IMG-LOGO
Daerah

Kapolsek Juga Ingatkan Peserta Lakmud Bahaya Radikalisme


Senin 3 September 2018 22:00 WIB
Bagikan:
Kapolsek Juga Ingatkan Peserta Lakmud Bahaya Radikalisme
Cilacap, NU Online
Sebagai organisasi yang barafiliasi pada organisasi induk, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) haruslah melahirkan kader yang nantinya melanjutkan khidmat di NU. 

Hal tersebut yang ingin diraih Pimpinan Anak Cabang IPNU IPPNU Kecamatan Keseugihan, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka menyelenggarakan kaderisasi formal yaitu Latihan Kader Muda atau Lakmud sejak Jumat hingga Ahad (31/8-2/9).

Kegiatan ini diikuti utusan dari setiap kepengurusan ranting maupun anak cabang dari luar Kesugihan dan dipusatkan di MI 01 Yabaki.

“Pengkaderan sangatlah vital bagi organisasi, karenanya diharapkan Lakmud nantinya menghasilkan kader yang militan dalam menggerakan roda organisasi,” kata Muhammad Musyafa, Ahad (2/9). 

Ketua PAC IPNU Kesugihan ini mengemukakan Lakmud bertujuan menghasilkan kader yang lebih berkualitas, sesuai dengan tema kegiatan yakni merajut militansi dalam progresivitas kaderisasi. 

“Para peserta nantinya diharapkan menjadi kader yang berjiwa militan dan kader yang siap menggerakan organisasi, tidak lagi digerakan atau hanya sebagai pengikut,” ungkap Gus Mumu, sapaan akrabnya.

Saat pembukaan acara, peserta juganmengikuti kuliah umum tentang mencegah masuknya paham radikal. Salah seorang narasumber adalah AKBP Asep Kusnadi, selaku Kepala Polsek Kecamatan Kesugihan. 

Dia mengatakan bahwa sudah banyak para pemuda khususnya pelajar yang terpengaruh paham radikalisme. “Mereka para pemuda berkeyakinan bahwa Pancasila sudah tidak relevan lagi diterapkan di Indonesia,” ungkapnya.

Dirinya mengingatkan Pancasila bukanlah agama. “Jadi sangatlah salah mereka yang mengatakan Pancasila tidak islami, karena bisa masuk di setiap agama, termasuk Islam, bahkan Pancasila adalah paham kenegaraan yang sangat islamis,” kata polisi kelahiran Kota Kuningan itu.

Dalam data pengurus, Kesugihan terakhir kali mengadakan acara Lakmud tahun 1994. Dua puluh tahun lebih, kawasan ini vakum dalam hal pendidikan kaderisasi.

“Walaupun acara ini adalah yang pertama setelah sekian lama, diharapkan para alumni pelatihan bisa melanjutkan hal serupa di kemudian hari,” kata Gus Mumu. Sehingga regenerasi organisasi tidak akan mati seperti dahulu, lanjutnya.

Kegiatan juga dihadiri pengurus dan intstruktur dari Pimpinan Wilayah IPNU IPPNU Jawa Tengah. Pada kesempatan tersebut diucapkan janji suci Panca Satya, atau lima janji yang harus dilaksanakan setelah Lakmud. (Dyaz/Ibnu Nawawi)
 

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG