IMG-LOGO
Daerah

Perangi Hoaks, Generasi Muda NU Lampung Tengah Ngaji Desain Grafis

Selasa 10 Juli 2018 17:0 WIB
Bagikan:
Perangi Hoaks, Generasi Muda NU Lampung Tengah Ngaji Desain Grafis
Ngaji Desain (Ilustrasi: Andika Wijaya)
Lampung Tengah, NU Online
Mengambil tempat di Kantor PCNU Kabupaten Lampung Tengah, sejumlah kader Ansor, PMII, IPNU, IPPNU dan Santri Kabupaten Lampung Tengah mengikuti kegiatan Ngaji Desain Grafis, Senin (9/7) malam. Ngaji Desain Grafis yang juga diikuti oleh para santri dari luar Kabupaten Lampung Tengah ini diikuti oleh 76 peserta.

Ketua panitia pelaksana, H Hisyamudin mengatakan, Ngaji Desain Grafis ini tidak hanya digelar sekali saja, namun akan dilaksanakan secara berkala hingga para peserta mampu mengenal dasar-dasar desain grafis serta dapat mempraktikkan ilmu yang telah didapat setelah mengikuti ngaji tersebut.

“Ngaji Desain ini dibimbing oleh pemateri Andika Wijaya dari PW GP Ansor Lampung. Peserta diajarkan menginstal salah satu aplikasi desain grafis Photoshop dan pengenalan sejumlah komponen di dalamnya. Selanjutnya, materi pengoperasian Photoshop dan membuat desain grafis yang berlangsung lebih kurang 5 jam,” jelas Kepala Pondok Pesantren Darusa'adah Lampung Tengah yang akrab disapa Gus Hisyam ini.

Ngaji ini menurut Gus Hisyam merupakan jawaban atas pentingnya penguasaan desain grafis di era digital saat ini untuk syi’ar di dunia maya khususnya di media sosial. Penguasaan terhadap teknologi informasi dan komunikasi memang sangat dibutuhkan oleh para pemuda khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama untuk menangkal hoaks dan ujaran kebencian yang saat ini semakin merajalela di media sosial.

“Kita perlu kader-kader muda yang kreatif untuk mendesain konten-konten visual grafis yang menyejukkan dan menarik untuk di-share ke berbagai platform media sosial,” ujar Gus Hisyam melalui keterangan tertulis kepada NU Online.

Untuk memotivasi para generasi muda NU yang memiliki talenta dan tertarik dalam dunia grafis, pada ngaji tersebut juga dirancang kompetisi mendesain poster, meme dan berbagai bentuk konten visual grafis media sosial.

“Generasi muda harus aktif memerangi hoaks dengan kreatifitas konten medsos. Karena saat ini sangat marak yang ingin menjatuhkan Nahdlatul Ulama melalui ujaran kebencian di dunia maya,” ungkap Gus Hisyam yang juga pencetus dari kegiatan Ngaji Desain Grafis bersama Andika Wijaya.

Inisiatif Ngaji Desain Grafis ini mendapat sambutan positif dari PCNU Lampung Tengah dan segenap Badan Otonom NU khususnya PC GP Ansor Kabupaten Lampung Tengah. Menurut Ketua Ansor Lampung Tengah Saryono, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut, Ngaji Desain Grafis ini akan menjadi salah satu program unggulan Ansor Lampung Tengah. (Red: Muhammad Faizin)
Bagikan:
Selasa 10 Juli 2018 23:30 WIB
Anak Kecil Pimpin Tahlil Rayakan Ultah TPQ di Jombang
Anak Kecil Pimpin Tahlil Rayakan Ultah TPQ di Jombang
Ultah pertama TPQ Al Ahsan, Jombang
Jombang, NU Online
Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Al-Ahsan Desa Karangan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, memperingati ulang tahun pertama. Peringatan diisi dengan pawai dan pembacaaan tahlil serta mujahadah bersama. Uniknya, semua rangkaian kegiatan tersebut dilakukan oleh anak-anak yang terdaftar sebagai peserta didik TPQ Al-Ahsan.

Ketua Panitia, Khairul Muslimin mengatakan kegiatan tersebut baru pertama kali dilakukan, sehingga panitia ingin membuat kesan ramai dan meriah. Khusus untuk karnaval, pihaknya mengundang semua TPQ yang ada di Desa Karangan supaya bertambah semarak.

"Konsep awal untuk ulang tahun pertama ini memakai konsep pawai dan ditutup dengan doa. Tapi kita buat model baru, yang mimpin tahlil dan mujahadah adalah peserta didik sendiri. Para guru hanya memantau dan mengarahkan saja. Sekalian buat melatih mereka. Ini kan acara mereka maka kita berikan kesempatan mereka untuk tampil," jelasnya, Senin (9/7).

Selain itu, peringatan Ultah pertama juga dilengkapi pembacaan puisi dan terahir ditutup dengan ceramah agama oleh Kiai Solihudin Mahfudz dari Malang, Jawa Timur. Ribuan masyarakat sekitar ikut berdatangan menyaksikan kegiatan ini. Suasana meriah begitu terasa saat karnaval berlangsung. Karnaval dimulai dari SD Negeri 1 Karangan dan berakhir di halaman TPQ Al Ahsan.

"Respons positif dari masyarakat sekitar, mereka merasa terhibur melihat kelucuan anak-anak saat karnaval dan tampil baca puisi," ujar Muslimin.

Muslimin berharap pada masyarakat umum untuk tidak ragu menitipkan anaknya ke TPQ Al-Ahsan. Dengan didampingi para guru yang kompeten, Al-Ahsan berkomitmen membumikan Al-Quran dan menanamkannya dalam memori generasi bangsa.

"Komitmen kita mencetak generasi qurani sebanyak-banyaknya. Daripada anak-anak main handphone dan nonton TV, lebih baik diajak ngaji Al-Qur'an. Itu harapan kami kepada masyarakat luas," tandas Muslimin. (Syarif Abdurrahman/Kendi Setiawan)
Selasa 10 Juli 2018 22:0 WIB
Bantu Warga, Kota Banjar Selenggarakan Isbat Nikah Massal
Bantu Warga, Kota Banjar Selenggarakan Isbat Nikah Massal
Kota Banjar, NU Online
Isbat nikah merupakan program untuk membantu masyarakat, khususnya yang belum mendapatkan buku nikah. Karena bagi masyarakat yang sudah menikah secara agama dan mempunyai anak, tidak bisa membuat akta kelahiran. Buku nikah sangatlah penting.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Kota Banjar, Jawa Barat, H Kaswad, Selasa (10/7). Ia ditemui di ruang kerjanya usai rapat koordinasi pelayanan dan rehabilitasi kesejahteraan sosial tingkat Kota Banjar tahun 2018 terkait isbat nikah.

H Kaswad yang juga Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Banjar mengatakan bahwa pelaksanaan isbat nikah massal ini harus diseleksi terlebih dahulu. Karena ini khusus bagi kedua mempelai dan dapat melengkapi persyaratan. Namun apabila tidak memenuhi persyaratan, tidak bisa dilanjutkan. 

"Kegiatan ini membantu mereka yang membutuhkan,karena kebanyakan tidak mampu. Jadi, kita harus bantu," katanya.

Isbat nikah merupakan rutinitas tahunan yang dilaksanakan Bagian Kesos Kota Banjar. Pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kelancaran acara tersebut. 

"Setelah pelaksanaan isbat nikah, buku nikah langsung diberikan. Begitu pula dengan akta kelahiran. Pelaksanaan kegiatan akan berlangsung Agustus," urainya.

Selanjutnya H Kaswad menyampaikan bahwa seluruh biaya sidang ditanggung Bagian Kesejahteraan Kota Banjar. Sehingga bagi masyarakat yang akan mengikuti kegiatan tinggal melengkapi berkas yang dipersyaratkan. "Acara ini gratis bagi yang mau mengikuti dan memenuhi persyaratan,” tambahnya. 

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Kota Banjar Fakhrurazi mengatakan pihaknya selalu berkomitmen membantu masyarakat. Karena masih ditemukan perempuan hamil di luar pernikahan yang tentu saja tidak tercatat di KUA. "Masih ditemukan. Mereka menikah namun tidak terdaftar," katanya.

Razi juga menyampaikan dengan pernikahan yang tidak terdaftar secara resmi, maka ketika mempunyai anak tidak bisa dibuatkan akta kelahiran. Karena salah satu persyaratan untuk membuat akta kelahiran harus melampirkan buku nikah. 

Salah satu bukti sudah menikah adalah mempunyai akta nikah. “Apabila tidak mempunyai akta, dan ketika mempunyai anak ingin diakui secara hukum, maka tidak bisa,” terangnya. 

Sehingga dengan adanya pelayanan terpadu yang melibatkan Kemenag, KUA dan Dukcapil untuk mengeluarkan buku nikah masyarakat bisa terbantu.

Hadir dalam acara tersebut kepala desa dan lurah, amil, perwakilan amil, serta KUA yang berada di Kota Banjar. (Wahyu Akanam/Ibnu Nawawi)

Selasa 10 Juli 2018 21:0 WIB
Kerja Sama NU Kota Depok dan IT Cermat Berlanjut
Kerja Sama NU Kota Depok dan IT Cermat Berlanjut
Depok, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Depok, Jawa Barat menerima kunjungan founder information technologi (IT) Cermat, Rahmawati Dzaelani dan rombongan. Kunjunan tersebut untuk memperkuat jalinan kerja sama dalam bidang IT antara IT Cermat dan PCNU Kota Depok.

"Kita bersilaturahim ke Pengurus NU Depok. Kita ingin meneruskan kerja sama yang sebelumnya telah mengadakan Pelatihan digital marketing dan bisnis online. Untuk tahapan selanjutnya, lebih pada materi penguatan," kata Rahmawati  di Kantor PCNU Depok, Kalimulya, Cilodong. 

Menurut Rahmawati pelatihan digital marketing dan bisnis online sangat penting saat ini. Terlebih pada saat ini masyarakat sudah biasa memanfaatkan handphone untuk mengakses internet.

"Kita berharap agar masyarakat lebih banyak memanfaatkan Hp dan internet dalam bisnis. Dengan kata lain, bisa memanfaatkan internet secara produktif dan sehat," paparnya.

Ketua PCNU Kota Depok KH Raden Salamun Adiningrat menyambut baik adanya kerja sama dengan IT Cermat. Dirinya berharap agar banyak kader NU yang lebih dalam menguasai IT. Apalagi, dalam kerja sama selama ini sangat baik seperti dalam teknisnya sangat mudah.

"Kita  berharap bisa meng-upgrade IT bagi kader NU. Apalagi, selama ini banyak kader NU bergerak di bidang dakwah dan pendidikan. Semoga dengan adanya penguasaan IT dakwahnya lebih ekspansif dan mengepakkan sayap bisnisnya lewat digital marketing," tandasnya. (Aan Humaidi/Kendi Setiawan)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG