IMG-LOGO
Daerah

IPNU-IPPNU Wanasari Gelar School of Nasionalism Student

Selasa 4 September 2018 22:0 WIB
Bagikan:
IPNU-IPPNU Wanasari Gelar School of Nasionalism Student
IPNU-IPPNU Wanasari Brebes gelar kegiatan
Brebes, NU Online
Sebagai upaya membangun jiwa nasionalisme dan patriotisme di kalangan pelajar, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Wanasari, Brebes menggelar School of Nasionalism Student. 

Peserta merupakan perwakilan dari pelajar SMP/MTS dan SMA/MA/SMK Negeri dan swasta se Kecamatan Wanasari di Aula Kantor Kecamatan setempat, Sabtu-Senin (1-3/9).

Ketua Panitia School Of Nasionalism Student Septa Maulana menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun pelajar berjiwa nasionalisme cinta tanah air. "Karena pelajar adalah pilar yang paling berharga yang nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan yang akan datang. Bila ingin kokoh, maka harus dibangun jiwa nasionalismenya sejak dini," ujarnya.

Dengan mengusung tema Dari Pelajar, Untuk Agama, Bangsa dan Negeri diikuti 120 pelajar. 

Ketua PAC IPNU Wanasari Edi Purwanto menambahkan, generasi muda sebagai penerus tonggak kepemimpinan bangsa merupakan kaum intelektual, agent of change, dan agent of social control. 

"Generasi muda harus mampu memimpin diri sendiri seperti hidup disiplin terhadap tugas dan kewajibannya, juga harus mampu mempengaruhi diri untuk tetap menjaga moral, kejujuran, aspek sosial dengan tetap berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945," tegas Edi.

Selain itu, lanjutnya, setelah mampu memimpin diri sendiri kemudian memipin organisasi. Juga harus memiliki wawsan dan prestasi yang membanggakan sehingga masyarakat percaya pada generasi milenial. 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Brebes Dwi Satrio menegaskan, maju tidaknya bangsa ini sangat bergantung pada generasi muda sekarang. Karena di bahu pemudalah terpikul beban berat dan tantangan bangsa NKRI. 

School Of Nasionalism Student dibuka Sekretaris Camat Wanasari Ukristo dengan mengalungkan tanda peserta. 

Dalam sambutannya, dia mengaku bangga ada pemuda yang aktif ikut serta dalam membangun pelajar patriot. Sebab di zaman now, globalisasi yang semuanya sudah canggih ada kemungkinan rasa nasionalisme dan patritisme terkikis. 

Namun dengan adanya kegiatan penanaman nasionalisme dan patriotisme ada harapan cerah kalau Indonesia dan NKRI tetap ada dan dijunjung tinggi. (Wasdiun/Muiz)
Bagikan:
Selasa 4 September 2018 23:0 WIB
Gali Potensi, Ansor Wanasari Gelar Madrasah Jurnalistik
Gali Potensi, Ansor Wanasari Gelar Madrasah Jurnalistik
Ansor Wanasari Brebes gelar sekolah desain grafis
Brebes, NU Online
Sebagai upaya menggali potensi kader Ansor dalam bidang desain grafis, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes menggelar Madrasah Jurnalistik Desain Grafis

Masih minimnya kader Ansor yang menguasai desain grafis menjadi dasar diselenggarakannya acara tersebut dengan mengajak peserta untuk bersungguh-sungguh mendalami desain grafis.

"Kami ingin ada kader Ansor yang menguasai desain grafis," ucap Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Wanasari Bayu, saat membuka acara di SMK Ma'rif NU Wanasari, Senin (3/9) malam.

Menurut Bayu, madrasah desain grafis yang mengambil tema Kreativitas Tunjang Syiar Nahdliyah digelar untuk memberikan dasar dalam hal desain grafis. Sehingga ke depannya kader-kader Ansor akan mampu memahami desain secara lebih baik dan mapan. 

Bayu menandaskan, setelah selesai pelatihan peserta diharapkan mampu membuat desain meme, poster, pamflet dan edit vidio untuk dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah di media sosial.

Sementara Ketua panitia madrasah desain grafis, Mahmud Sobirin mengatakan peserta berjumlah 15 peserta perwakilan dari Pimpinan Ranting (PR) se-Kecamatan Wanasari. Co-Founder Ekanum Group dan Graphic Designer Mohamad Aris sebagai narasumber dalam pelatihan ini. (Rizal Amri/Wasdiun/Muiz)
Selasa 4 September 2018 19:30 WIB
NU Kota Tasikmalaya Bertekad Jadi Perekat Seluruh Elemen
NU Kota Tasikmalaya Bertekad Jadi Perekat Seluruh Elemen
Ketua PCNU Kota Tasikmalaya, KH Ate Musodiq.
Tasikmalaya, NU Online
KH Ate Musodiq sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat sependapat dengan wali kota setempat. Yakni bersama untuk lebih meningkatan ekonomi warga.

"Ya betul sekali karena diakui atau tidak, bahwa NU suka bicara kematian saja, tapi lupa kepada kehidupan,” kata Kiai Ate, Selasa (4/9). 

Karenanya yang tengah dipikirkan bagaimana membangun ekonomi. “Seperti setiap kecamatan harus punya minimarket NU agar nahdliyin belanja ke sana,” ungkapnya. Karena dengan melakukan pemberdayaan ekonomi, maka angka kebodohan dan kemiskinan dapat dikurangi. Apalagi kalangan tersebut mayoritas warga NU, lanjutnya.

Untuk itu, dalam kepengurusannya nanti akan melakukan sinergi dengan pemerintah kota. “Ini suatu keharusan karena inti dari pemerintahan bagaimana menyejahterakan rakyat,” ungkapnya.

Dirinya berharap keberadaan NU menjadi peneduh agar terus bermanfaat bagi warga khususnya Kota Tasikmalaya dengan menggandeng pemerintahan setempat.

Kiai Ate pun mengungkapkan program kerja mendesak usai terpilih bagaimana menata kembali keorganisasian sampai akar rumput. “Kepengurusan 69 ranting yang ada harus diaktifkan kembali bahkan sampai anak ranting,” tegasnya. Hal tersebut sebagai konsekuensi keberadaan struktural NU, lanjutnya.

Dirinya kemudian memberikan tamsil bila akan diselenggarakan kegiatan, maka akan didukung kepengurusan di bawahnya. "Misal kalau pengajian NU nanti di masjid agung, kita targetkan minimal sepuluh ribu warga NU hadir. Ini sebagai butki bahwa NU besar secara massa," ujarnya.

Selanjutnya, kata Kiai Ate, NU punya lembaga pendidikan. “Bagaimana meningkat mutu dari sekolah tinggi hingga memiliki universitas NU,” ungkapnya. 

Hal yang sama juga berlaku dalam bidang kesehatan. "Harusnya kita punya rumah sakit NU seperti di kota dan kabupaten lain," ucapnya.

Perihal agenda politik Pemilu, NU tetap mengikuti fatsun PBNU yakni memosisikan tetap netral. “Dengan demikian NU menjadi payung bagi seluruh kepentingan politik,” jelasnya.

Hal tersebut juga berlaku kepada kader NU yang menjadi calon anggota legislatif maupun yang telah memiliki jabatan di legislatif maupun eksekutif. “NU akan tetap jadi peneduh semua," katanya.

Pelantikan PCNU Kota Tasikmalaya akan digelar dalam dua atau tiga pekan mendatang. 

Kiai Ate menyampaikan bahwa pelantikan akan dihadiri Gubernur Jawa Barat, H Ridwan Kamil, sekaligus meresmikan keberadaan mini market NU di jalan dr Soekardjo 47 Kota Tasikmalaya. (Nurjani/Ibnu Nawawi)

Selasa 4 September 2018 19:0 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Minta NU Perkuat Ekonomi Umat
Wali Kota Tasikmalaya Minta NU Perkuat Ekonomi Umat
Budi Budiman, Wali Kota Tasikmalaya.
Tasikmalaya, NU Online
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman menyambut baik terpilihnya KH Ate Musodiq yang diamanahi sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Untuk lima tahun mendatang, Pimpinan Pondok Pesantren Cilendek ini diharap mampu menjawab berbagai tantangan.

Budi berharap Kiai Ate (sapaan akrab KH Ate Musodiq) menjaga eksistensi NU sebagai Ormas Islam terbesar di Indonesia ini sebagai perekat umat. “Juga menghadirkan Islam yang menjadi rahmat bagi seluruh alam,” katanya, Selasa (4/9).

Selain mengucapkan selamat, wali kota menitipkan kepada pengurus nantinya untuk bersama meningkatkan kesejahteraan warga. "Saya atas nama pribadi maupun sebagai wali kota mengucapkan selamat kepada Kiai Ate. Dan hal mendesak bagi pengurus NU sekarang bagaimana penguatan ekonomi umat," kata Budi.

Menurut Budi, pekerjaan rumah NU ke depan tentang penguatan ekonomi karena tantangan pasar lebih berat. “Sehingga, NU harus memiliki kemandirian ekonomi serta berdaya saing, yang salah satunya pengembangan ekonomi syariah dan pemberdayaan usaha mikro kecil menegah,” ungkapnya.

Terkait hal ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya selalu siap bersinergi dengan NU. Karena, memberdayakan masyarakat, sama dengan memberdayakan warga NU. “Tinggal secara organisasi terus terbina sinergitasnya," tandasnya. (Nurjani/Ibnu Nawawi)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG