IMG-LOGO
Daerah

Rukyat Hilal Awal Dzulhijjah, LFNU Jombang Libatkan Siswa

Senin 13 Agustus 2018 7:0 WIB
Bagikan:
Rukyat Hilal Awal Dzulhijjah, LFNU Jombang Libatkan Siswa
Kegiatan Rukyatul Hilal LFNU Jombang
Jombang, NU Online
Pengurus Cabang (PC) Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jombang, Jawa Timur menggelar rukyatul hilal menentukan 1 Dzulhijjah 1439, Ahad (12/8). 

Kegiatan LFNU Jombang melibatkan sejumlah siswa, di antaranya perwakilan dari MA Mambaul Maarif Denanyar, MAN 1 Jombang juga beberapa siswa MA Bani Fatah Tambakberas.

Ketua PC LFNU Jombang Moh Mujazun mengungkapkan, mayoritas dari semua siswa yang turut menyaksikan proses rukyatul hilal adalah kader Hisab Rukyah yang sudah dilatih sebelumnya.

"Hilal menjelang tanggal 1 Dzulhijjah tahun ini sangat bagus untuk mempraktikkan hasil perhitungan karena ketinggian hilal yang mencapai 12° lebih," ujarnya.

Rukyatul hilal yang dilakukan di Lantai 3 Masjid Jami' Denanyar Jombang ini merupakan imbauan dari Pengurus LF PBNU kepada segenap Pengurus LFNU se Indonesia. "Dan Alhamdulillah, kita berhasil melihat hilal pada ketinggian hilal mulai dri 9° sampai dengan 4° oleh segenap peserta rukyat," tuturnya.

Dikatakan Mujazun, pertama hilal terlihat dengan mata telanjang oleh siswa Madrasah Aliyah (MA) Mambaul Maarif bernama Fathhurrohman, lalu disusul dengan teramąti dengan telescop.

"Untuk itu, berdasarkan hasil rukyah tersebut, maka 1 Dzulhijjah 1439 jatuh pada hari Senin 13 Agustus 2018. Dan tanggal 10 Dzulhijjah 1439 jatuh pada hari Rabu 22 Agustus 2018," jelasnya. (Syamsul Arifin/Muiz)
Bagikan:
Senin 13 Agustus 2018 23:30 WIB
Ikabemjo Juga Galang Dana untuk Bantu Lombok
Ikabemjo Juga Galang Dana untuk Bantu Lombok
Ikabemjo galang dana untuk lombok
Jombang, NU Online
Bencana alam gempa bumi yang terjadi di Lombok beberapa hari lalu masih terus memantik perhatian beragam elemen masyarakat di Jombang, Jawa Timur. Kini sejumlah mahasiswa di berbagai kampus yang tergabung di Ikatan Badan Eksekutif Mahasiswa Jombang (Ikabemjo).

Pengurus Ikabemjo menyebar di beberapa titik untuk menggalang dana dengan memanfaatkan donasi para pengguna jalan. "Di antaranya di Kebon Rojo, Keplak Sari, juga di Mojoagung," kata Ketua Ikabemjo Kurnia Ilahi kepada NU Online, Senin (13/8).

Aksi kemanusiaan yang dilakukan sejak Jumat hingga Ahad (10-12/8) ini berjalan sesuai harapan, jutaan rupiah juga berhasil mereka kumpulkan. "Alhmdulilah berkat kerja sama teman-teman di masing-masing kampus yang ada Jombang dalam jangka waktu 3 hari, Ikabemjo bisa mengumpulkan uang sekitar 5 juta," ujarnya.

Ia memaparkan, hasil dari penggalamgan itu mereka salurkan kepada korban sekaligus keluarga korban gempa Lombok melalui beberapa mahasiswa asal Lombok yang sedang berkuliah di Jombang. Mereka (mahasiswa Lombok) akan menyerahkan donasi tersebut secara langsung kepada korban dan keluarga korban.

"Untuk penyetoran dana kita serahkan langsung kepada mahasiswa asli Lombok yang langsung menyalurkan ke lokasi. Senin seluruh donasi kita serahkan kepada mereka," ucap mahasiswa asal STIT-UW Jombang ini.

Sepanjang melakukan aksi sosial, ia mengaku banyak hal penting yang diperolehnya. Tak semata sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, namun juga kesolidan antara pengurus Ikabemjo semakin terjalin dengan erat.

"Kita bisa lebih erat lagi dalam menjalin kerja sama antara BEM se-Jombang," tuturnya. (Syamsul Arifin/Muiz)
Senin 13 Agustus 2018 22:45 WIB
Sejumlah Pengasuh Pesantren di Bangkalan Meriahkan Gerak Jalan
Sejumlah Pengasuh Pesantren di Bangkalan Meriahkan Gerak Jalan
Bangkalan, NU Online
Forum Komunikasi Pengasuh Pesantren (FKPP) se-Kecamatan Konang, Bangkalan, Jawa Timur menggelar gerak jalan bersama seluruh elemen pendidikan Islam. Hal ini sebagai wujud kecintaan santri terhadap Tanah Air.

Gerak jalan dilepas KH Ali Wahdin Ibrohim selaku pengasuh Pondok Pesantren Al-Ibrahimy didampingi beberapa kiai pesantren lain. Terlihat juga Kiai Margono selaku ketua FKDT Konang dan kiai sepuh lain yang turut mendukung acara ini.

Kiai Ali Wahdin Ibrohim yang juga mantan Ketua DPRD Bangkalan menyampaikan rasa haru dan bangga. “Karena hari ini, pesantren, madrasah diniyah dan lapisan pesantren lain dapat bersatu dan lebih memiliki ikatan ukhuwah yang kuat antarpesantren,” katanya, Senin (13/8).

Sedangkan panitia mengungkapkan bahwa keikutsertaan para santri pada gerak jalan sebagai bentuk kecintaan terhadap Indonesia “Acara ini sebagai bukti bahwa santri sangatlah cinta tanah air, sebagai salah satu wujud cinta kepada bangsa dan negara,” kata Asru selaku panitia.

Gerak jalan diikuti dua ratus lebih regu yang dimulai sejak pagi dan didukung oleh FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Ta'miliyah) Kecamatan Konang. Bergabung pula kontingen dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Konang. 

Kegiatan diadakan murni acara swadaya masyarakat, khususnya lapisan pesantren. “Karena selama ini pesantren jarang dilibatkan dalam acara yang digelar di kecamatan,” ungkap Kumbri selaku Ketua Panitia HUT ke-73 RI.

Peserta gerak jalan terdiri dari beberapa kategori, yakni kategori satu yakni kalangan santri MI, SDI dan Madin. Kategori dua adalah santri dari MTs dan SMP swasta yang ada di bawah naungan yayasan pesantren serta kategori tiga yaitu santri tingkat SLTA dan umum. (Luthfi Riadi/Ibnu Nawawi)

Senin 13 Agustus 2018 22:30 WIB
Perkuat Aswaja di Kampus, Unisnu Jepara Study Banding ke Unisma
Perkuat Aswaja di Kampus, Unisnu Jepara Study Banding ke Unisma
Study banding Unisnu Jepara ke Unisma Malang
Jepara, NU Online
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kajian Aswaja Universitas Islam Nahdhatul Ulama (Unisnu) Jepara melakukan studi banding dan kerjasama dengan Universitas Islam Malang (Unisma) Malang, Sabtu (11/8).  Kunjungan ke Malang dalam upaya memperkuat aplikasi nilai-nilai Aswaja  dalam kehidupan di kampus. 

Demikian diungkapkan Wakil rektor 1 Unisma Akhirin Ali di hadapan Civitas akademika Unisma dan diterima langsung di ruang Abu Bakar oleh Rektor Unisma, Wakil Rektor 1 Unisma, Kepala Pusat Kajian Aswaja Unisma, dan Kepala LPPM Unisma. 

"Rombongan Unisnu ke Unisma dalam rangka kula’an dan ngangsu kaweruh terutama bagaimana aplikasi nilai-nilai Aswaja dalam kehidupan di kampus," ujar Akhirin Ali. 

Seperti rilis yang diterima NU Online, ikut serta dalam kegiatan tersebut, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik   KH Akhirin Ali, Kepala UPT Aswaja Adi Sucipto, dan beberapa staff peneliti UPT Kajian Aswaja NU. 

Dalam sambutan penerimaan Rektor Unisma H Masykuri mengatakan bahwa antara Unisma dan Unisnu Jepara memiliki kesamaan nasab, yaitu sama-sama keturunan dari Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari. 

Usai ramah tamah dengan jajaran Pimpinan Unisma, rombongan kemudian dibagi beberapa kelompok untuk melakukan kunjungan ke beberapa unit antara lain ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Mayarakat (LPPM),  bagian Kurikulum dan Silabus, ke Lembaga Pengkajian Islam dan Keaswajaan Unisma. 

"Ada banyak peluang kerjasama dan hal-hal yang perlu diimitasi dan dimodifikasi yang didapatkan dari studi banding ini,” ujar Kepala UPT Kajian Aswaja Unisnu Jepara Sucipto. (Red: Muis
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG