervensi elemen masyarakat agar juga menjadi bagian dari mereka. Salah satunya adalah dengan menggunakan cara dakwah di berbagai kesempatan yang mayoritas terdapat unsur provokasi.

"Marak sekali dakwah atau paham radikal yang mulai menjalar ke segmen pelajar, makanya peserta kita bentengi dan kita latih dengan kemampuan berdakwah menyebarkan Islam yang ramah sesuai dengan Aswaja An-Nahdliyah," katanya, Ahad (10/6).

Selama kegiatan berlangsung, banyak materi yang disampaikan kepada peserta guna dapat menangkal radikalisme itu. Mulai materi bagaimana berdakwah ala NU hingga penguatan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah diberikan narasumber kepada mereka.

"Tiga hari ini kita maksimalkan, untuk membentengi dan melatih kemampuan mereka dalam berdakwah dan seterusnya. Beberapa narasumber berkompeten kita undang," imbuhnya.

Di antara narasumber yang didatangkan yaitu Ketua Majlis Alumni IPNU Jombang KH Taufiq Abdul Djalil, dai kondang KH Nur Habibillah, Ketua PC LDNU Jombang Aang Fatihul Islam, Ketua PC LTNNU Jombang Ainur Rofiq Al-Amin, salah seorang dai dari 200 dai rekomendasi Kemenag Ustadz Ali Musthofa dan perwakilan Pagar Nusa H Athoillah serta salah satu Pengurus Wilayah (PW) IPPNU Jawa Timur.

Haidar berharap melalui kegiatan ini dapat melahirkan para generasi dai yang dapat menyebarkan sejumlah ajaran Agama Islam yang rahmatan lil alamin.

"Semoga muncul nanti kader-kader dakwah yang mampu menyebarkan Islam rahmatan lil alamin," harap Haidar sapaan akrabnya.

Pantauan di lokasi para peserta mengikuti acara dengan antusias. Kurang lebih dari 74 orang yang berasal dari perwakilan pimpinan anak cabang (PAC) di Kabupaten Jombang menjadi peserta kegiatan ini. (Syamsul Arifin/Muiz)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG