IMG-LOGO
Nasional

Menpora Minta Doa ke Santri-santri Lembaga Berbaur Sukseskan Asian Games

Kamis 12 Juli 2018 23:22 WIB
Bagikan:
Menpora Minta Doa ke Santri-santri Lembaga Berbaur Sukseskan Asian Games
Menpora Minta Doa ke Santri-santri Lembaga Berbaur Sukseskan Asian Games
Jakarta, NU Online
Sebanyak 721 lebih siswa-siswi, guru, wali murid dan ulama dari empat sekolah MTs, MA dari Pasuruan, Wonosobo, Bojonegoro dan Pekalongan dari Lembaga Berbaur (Bekerja Berbagi untuk Rakyat) mengikuti Kuliah Lapangan dari Menpora Imam Nahrawi di Masjid Pemuda Al-Muwahiddin Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (11/7) siang.

Dalam sambutannya Menpora berpesan agar para murid Berbaur bisa menjadi suri tauladan atau contoh yang baik (Uswatun Hassanah) di manapun berada.

"Selain uswatun hassanah juga harus bisa meyayangi kedua orangtua dan guru (birul walidain), taati aturan dimanapun berada dan bercita-cita yang baik setinggi langit, agar menjadi khoirunnas anfauhum linnas juga jaga kerukunan hidup dan hargai perbedaan," pesannya.

Sebelumnya menteri yang juga berlatar belakang santri ini memberikan pertanyaan seputar Asian Games 2018 yang langsung dijawab antusias para siswa-siswi, beberapa pertanyaan diberikan hadiah beberapa bola dan beberapa jaket Asian Games. 

Usai memberikan kuliah lapangan Menpora mengajak para peserta melihat-lihat Kantor Kemenpora mulai dari lobbi utama, ruang media center, lapangan olahraga hingga mengenalkan maskot Asian Games 2018 yang berada didepan pintu masuk Kantor Kemenpora. "Mohon didoakan untuk sukses prestasi, penyelenggaraan dan ekonomi Asian Games 2018 Agustus mendatang," tutur Menpora dilanjutkan berfoto bersama di Halaman Utama Kantor Kemenpora.

Lembaga Berbaur dahulu diciptakan bersama oleh Menpora Imam Nahrawi bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, bertujuan untuk membantu para korban bencana alam (saat ini BPBAD) sebelumnya dinamai Tim Relawan Berbaur. "Atas petunjuk Bapak Menpora saat ini menjadi Lembaga Pendidikan Berbaur yang berada di banyak daerah, mohon doa dan pengarahan lebih lanjut," ujar Muhammad Suadi dari Lembaga Berbaur Pasuruan.

Turut mendampingi Sesdep Bidang Pengembangan Pemuda Amar Ahmad, Kepala Biro Humas dan Hukum Sanusi dan Staf Khusus Olahraga Tommy Kurniawan. 
Bagikan:
Kamis 12 Juli 2018 23:19 WIB
TWEET TASAWUF
Enam Prinsip yang Bisa Membuat Manusia Istiqamah Beribadah
Enam Prinsip yang Bisa Membuat Manusia Istiqamah Beribadah
Jakarta, NU Online
Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Muhibbin Caringin, Bogor, Jawa Barat KH M. Luqman Hakim menerangkan enam prinsip yang bisa membuat manusia istiqamah beribadah di jalan Allah SWT. 

Direktur Sufi Center Jakarta ini menekankan kepada hal-hal yang bisa memperkuat kehambaan manusia kepada Allah, bukan semata hanya berorientasi tujuan pragmatis.

Enam prinsip yang dimaksud Kiai Luqman merujuk kepada proses penghambaan. Adapun hasil, pahala maupun ganjaran sepenuhnya cukup diserahkan kepada Allah.

“Jika Anda jalani prinsip-prinsip ini, itu tanda-tanda mulai istiqamah,” jelas Kiai Luqman dikutip NU Online, Kamis (12/7) lewat akun twitter pribadinya @KHMLuqman. 

Berikut enam prinsip yang dimaksud Kiai Luqman:

1. Shalat lebih utama dibanding surga
2. Doamu lebih utama dibanding kabul
3. Perjuangan lebih utama dibanding goal-mu
4. Cinta lebih utama dibanding hadiah-hadiah Allah untukmu
5. Taubat lebih utama dibanding ampunan
6. Jangan pernah mengatur Allah

“Apa pun kata-katamu atau kata-katanya, apa pun situasimu atau situasinya, apa pun golonganmu atau golongannya, suka dukamu atau suka dukanya, yang terpenting adalah Istiqamahmu. Jangan menunggu istiqamahnya,” ucap Kiai Luqman. (Fathoni)
Kamis 12 Juli 2018 22:30 WIB
Dibanding Lembaga Pendidikan Lainnya, Inilah Kelebihan Pesantren
Dibanding Lembaga Pendidikan Lainnya, Inilah Kelebihan Pesantren
Tangerang Selatan, NU Online
Penulis buku Masterpiece Islam Nusantara Zainul Milal Bizawie atau Gus Milal menyebutkan, pesantren memiliki kelebihan yang tidak dimiliki lembaga pendidikan lainnya. Jika di lembaga pendidikan pada umumnya lebih menekankan ilmu pengetahuan, maka di pesantren yang paling ditekankan adalah akhlak. 

“Di pesantren yang penting akhlaknya,” kata Gus Milal saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Sekretariat Islam Nusantara (INC) di Tangerang Selatan, Kamis (12/7).

Menyitir sebuah hadist, Gus Milal menyebutkan bahwa Nabi Muhammad saw. diutus ke dunia ini tidak lain adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia. Ini lah yang menjadi titik pijak pesantren sehingga akhlak menjadi lebih penting dari pada ilmu pengetahuan.

Di samping itu, lanjutnya, di pesantren hubungan antara guru dan murid begitu kuat dan langgeng. Sekali menjadi santri, dia akan menghormati kiainya dimanapun dan kapanpun. Sementara itu di lembaga pendidikan lainnya, hubungan guru dan murid tidak lah ‘sekental’ seperti yang ada di pesantren. 

“Di pesantren, ada hubungan spiritual antara santri dan guru,” ujarnya. 

Menurut dia, akhlak lah yang menyebabkan murid begitu hormat dan patuh dengan gurunya di pesantren. Seorang santri akan melakukan dan menuruti apa pun yang diminta gurunya. 

Ia menceritakan, dulu  pada saat pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyekh Hasyim Asy’ari nyantri di pesantren asuhan Kiai Kholil Bangkalan, Hadratussyekh diminta untuk melakukan ini dan itu –mengambil cincin yang jatuh ke, menimba air, dan lainnya- dari pada belajar. Menurut Gus Milal, ini adalah upaya Kiai Kholil menempa akhlak Hadratussyekh. (Muchlishon)
Kamis 12 Juli 2018 21:45 WIB
Bersama Penggiat Media Sosial Menpora Beri Dukungan Atlet Pelatnas Pencak Silat
Bersama Penggiat Media Sosial Menpora Beri Dukungan Atlet Pelatnas Pencak Silat
Jakarta, NU Online
Menpora Imam Nahrawi didampingi Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana, Ketua BOPI Richard Sambera bersama ratusan blogger, youtuber dan influencer media sosial hari Kamis (12/7) sore mengunjungi pelatnas pencak silat di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta. 

Menpora berharap para atlet mampu menampilkan puncak performanya beberapa hari menjelang pesta olahraga terbesar se-Asia Agustus mendatang. Menurutnya, para atlet saat ini sedang mengikuti pelatnas dalam dan luar negeri serta persiapan untuk kejuaraan Asia dan dunia. "Kita harapkan pic performancenya para atlet akan berada di tanggal 18 Agustus atau beberapa hari sebelumnya sehingga mereka benar-benar siap tanding," ujar Menpora saat menjadi narasumber Kesiapan Atlet Jelang Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta.

"Persiapan fisik, tehnik, strategi dan lainnya sudah dilakukan atlet, pelatih semua cabor, saat ini tinggal doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia terutama atlet yang berasal dari daerah masing-masing tolong digerakkan doa dan dukungannya karena hal itu sangat penting untuk mengalahkan musuh terbesar atlet yakni dirinya sendiri," tuturnya.

Faktor psikologi lanjutnya menjadi faktor dominan, bagaimana kekompakan dengan tim dan pasangan menjadi sesuatu yang fundamental karena itulah fase ini yang sedang pemerintah dampingi saat ini, penguatan mental, psikologis dari semua atlet betul-betul kita dampingi dengan detail sehingga tidak ada lagi keluhan-keluhan yang terjadi di pelatnas, keluarga, sosial media dan sebagainya.

Melihat langsung pelatnas di padepokan Pencak Silat Menpora yakin cabor khas Indonesia ini mampu meraih medali emas. "Kita berharap bahkan yakin melihat pencak silat ini di Asian Games nanti mampu meraih minimal 3 medali emas, banyak cabor lain yang nantinya juga memberikan kejutan prestasi untuk Indonesia," tuturnya.

Menpora asal Bangkalan, Madura ini juga manyampaikan bahwa bonus untuk  medali emas Asian Games ini juga mencapai nominal yang fantastis yakni Rp 1,5 M per medali emas. "Bonus lain peraih emas dan perak akan diangkat menjadi PNS, dibangunkan rumah dan diberangkatkan umroh atau haji," tambahnya. Turut hadir Musisi John Paul Ivan, atlet putri pencak silat Wewey Wita dan pengamat olahraga Eko Suprihatno. 
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG