Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Delapan Tahun Pergunu, Ini Prestasinya

Delapan Tahun Pergunu, Ini Prestasinya
Pergunu laporkan kinerja kepada PBNU dalam Rapat Pleno, Sabtu (22/9)
Pergunu laporkan kinerja kepada PBNU dalam Rapat Pleno, Sabtu (22/9)
Jakarta, NU Online
Pada Rapat Pleno PBNU, Sabtu (22/9), Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) turut melaporkan kinerjanya. Laporan disampaikan oleh Ketua PP Pergunu, Aris Adi Leksono

Meski baru berumur delapan tahun, Pergunu sudah dapat menjangkau 34 provinsi, 468 kota/kabupaten, 4.352 kecamatan, dan beranggotakan lebih dari 900 ribu guru. 

Selanjutnya dalam mengemban amanat perkhidmatan, terutama dalam membangun SDM Indonesia, Pergunu telah memberikan 1.267 beasiswa untuk pendidikan S1, 689 beasiswa S2, dan 247 beasiswa S3. "Semua diambil dari putra-putri terbaik Nahdliyin perwakilan provinsi se-Indonesia. Ini adalah benih unggul yang akan dipanen dalam bentuk cendekiawan muslim yang cinta terhadap bangsa dan Negaranya, karea NKRI Harga Mati," tegas Aris.

Selain itu, Pergunu juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari negara lain seperti Afganistan, Kazakhstan, Maroko, Thailand, Malaysia, Kamboja, Vietnam.

(Integritas Siswa Jadi Fokus Pergunu)
(Pergunu Nilai Pilpres Upaya Ciptakan Indonesia yang Adil)
Selebihnya untuk memberikan jaminan keselamatan kerja, kesehatan, dan perlindungan hukum bagi guru, Pergunu telah mengusulkan kepada pemerintah adanya Komisi Perlindungan Guru Indonesia.

"Komisi ini nantinya bertugas mengawal terlaksananya Undang-Undang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah tentang perlindungan hukum guru. KPGI juga bertugas mengawasi kesejahteraan guru dapat terjamin baik bagi dirinya dan keluarganya," papar Aris. 

Pihaknya berharap perkhidmatan ini menjadi kontribusi Pergunu bagi Nahdliyin, Islam dan Bangsa Indonesia. Pada kesempatan tersebut turut hadir Ketum PP Pergunu, KH Asep Saifuddin Chalim. Laporan dalam bentuk lalu diserahkan kepada Rais Aam, KH Miftachul Akhyar. (Kendi Setiawan)


BNI Mobile