IMG-LOGO
Daerah

Guru NU Diminta Sebarkan Islam Moderat

Selasa 10 Juli 2018 10:0 WIB
Bagikan:
Guru NU Diminta Sebarkan Islam Moderat
foto: ilustrasi
Kendal, NU Online
Keberadaan dan peran tenaga pendidik dinilai amat vital dalam pendidikan karakter bangsa. Karena itu, di tengah maraknya paham dan gerakan liberal, para guru yang berada di bawah naungan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) diminta proaktif menyebarkan paham Islam moderat.
 
Hal itu disampaikan Dewan Pakar Pergunu Kendal yang juga anggota Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) di Undip, H Muzakka, saat halal bi halal PC Pergunu Kendal, Sabtu (7/7), di POndok Modern Selamat Kendal.

“Guru harus menanamkan kepada anak didik Islam yang santun, Islam rahmatal lil’alamin, Islam moderat. Karena hadirnya kaum radikalis saat ini juga banyak dari kalangan intelektual. Bahkan dosen banyak yang terlibat,” kata dia.

Muzakka meminta para guru proaktif mengkampanyekan Islam yang benar, yakni Islam moderat sebagaimana dikembangkan NU. Guru yang tidak mau menyiarkan paham moderat atau malah terlibat dalam model Islam yang lain, lanjut dia, maka sejatinya bukan keluarga Pergunu.

Dia juga mengingatkan dahsyatnya kekuatan media sosial dewasa ini yang disebutnya bisa mengangkat atau menghancurkan siapapun. 

“Di sinilah pentingnya guru Pergunu bisa mengusung ideologi Ahlussunah Waljamaah an-Nahdliyah ke dalam tulisan-tulisannya. Tak hanya itu, bisa juga dalam bentuk tidak tulisan, seperti bisa ceramah-ceramah dan itu bisa diunggah di media sosial,” tukas dia sebagaimana dirilis radarpekalongan.co.id.

Hadir pula pakar Pergunu lainnya, seperti H Raharjo, H Ali Murtadho, serta Wakil Rais PCNU Kendal KH Hasan Hambali. Sementara sebagai pengisi halal bi halal adalah Mustasyar PCNU Kendal yang juga Dosen UIN Walisongo, KH Asro’i Thohir.

PW Pergunu Jateng, H Nur Cholid, mengapresiasi kegiatan halal bi halal PC Pergunu. Hal itu penting untuk meneguhkan ideologi Ahlussunah Waljamaah an-Nahdliyyah.

“Jadi kalau seluruh guru yang ada di ma'arif ini otomatis anggota Pergunu. Tapi anggota Pergunu ini juga mencakup mereka yang berstatus pegawai negeri yang ada di sekolah-sekolah negeri. Mulai dari ustadz, guru TPQ, PAUD, MA, TK dan MI sampai di level perguruan tinggi (PT). Sehingga ini SDM yang ada di NU yang mempunyai potensi cukup bagus,” kata dia.

Sementara itu, Ketua PC Pergunu Kendal, H Mukhamad Umar mengatakan, halal bihalal digelar untuk menyamakan persepsi ihwal haluan Ahlussunah Waljamaah an-Nahdliyyah, yang berkomitmen meningkatkan profesionalisme para guru dan mengajarkan nilai-nilai Aswaja yang mengedepankan Islam yg moderat, toleransi dan rahmatan Lil alamin. 

“Pergunu berusaha menangkal dan menjelaskan segala macam ideologi radikal dan intoleransi kepada para peserta didik dan para guru NU dalam rangka menjaga Pancasila dan NKRI,” kata dia. (Red: Muiz)

Bagikan:
Selasa 10 Juli 2018 23:30 WIB
Anak Kecil Pimpin Tahlil Rayakan Ultah TPQ di Jombang
Anak Kecil Pimpin Tahlil Rayakan Ultah TPQ di Jombang
Ultah pertama TPQ Al Ahsan, Jombang
Jombang, NU Online
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Al-Ahsan Desa Karangan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, memperingati ulang tahun pertama. Peringatan diisi dengan pawai dan pembacaaan tahlil serta mujahadah bersama. Uniknya, semua rangkaian kegiatan tersebut dilakukan oleh anak-anak yang terdaftar sebagai peserta didik TPQ Al-Ahsan.

Ketua Panitia, Khairul Muslimin mengatakan kegiatan tersebut baru pertama kali dilakukan, sehingga panitia ingin membuat kesan ramai dan meriah. Khusus untuk karnaval, pihaknya mengundang semua TPQ yang ada di Desa Karangan supaya bertambah semarak.

"Konsep awal untuk ulang tahun pertama ini memakai konsep pawai dan ditutup dengan doa. Tapi kita buat model baru, yang mimpin tahlil dan mujahadah adalah peserta didik sendiri. Para guru hanya memantau dan mengarahkan saja. Sekalian buat melatih mereka. Ini kan acara mereka maka kita berikan kesempatan mereka untuk tampil," jelasnya, Senin (9/7).

Selain itu, peringatan Ultah pertama juga dilengkapi pembacaan puisi dan terahir ditutup dengan ceramah agama oleh Kiai Solihudin Mahfudz dari Malang, Jawa Timur. Ribuan masyarakat sekitar ikut berdatangan menyaksikan kegiatan ini. Suasana meriah begitu terasa saat karnaval berlangsung. Karnaval dimulai dari SD Negeri 1 Karangan dan berakhir di halaman TPQ Al Ahsan.

"Respons positif dari masyarakat sekitar, mereka merasa terhibur melihat kelucuan anak-anak saat karnaval dan tampil baca puisi," ujar Muslimin.

Muslimin berharap pada masyarakat umum untuk tidak ragu menitipkan anaknya ke TPQ Al-Ahsan. Dengan didampingi para guru yang kompeten, Al-Ahsan berkomitmen membumikan Al-Quran dan menanamkannya dalam memori generasi bangsa.

"Komitmen kita mencetak generasi qurani sebanyak-banyaknya. Daripada anak-anak main handphone dan nonton TV, lebih baik diajak ngaji Al-Qur'an. Itu harapan kami kepada masyarakat luas," tandas Muslimin. (Syarif Abdurrahman/Kendi Setiawan)
Selasa 10 Juli 2018 22:0 WIB
Bantu Warga, Kota Banjar Selenggarakan Isbat Nikah Massal
Bantu Warga, Kota Banjar Selenggarakan Isbat Nikah Massal
Kota Banjar, NU Online
Isbat nikah merupakan program untuk membantu masyarakat, khususnya yang belum mendapatkan buku nikah. Karena bagi masyarakat yang sudah menikah secara agama dan mempunyai anak, tidak bisa membuat akta kelahiran. Buku nikah sangatlah penting.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Kota Banjar, Jawa Barat, H Kaswad, Selasa (10/7). Ia ditemui di ruang kerjanya usai rapat koordinasi pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial tingkat Kota Banjar tahun 2018 terkait isbat nikah.

H Kaswad yang juga Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Banjar mengatakan bahwa pelaksanaan isbat nikah massal ini harus diseleksi terlebih dahulu. Karena ini khusus bagi kedua mempelai dan dapat melengkapi persyaratan. Namun apabila tidak memenuhi persyaratan, tidak bisa dilanjutkan. 

"Kegiatan ini membantu mereka yang membutuhkan,karena kebanyakan tidak mampu. Jadi, kita harus bantu," katanya.

Isbat nikah merupakan rutinitas tahunan yang dilaksanakan Bagian Kesos Kota Banjar. Pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kelancaran acara tersebut. 

"Setelah pelaksanaan isbat nikah, buku nikah langsung diberikan. Begitu pula dengan akta kelahiran. Pelaksanaan kegiatan akan berlangsung Agustus," urainya.

Selanjutnya H Kaswad menyampaikan bahwa seluruh biaya sidang ditanggung Bagian Kesejahteraan Kota Banjar. Sehingga bagi masyarakat yang akan mengikuti kegiatan tinggal melengkapi berkas yang dipersyaratkan. "Acara ini gratis bagi yang mau mengikuti dan memenuhi persyaratan,” tambahnya. 

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Kota Banjar Fakhrurazi mengatakan pihaknya selalu berkomitmen membantu masyarakat. Karena masih ditemukan perempuan hamil di luar pernikahan yang tentu saja tidak tercatat di KUA. "Masih ditemukan. Mereka menikah namun tidak terdaftar," katanya.

Razi juga menyampaikan dengan pernikahan yang tidak terdaftar secara resmi, maka ketika mempunyai anak tidak bisa dibuatkan akta kelahiran. Karena salah satu persyaratan untuk membuat akta kelahiran harus melampirkan buku nikah. 

Salah satu bukti sudah menikah adalah mempunyai akta nikah. “Apabila tidak mempunyai akta, dan ketika mempunyai anak ingin diakui secara hukum, maka tidak bisa,” terangnya. 

Sehingga dengan adanya pelayanan terpadu yang melibatkan Kemenag, KUA dan Dukcapil untuk mengeluarkan buku nikah masyarakat bisa terbantu.

Hadir dalam acara tersebut kepala desa dan lurah, amil, perwakilan amil, serta KUA yang berada di Kota Banjar. (Wahyu Akanam/Ibnu Nawawi)

Selasa 10 Juli 2018 21:0 WIB
Kerja Sama NU Kota Depok dan IT Cermat Berlanjut
Kerja Sama NU Kota Depok dan IT Cermat Berlanjut
Depok, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok, Jawa Barat menerima kunjungan founder information technologi (IT) Cermat, Rahmawati Dzaelani dan rombongan. Kunjunan tersebut untuk memperkuat jalinan kerja sama dalam bidang IT antara IT Cermat dan PCNU Kota Depok.

"Kita bersilaturahim ke Pengurus NU Depok. Kita ingin meneruskan kerja sama yang sebelumnya telah mengadakan Pelatihan digital marketing dan bisnis online. Untuk tahapan selanjutnya, lebih pada materi penguatan," kata Rahmawati  di Kantor PCNU Depok, Kalimulya, Cilodong. 

Menurut Rahmawati pelatihan digital marketing dan bisnis online sangat penting saat ini. Terlebih pada saat ini masyarakat sudah biasa memanfaatkan handphone untuk mengakses internet.

"Kita berharap agar masyarakat lebih banyak memanfaatkan Hp dan internet dalam bisnis. Dengan kata lain, bisa memanfaatkan internet secara produktif dan sehat," paparnya.

Ketua PCNU Kota Depok KH Raden Salamun Adiningrat menyambut baik adanya kerja sama dengan IT Cermat. Dirinya berharap agar banyak kader NU yang lebih dalam menguasai IT. Apalagi, dalam kerja sama selama ini sangat baik seperti dalam teknisnya sangat mudah.

"Kita  berharap bisa meng-upgrade IT bagi kader NU. Apalagi, selama ini banyak kader NU bergerak di bidang dakwah dan pendidikan. Semoga dengan adanya penguasaan IT dakwahnya lebih ekspansif dan mengepakkan sayap bisnisnya lewat digital marketing," tandasnya. (Aan Humaidi/Kendi Setiawan)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG