IMG-LOGO
Nasional

Masjid Wakaf NU di Karawang Diresmikan

Rabu 8 Agustus 2018 22:20 WIB
Bagikan:
Masjid Wakaf NU di Karawang Diresmikan
Ketua PBNU KH Abdul Manan Ghani pada peresmian Assobary Annahdiyah Karawang
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan peresmian Masjid Assobary Annahdiyah di Perumahan KGV 2 Pinayungan Kecamatan Teluk Jambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/8). Pembangunan masjid merupakan wakaf dari PT Cita Nusa yang dikerjasamakan dengan PBNU.

Ketua PBNU KH Abdul Manan Ghani mengatakan bahwa keberadaan masjid sangat penting dan setrategis dalam pembinaan umat, karen masjid adalah alamatnya umat. 

"Masjid itu rumah Allah di bumi. Siapa yang memakmurkannya disaksikan sebagai orang yang beriman dan pasti Allah memberikan kepadanya kemuliaan," katanya saat dihubungi NU Online dari Jakarta.

Ia berharap kepada pengurus NU Karawang, khususnya MWCNU Teluk Jambe Timur dapat memakmurkan masjid yang telah dibangun dan diresmikan penggunannya.

Komisaris PT Cita Nusa, H Eman Suryaman menambahkan nilai wakaf masjid tersebut sebesar 2,5 miliar rupiah. 

"Selain untuk pembangunan masjid, PT Cita Nusa membangun Kantor MWCNU Teluk Jambe Timur dan rumah yatim, masing-masing senilai 500 juta rupiah," ujar pria yang juga Ketua PBNU Bidang Ekonomi ini. (Kendi Setiawan)

Bagikan:
Rabu 8 Agustus 2018 23:15 WIB
NU PEDULI GEMPA LOMBOK
NU Terus Dampingi Warga Terdampak Gempa Lombok
NU Terus Dampingi Warga Terdampak Gempa Lombok
Reruntuhan akibat gempa Lombok
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui NU Peduli Gempa Lombok terus melakukan penyaluran bantuan dan pendampingan warga di beberapa lokasi di terdampak gempa Lombok, NTB.

Sekretaris Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) PBNU, Yayah Ruchyati mengatakan saat ini telah dibuka enam Pos NU Peduli. Keenam titik posko adalah Pos NU Peduli 1 di Dusun Medas, Desa Obel-obel, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur; Pos NU Peduli 2 di Dusun Bawaknao, Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur; Pos NU Peduli 3 di Desa Batukumbang Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.

Berikutnya, Pos NU Peduli 4 di Dusun Terengan Lauq, Desa Pemenang, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara; Pos NU Peduli 5 di Dusun Monggal, Kecamatan Gangga, Lombok Utara; dan Pos NU Peduli 6 di Desa Kekait, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.

“Tapi mengingat banyak sekali penyintas yang memerlukan tempat pengungsian, kami berkoordinasi dengan PCNU untuk membuat pos-pos yang lebih kecil jumlah pengungsinya,” terangnya, Rabu (8/8) malam.

Ia kembali menyebut kebutuhan terpal masih menjadi kebutuhan utama. "Karena stok di Mataram dan sekitarnya sudah habis dan harus memesan dari luar NTB," katanya.

Sementara itu Sekretaris NU Care-LAZISNU NTB, Refreandi menuturkan, hari ini dilakukan penyaluran bantuan untuk warga terdampak gempa dipengungsian Desa Ranjok Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat. Refreandi menambahkan NU adalah organisasi pertama yang masuk dan memberikan bantuan di Desa Penimbung.

Kesadaran untuk membantu warga terdampak gempa Lombok datang dari berbagai kalangan di bawah NU. Sejumlah komponen NU melakukan penggalangan bantuan. Sesuai instruksi PBNU, Selasa (7/8), hasil penggalangan bantuan tersebut dilaporkan dan disalurkan melalui NU Care-LAZISNU. (Kendi Setiawan)

Rabu 8 Agustus 2018 21:15 WIB
Sambut Kemah Pramuka Santri, Kemenag: Tebar Kedamaian
Sambut Kemah Pramuka Santri, Kemenag: Tebar Kedamaian
Jakarta, NU Online
Setelah melewati berbagai tahapan persiapan, panitia Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan siap menggelar Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) V 2018. Kegiatan diadakan di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayuti-Musa, Muaro Jambi, Jambi, 1 hingga 7 Oktober.

Direktur PD Pontren Ahmad Zayadi mengatakan bahwa status dari kegiatan PPSN tahun ini adalah bagian dari peringatan Hari Santri 2018 yang akan di-launching Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (10/8) mendatang.

“Karena rangkaian dari Hari Santri 2018, maka tema PPSN V juga menjadi sub tema dari hari santri yang bertajuk ‘Bersama Santri Damailah Negeri’,” kata Zayadi, Rabu (8/8). Sehingga tema Kemah Pramuka Santri berjudul ‘Pramuka Santri Menebar Kedamaian untuk Indonesia yang kuat dan Berkarakter’, lanjutnya di kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. 

Melalui momentum PPSN, Zayadi menyatakan ingin mengenalkan kepada masyarakat luas tentang ciri khas keunggulan pramuka pesantren beserta tradisinya. Sehingga nanti dalam pelaksanaan perkemahan tercermin kegiatan yang khas ala pesantren. “Rangkaian kegiatan PPSN 2018 memuat seremonial, mental spiritual, teknik kepramukaan, iptek, kesakaan, petualangan, wawasan, keterampilan, seni budaya, prestasi, bakti, kegiatan pinkondan dan bindamping,” paparnya.

Pihak panitia juga menginformasikan hasil koordinasi dengan Kanwil Kemenag Jambi dan Pemda Muaro Jambi yang sudah menyatakan siap untuk melaksanakan PPSN yang diadakan wilayahnya. “PPSN bukan semata-mata kegiatan Direktorat, tapi kegiatan kementerian, karena itu kita harus bertanggungjawab secara penuh, yaitu dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan,” tegas Zayadi.

Zayadi menambahkan bahwa Kemenag selama ini sudah berpengalaman empat kali menggelar PPSN, sedangkan ini adalah yang ke-5. “Dengan modal pengalaman itu, kita berharap penyelenggaraan ini semakin baik. Kita optimis karena pengalaman empat PPSN sebelumnya,” yakinnya. (M Zidni Nafi’/Ibnu Nawawi)
Rabu 8 Agustus 2018 21:5 WIB
Kemnaker Turut Bantu Warga Terdampak Gempa Lombok
Kemnaker Turut Bantu Warga Terdampak Gempa Lombok
Jakarta, NU Online
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus melakukan penggalangan dana dan bantuan untuk membantu korban gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu. Penggalangan dana ini dilakukan dengan melibatkan pegawai di lingkungan Kemnaker dan masyarakat umum.

“Kita mengimbau kepada pegawai Kemnaker dan masyarakat umum agar ikut memberikan bantuan untuk meringankan saudara-saudara kita yang sedang ditimpa musibah gempa bumi di Lombok  dan sekitarnya," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hery Sudarmanto dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker pada Rabu (8/8).

Sekjen Hery mengatakan selain berupa uang, pegawai kemnaker dan masyarakat umum diharapkan juga dapat menyumbangkan barang-barang yang menjadi kebutuhan mendesak seperti pakaian layak pakai, pembalut, dan obat-obatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

"Berapa pun nominal sumbangan dan barang-barang yang diberikan, pastinya akan sangat membantu meringankan kesulitan yang saat ini sedang dialami masyarakat di Lombok," tutur Sekjen Hery.

Selain mengirimkan bantuan langsung para pegawai Kemnaker dan masyarakat juga bisa mengirimkan sumbangannya ke Kantor Kemnaker di Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 51 Jakarta Selatan. 

"Sumbangan paling lambat kami terima hingga tanggal 10 Agustus 2018," ujar Sekjen Hery.

Sementara itu, Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker Bambang Satrio Lelono menambahkan bahwa Kemnaker melalui Balai Latihan Kerja  (BLK) Lombok Timur telah menyalurkan bantuan kepada para korban gempa bumi di Lombok.

"Sebagai langkah awal kita sudah bergerak cepat dengan mendatangi dan memberikan bantuan kepada para korban. Namun kita juga masih membutuhkan banyak bantuan tambahan bagi yang membutuhkan di sana,” kata Dirjen Bambang Satrio

Bagi masyarakat yang ingin ikut serta meringankan kesulitan saudara-saudara kita di Lombok, bisa mengirimkan bantuan ke Posko Peduli Gempa Lombok di Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Timur, Jalan Ramban Blak, Lenek Daya, Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat atau bisa melalui Bank Mandiri BLK Lotim Rolib dengan nomor rekening 1610003630311. (Red: Kendi Setiawan)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG