IMG-LOGO
Daerah

Bersama Banom, NU Magelang Dukung Deklarasi Pemilu Damai

Selasa 2 Oktober 2018 9:0 WIB
Bagikan:
Bersama Banom, NU Magelang Dukung Deklarasi Pemilu Damai
Magelang, NU Online
Pemilihan umum atau Pemilu merupakan hajat politik besar dan penting untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Memasuki masa kampanye Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Magelang menggelar aksi deklarasi Pemilu damai. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Tingal Hotel, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (1/10).

Deklarasi dihadiri seluruh Partai Politik dan Caleg peserta Pemilu 2019, KPU Kabupaten Magelang, jajaran Forkopimda, Ormas kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran penyelenggara mulai dari KPU Kabupaten Magelang hingga Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwascam) Kecamatan se-Kabupaten Magelang. 

Pada kesempatan tersebut, Penghurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Magelang hadir diikuti Badan otonom atau Banom mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor Banser, IPNU hingga IPPNU.

Tema deklarasi adalah Jika Kampanye Menanam Kebajikan, Maka Pemilu Memanen Harapan, serta dengan Semangat Hari Kesaktian Pancasila Kita Sukseskan Pemilu 2019, Mari Wujudkan Pemilu Berkeadilan, Bermartabat, Berintegritas dan Riang Gembira.

Bawaslu mengajak seluruh jajaran peserta maupun masyarakat untuk mewujudkan Pemilu yang jujur, adil, berintegritas serta riang gembira. 

"Nahdlatul Ulama mempercayakan pelaksanaan Pemilu kepada penyelenggara yakni KPU, Bawaslu dan DKPP agar dapat melaksanakan dengan profesional, mandiri, netral bermartabat, berintegritas dan dapat melayani seluruh kepentingan sebaik-baiknya,” kata As’ad Nurkholis. Wujud pelayanan tersebut tidak pandang siapapun, baik kepada masyarakat pemilih maupun kepada semua calon tanpa terkecuali, lanjutnya. 

"NU mengajak seluruh warga di Kabupaten Magelang khususnya, untuk bersama-sama menjaga ketertiban, ketenangan dan keamanan bersama, baik sebelum, saat dan sesudah pelakanaan Pemilu,” harapnya.

Kegiatan yang diselingi dengan tarian tarian Jawa dari sanggar Dua Atap serta wayang demokrasi semakin menghibur dan memberikan pesan Pemilu damai. Dan kegiatan dilanjutkan pembacaan deklarasi Pemilu damai, pemukulan kentongan, penanda tanganan kesepakatan bersama dan pembubuhan cap telapak tangan di banner deklarasi.

Sementara dari seluruh jajaran Pimpinan Cabang yang hadir mewakili PCNU Magelang, yakini H As'ad Nurcholis, mewakili Muslimat NU Noer Istiqomah, dari Fatayat NU, Titik Rahmawati, Ansor dan Banser oleh Muh Fathan, Sarman mewakili IPNU, Chairil Anwar dan Chabiburrahman, serta IPPNU yakni Herny Ambarwati dan Okta Saraswati. 

Hadir juga pada kesempatan tersebut Ormas selain NU, seperti Pengurus Daerah Muhammadiyah beserta Banom yang ada. (Thoyyib Rizqi/Ibnu Nawawi)

Bagikan:
Selasa 2 Oktober 2018 22:30 WIB
Fashion Show Batik Rasa Internasional dari MA Ma'arif NU Keputran
Fashion Show Batik Rasa Internasional dari MA Ma'arif NU Keputran
Fashion Show Batik Nusantara MA Maarif Keputran
Pringsewu, NU Online
Sungguh kreatif kegiatan yang dilaksanakan keluarga besar Madrasah Aliyah Ma’arif NU Keputran, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu, Lampung dalam ikut serta memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober 2018 kali ini. Berbagai kegiatan lomba bernuansakan batik dilaksanakan oleh Madrasah Aliyah favorit di Kabupaten berjuluk Bumi Jejama Secancanan Bersenyum Manis ini.

Mengangkat tema besar Lomba Batik Nusantara, tiga kegiatan lomba dilaksanakan dan diikuti oleh para siswa-siswi Tampak mereka beradu kreatifitas bertemakan batik dalam setiap perlombaan. Ketiga lomba yang digelar adalah Lomba Melukis Batik, Lomba Fashion Show Batik dan Lomba Kreasi Tumpeng Batik Nusantara. Diluar dugaan, para siswa ternyata mampu menyuguhkan berbagai kreatifitas seni bernilai tinggi khususnya dalam lomba Fashion Show Batik yang dilaksanakan di halaman madrasah setempat.

“Berbagai model kostum dan hiasan yang dilombakan merupakan hasil kreasi sendiri para siswa-siswi kami. Dan ini sangat luar biasa. Serasa kita disuguhi karya yang ditampilkan dalam sebuah karnaval seni batik hasil rancangan seniman terkenal. Fashion Show batik lokal rasa internasional,” kata Irsadul Ibad, Kepala MA Ma’arif NU Keputran di sela-sela lomba, Selasa (2/10).

Kreatifitas siswa tidak hanya terbatas kepada batik yang biasa dikenakan dalam aktifitas sehari-hari. Namun berbagai variasi dan penataan lokasi menyajikan kreatifitas seni yang menunjukkan kecintaan para generasi muda terhadap warisan budaya Indonesia.

“Kita senang dan bangga para siswa dan siswi mencintai budaya luhur bangsa. Siapa lagi yang akan meneruskannya kalau bukan mereka. Kita harus mendukung kreatifitas mereka,” tambah Irsad.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Lomba bernuansa batik ini akan terus dilestarikan serta menjadi agenda tahunan di madrasah tersebut. Ia berencana ke depan untuk terus memperkaya berbagai jenis lomba yang dilaksanakan guna menambah meriahnya suasana.

Ia pun optimis, jika para generasi muda diberi ruang untuk menampilkan potensi dan kemampuan positif mereka, maka generasi muda Indonesia akan menjadi jiwa-jiwa yang kreatif dan akan mampu meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa sekaligus mampu mempertahankan karakter luhur bangsa. (Muhammad Faizin)
Selasa 2 Oktober 2018 22:0 WIB
Alumni SMA Nuris Raih Beasiswa Kedokteran di Tiongkok
Alumni SMA Nuris Raih Beasiswa Kedokteran di Tiongkok

Jember, NU Online
Alumni SMA Nuris, Antirogo,  Jember Jawa Timur, cukup sukses go internasional.  Setiap tahun hampir bisa dipastikan beberapa alumni sekolah yang terletak di komplek Pondok Pesantren Nuris itu, mendapatkan beasiswa  untuk kuliah di manca negara dengan beasiswa. Yang terbaru adalah  M. Rofiki Effendi dan  Qobith Ahmad Al-Ghufron. Dua lulusan SMA Nuris tahun 2018 ini akan melanjutkan studi di jurusan Administrasi Bisnis, Shoufu University,  Taiwan.

“Pekan ini keduanya berangkat ke Taiwan. Semoga lancar dan sukses,” tukas salah seorang pengasuh Pondok Pesantren Nuris, Robith Qashidi kepada NU Online di Nuris, Selasa (2/10).

Satu lagi, namanya Putri Candra Kirana. Ia mendapatkan beasiswa untuk kuliah di  jurusan Kedokteran,  Hubey Polytechnic University,  Tiongkok. Gadis cantik yang akrab disapa Putri ini sudah bertolak ke  Tiongkok tanggal 29 September 2018 yang lalu.

Sebelumnya, dua lulusan SMA Nuris tahun 2017,  Abdul Wahab dan Irfan Maulana Ahsan  juga mendapat beasiswa untuk  kuliah  di Guilin University, Tiongkok.

Sedangkan di Taiwan, Nur Izzatul Maulida (alumni SMA Nuris Jember tahun 2011) telah menyelesaikan pendidikan  Pascasrjana di National Chiayi University, mengambil Program Studi Bioagriculture Science. Bahkan ia lulus dengan nilai sempurna,  4. Saat ini ia melanjutkan ke program  doktoral universitas yang sama. Semuanya dengan beasiswa.

Menurut Ra Robith, keberhasilan siswa SMA Nuris Jember untuk kuliah di luar negeri merupakan bukti bahwa mereka memiliki daya saing yang tinggi. Yang membanggakan adalah bahwa  mereka adalah santri.

“Mereka itu santri (alumni SMA). Lulusan MA Unggulan Nuris juga banyak dapat bea siswa ke luar negeri. Maksud saya, santri hari ini tidak bisa disepelekan. Justru sangat banyak santri yang cerdas, dan mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional dan intenasional,” jelasnya (Red: Aryudi AR).

Selasa 2 Oktober 2018 20:0 WIB
Unusa Gelar Shalat Gaib dan Galang Dana untuk Donggala
Unusa Gelar Shalat Gaib dan Galang Dana untuk Donggala
Surabaya, NU Online
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) turut bersimpati atas musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda kawasan Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Shalat gaib dan penggalangan dana dilakukan untuk meringankan derita masyarakat di sana. 

Dana yang terkumpul di hari pertama secara simbolis diserahkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran dan Keperawatan (FKK) kepada Achmad Jazidie selaku Rektor Unusa. Nantinya bantuan akan disalurkan ke posko peduli bencana.

“Sebagai bentuk kepedulian terhadap derita warga tertimpa gempa dan tsunami, kami menggelar aksi penggalangan dana serta membuka posko peduli bencana,” kata Achmad Jazidie, Selasa (2/10). Bantuan diperoleh dari civitas akademika Unusa mulai hari ini hingga waktu yang belum ditentukan, lanjutnya.

“Empati kepada sesama saat ini harus dihidupkan untuk membantu sebangsa dan setanah air. Jika ada rizki sisihkan, jika tidak ada rizki kita doakan semoga saudara-saudara kita tabah menghadapi cobaan,” ungkap Jazidie.

Dirinya bersyukur, aksi penggalangan dana mendapat sambutan luar biasa dari civitas akademika Unusa. Dirinya memastikan bantuan akan terus mengalir.

“Unusa selalu membuka posko peduli bencana, baik ada maupun tidak ada bencana. Karena bencana selalu ada setiap saat,” jelasnya.

Jazidie menegaskan bahwa sekecil apapun bantuan yang diberikan sangat berarti bagi para korban yang tengah menghadapi musibah. Pihaknya juga mengatakan akan mempertimbangkan pengiriman tenaga medis ke Palu serta Donggala. “Hal itu pernah dilakukan saat bencana serupa yang baru saja dialami masyarakat Lombok,” terangnya.

Saat ini Unusa juga mempertimbangkan untuk segera menmgirimkan tenaga medis. “Kendati jarak Palu dan Donggala lebih jauh dibandingkan ke Nusa Tenggara Barat, semoga kita bisa melakukan hal yang sama,” urainya.

Sebelum melepas bantuan, keluarga besar Unusa menggelar shalat Dhuhur dan gaib berjamaah. Kegiatan dipungkasi dengan pembacaan tahlil. (Hisam Malik/Ibnu Nawawi)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG