::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Wasekjen PBNU: Jangan Meludahi Sumur Sendiri

Senin, 02 Juli 2018 08:30 Nasional

Bagikan

Wasekjen PBNU: Jangan Meludahi Sumur Sendiri
Ulil Abshar Hadrawi, Wasekjen PBNU (Foto: Ist.)
Bandarlampung, NU Online
Wasekjen PBNU H Ulil Abshar Hadrawi mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya warga NU untuk memanfaatkan media sosial secara positif dan maksimal di era perkembangan informasi teknologi yang sangat pesat saat ini. Hal ini dilakukan dengan aktif memproduksi konten positif untuk memerangi hoaks dan ujaran kebencian yang kian hari kian masif di dunia maya.

Ia memberi contoh beberapa Ramadhan tahun lalu para santri mampu tampil nyata mewarnai media sosial dengan konten positif berupa siaran langsung (live) pengajian Ramadhan yang digelar oleh para kiai di media sosial. Hal ini terbukti ampuh dan menjadi langkah efektif memerangi konten negatif di dunia maya.

"Saat ini peperangan tidak terbatas hanya di dunia nyata saja namun di dunia maya juga terjadi peperangan paham dan ideologi melalui kata-kata. Saat ini realita bisa dibangun dengan kata-kata," ungkapnya saat memaparkan posisi NU di tengah isu-isu nasional terkini dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) Ke-1 NU Lampung di Asrama Haji Lampung, Ahad (1/7).

Ia pun mengimbau warga NU untuk cerdas memilih dan memetakan informasi dan tidak dengan gampangnya membagi informasi yang ada di media sosial.

"Melawan hoaks tidak boleh dengan hoaks. Dengan tidak men-share informasi hoaks juga sudah menjadi langkah melawan hoaks. Apalagi informasi yang didalamnya ada ujaran kebencian terhadap NU dan tokoh-tokohnya," terangnya.

Diibaratkan jika ada warga NU ikut membagikan informasi yang di dalamnya berisi tentang ujaran kebencian atau pun berita bohong dan fitnah terhadap NU, maka ia sama saja telah meludahi sumur sendiri.

"Jangan meludahi sumur sendiri," tegasnya di hadapan seluruh pengurus NU Provinsi Lampung dan pengurus cabang utusan dari 15 Kabupaten/kota. (Muhammad Faizin)