IMG-LOGO
Daerah

Hari Santri, NU Pontianak Gelar Jalan Sehat dan Dzikir Kebangsaan

Selasa 9 Oktober 2018 22:0 WIB
Bagikan:
Hari Santri, NU Pontianak Gelar Jalan Sehat dan Dzikir Kebangsaan
Pontianak, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pontianak, Kalimantan Barat kembali menggelar peringatan hari santri. Kegiatan tersebut dilangsungkan 21 hingga 22 Oktober. 

Ada beberapa kegiatan yang akan memeriahkan Hari Santri 2018. Kegiatan tersebut antara lain jalan sehat, karnaval pesantren dan dzikir kebangsaan.

Husni Mubarok selaku ketua panitia Hari Santri 2018 mengungkapkan bahwa kegiatan digelar memperingati perjuangan santri dan sumbangsihnya bagi NKRI. Juga merupakan salah satu bentuk syiar NU bagi masyarakat Kota Pontianak.

"Oleh karenanya, sasaran kegiatan ini tidak terbatas hanya pada Nahdliyyin tapi juga pada masyarakat Kota Pontianak pada umumnya," kata Husni Mubarok, Selasa (9/10).

Sementara itu Ketua PCNU Kota Pontianak, Ahmad Faruki menyatakan bahwa kegiatan hari santri merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) NU Kota Pontianak. 

Kegiatan hari santri adalah amanah Muskercab. “Ini sudah kali yang kedua PCNU Kota Pontianak menggelar hari santri. Tahun lalu agenda tersebut diselenggarakan dengan sukses,” kata Ahmad Faruki.

Jalan sehat akan dilaksanakan 21 Oktober bertempat di halaman Masjid Raya Mujahidin. Berbagai door prize menarik telah disiapkan. "Untuk jalan sehat kali ini kami menyiapkan door prize menarik, yakni hadiah utama berupa umrah," kata sekretaris panitia, Syamhadi. 

Sedangkan dzikir kebangsaan akan dilaksanakan 22 Oktober berlokasi di halaman Masjid Miftahul Jannah Pontianak Timur. (Rusydi Aslam/Ibnu Nawawi)

Bagikan:
Selasa 9 Oktober 2018 21:0 WIB
Remaja Islam Masjid Ambarawa Salurkan Bantuan Gempa Lewat Ansor
Remaja Islam Masjid Ambarawa Salurkan Bantuan Gempa Lewat Ansor
Pringsewu, NU Online
Remaja Islam Masjid (Risma) Mujahidin Ambarawa Barat, Ambarawa, Pringsewu, Lampung memberikan bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Sigi, Palu dan Donggala, Selasa (9/10).

Bantuan yang diberikan untuk korban gempa dan tsunami tersebut dikumpulkan melalui penggalangan dana yang dilakukan mulai Ahad hingga Senin di kompleks Masjid Mujahidin Ambarawa Barat.

“Selama penggalangan dana, kami secara bergantian bertugas di pinggir jalan untuk menarik simpati dari para pengendera yang lewat di jalan raya,” kata Saring Rusli.

Selain dalam bentuk uang, Risma Mujahidin juga mengumpulkan pakaian layak pakai yang dikumpulkan dari warga setempat. “Semua akan diperuntukkan bagi korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala,” kata salah seorang koordinator kegiatan ini.

Nantinya dana yang terkumpul akan dikirimkan melalui Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pringsewu. “Sementara untuk paket bantuan berupa pakaian layak pakai dikirimkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu,” jelasnya.

Dia menjelaskan dana yang terkumpul telah diserahkan ke PC GP Ansor Kabupaten Pringsewu. “Sekaligus untuk menambah donasi yang telah dilakukan oleh Ansor pada hari Jumat kemarin,” ungkapnya.

Demikian pula untuk pakaian layak telah diserahkan. "Yang berupa pakaian layak pakai telah kita serahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu dan sudah diambil juga," terang Rusli. 

Dirinya juga menjelaskan bahwa ide penggalangan dana tersebut terinspirasi dari kegiatan yang dilakukan GP Ansor Kabupaten Pringsewu beberapa hari lalu.

"Kegiatan ini terinspirasi dari sahabat-sahabat GP Ansor yang pada hari Jumat kemarin melakukan penggalangan dana terlebih dahulu. Kami hanya menambahkan saja," pungkasnya.  (Henudin/Ibnu Nawawi

Selasa 9 Oktober 2018 19:0 WIB
Dirikan Posko, NU Kota Tarakan Kirim Bantuan ke Sulteng
Dirikan Posko, NU Kota Tarakan Kirim Bantuan ke Sulteng
Tarakan, NU Online
Gempa yang mengguncang Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) menggerakkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tarakan, Kalimantan Utara beserta lembaga dan badan otonom (Banom). Mereka bergerak cepat melakukan penggalangan bantuan baik berupa barang maupun dana dengan mendirikan posko.

“Semenjak awal dibukanya posko bantuan ini, terlihat antusias masyarakat Kota Tarakan dalam membantu saudara yang tertimpa musibah di Sulteng sangat luar biasa,” kata KH Abd Somad, Selasa (9/10). Hal tersebut dibuktikan dengan terkumpulnya barang hingga 350 koli. 

Menurut Ketua PCNU Kota Tarakan ini, semangat warga membantu saudaranya yang tertimpa musibah sangat besar, karena memang secara psikologis kota Tarakan dengan Sulawesi dekat. “Sehingga musibah yang menimpa saudara di Palu dan sekitarnya ikut kita rasakan,” tuturnya.

Setelah beberapa hari pengumpulan bantuan, NU Tarakan Peduli yang dimotori oleh NUCARE LAZISNU telah berhasil melakukan pengiriman logistik. Bantuan tersebut diberangkatkan melalui KM Lambelu milik PT Pelni dengan tujuan pelabuhan Pantoloan Sulawesi Tengah. 

“Pengiriman disegerakan agar masyarakat yang berada di Palu dan sekitarnya bisa cepat juga merasakan manfaat dari bantuan tersebut,” ungkapnya. 

Sedangkan barang yang dikirimkan terdiri dari pakaian, peralatan mandi, perlengkapan bayi seperti pampers, makanan bayi, perlengkapan wanita, dan makanan serta minuman.

Lebih lanjut, Ketua NUCARE LAZISNU Tarakan  H Sutiyono, mengingatkan bahwa masyarakat di Sulawesi Tengah hingga kini masih terus berjuang untuk bangkit, masih berjuang menghapus luka dan duka. 

“Oleh karena itu, jangan pernah putus doa dan dukungan serta terus bantu mereka dengan donasi agar mereka dapat segera bangkit kembali,” harapnya. (Fahmi Syam Hafid/Ibnu Nawawi)
Selasa 9 Oktober 2018 18:0 WIB
Gali Potensi Santri, Al-Ghozali Jombang Gelar Berbagai Lomba
Gali Potensi Santri, Al-Ghozali Jombang Gelar Berbagai Lomba
Kegiatan salah satu lomba di Asrama Al-Ghazali Jombang
Jombang, NU Online
Sedikitnya dalam satu pekan Pesantren Asrama Al-Ghozali Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menggelar lomba kelas akhir yang dimulai pada Senin (8/10).

Ketua Pelaksana Arbi Nur Rohman kepada NU Online, Selasa (9/10) mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka mengasah bakat dan mengembangkan potensi para santri. Karena setiap santri menurutnya punya bakat masing-masing yang harus dikembangkan.

"Kita menggelar perlombaan ini untuk menjaring potensi peserta didik. Para pemenang nanti berhak mewakili asrama pada ajang lomba yang diadakan," ujar dia.

Adapun beberapa lomba yang digelar di antaranya, lomba Qira'ah Muhafadzah, Kreasi Nadzom, Pidato, Adzan, juga Cerdas Cermat Umum (CCU).

Tak hanya itu, ada sebagian lomba yang lebih menarik dari lomba-lomba biasanya. Seperti Fashion Show, Puisi Berantai, Stand Up Comedy, Temon Holic, Berita Kocak, Biona Rangka, Smack Down Angin, Ghozali Eat Bulaga, Drama Komedi, serta Tes Mental.  "Nah, seluruh lomba tersebut dilaksanakan di Asrama Pesantren Al-Ghozali," jelasnya.

Dengan perlombaan ini paparnya, pesantren akan punya gambaran bakat setiap santri di bidangnya masing-masing. "Kemudian tinggal mengambil peserta berpotensi tersebut untuk dibimbing lalu diikutkan di ajang yang lebih bergengsi," ungkapnya.

Ditanya darimana sumber dana kegiatan, ia menjelaskan, diambil dari iuran panitia. Hal ini menurut pandangannya untuk melatih dan meningkatkan kemandirian santri. "Kendati begitu, para pemenang lomba akan diberikan hadiah," ucapnya. (Syamsul Arifin/Muiz)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG