IMG-LOGO
Daerah

Buka MTQ, Bupati Pringsewu: Target Dunia Tercapai, Target Akhirat Tergapai

Jumat 9 November 2018 11:0 WIB
Bagikan:
Buka MTQ, Bupati Pringsewu: Target Dunia Tercapai, Target Akhirat Tergapai
Pembukaan MTQ Kabupaten Pringsewu 2018
Pringsewu, NU Online
Kabupaten Pringsewu menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-7 Tingkat Kabupaten Pringsewu, Lampung  tahun 2018 di Desa Sidodadi Kecamatan Pardasuka. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari mulai 8-10 November 2018 ini dibuka secara langsung oleh Bupati Pringsewu H Sujadi, Kamis (10/11) malam.

Dalam sambutannya H Sujadi berharap agenda tahunan yang sudah dilaksanakan sejak 2012 tersebut mampu menjadi washilah (perantara)  turunnya keberkahan bagi warga Pringsewu. Keberkahan tersebut secara otomatis akan menjadikan Bumi Jejajama Secancanan Bersenyum Manis ini sebagai daerah yang Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghafur (daerah yang sejahtera dan penuh berkah).

Kegiatan MTQ ini juga lanjutnya, merupakan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu untuk membangun jiwa dan sumberdaya manusia yang ada. Ia menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya di bidang fisik saja, namun mental spiritual juga perlu menjadi perhatian penting untuk mewujudkan target-target kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Banyak perintah Allah untuk terus membaca, memahami, dan mengaktualisasikan kandungan isi Al-Qur’an. Semua itu ditujukan salah satunya bagi kesuksesan dunia dan Akhirat. Kita bermohon dengan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an, target dunia tercapai, target akhirat tergapai,” kata Bupati yang juga seorang Kiai ini didepan 526 peserta dan ofisial dari 9 kecamatan yang turut serta pada kegiatan tersebut.

Untuk menggali potensi peserta MTQ, Bupati berharap pembinaan intensif dari mulai level desa dan kecamatan dilakukan melalui seleksi SDM yang ada. Langkah ini bisa dilakukan dengan mengupayakan alokasi anggaran yang potensial untuk diserap semisal dari dana desa. Dengan partisipasi dan keseriusan seluruh elemen masyarakat di Pringsewu ini, ia optimis potensi SDM yang ada akan mampu menunjukkan prestasi.

“Kita berharap pada tahun 2020 mendatang saat Pringsewu menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi, Pringsewu mampu menjadi juara Umum,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, H Sujadi juga mengungkapkan tentang upaya lain pemerintah daerah dalam mewujudkan kecintaan kepada Al-Qur’an yakni dengan melakukan penulisan terjemah Al-Qur’an menggunakan Bahasa Lampung. Selain untuk menambah khasanah keilmuan Al-Qur’an, langkah ini juga untuk melestarikan Bahasa Lampung sehingga mampu senantiasa diwariskan kepada generasi mendatang.

Acara pembukaan yang dipusatkan di lapangan sepak bola Desa Sidodadi ini diwarnai dengan berbagai kegiatan diantaranya pawai ta’aruf kafilah, pagelaran seni tari dan musik, pameran produk lokal, dan berbagai kegiatan lainnya. Sebelum membuka acara dengan penekanan tombol sirine, Bupati menerima tropi dari Camat Kecamatan Ambarawa yang pada tahun 2017 menjadi juara umum. Tropi tersebut selanjutnya diserahkan kepada Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Pringsewu dan Camat Pardasuka yang selanjutnya diperebutkan oleh seluruh kafilah MTQ.

Cabang musabaqah yang akan di perlombakan diantaranya musabaqah tilawah, tahfidz, tafsir, kaligrafi, makalah, dan fahmil Qur’an. (Muhammad Faizin)
Bagikan:
Jumat 9 November 2018 23:0 WIB
Fatayat Minta Diberi Ruang Publik untuk Akses Dana Desa
Fatayat Minta Diberi Ruang Publik untuk Akses Dana Desa
Fatayat Lampung Tengah
Lampung Tengah, NU Online
Dana Desa yang telah digulirkan Presiden Joko Widodo sejak 2015 hingga tahun 2018 ini sudah banyak dirasakan masyarakat dipelosok – pelosok desa / kampung tak terkecuali di Kabupaten Lampung Tengah.

Namun harapan ke depan, agar 301 Kepala Kampung se Kabupaten Lampung Tengah untuk memberikan ruang publik agar Fatayat NU dapat mengakses Dana Desa. 

Demikian disampaikan Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Lampung Tengah Hj Mar’atus Solekhah, di Kampung Sukanegara dan Kampung Timbul Rejo Kecamatan Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (9/11) siang. 

“Dalam ranah pemberdayaan, pelatihan adalah salah satunya memberikan porsi lebih untuk kami para pemudi nahdliyin, mohon kami dilibatkan dalam proses perencanaan anggaran pembangunan dan pemberdayaan di masing-masing kampung,” ujar mantan aktivis PMII IAIN Kota Metro Provinsi Lampung ini. 

Wakil Bendahara PP Fatayat NU Khizanaturrahmah menambahkan, PP Fatayat NU senang bisa bersilaturahim dengan kader–kader Fatayat NU Kabupaten Lampung Tengah. "Yang tak kalah penting adalah kami ingin memonitoring rencana tindak lanjut pelatihan penguatan kapasitas perempuan muda NU beberapa waktu lalu di Bandiklatda Kabupaten Lampung Tengah," ujarnya.

Dikatakan, dirinya ingin melihat peran Fatayat NU di daerah ini bagaimana metode mengadvokasi dana desa untuk kegiatan penanganan stunting, pemberdayaan masyarakat dalam hal pendidikan, kesehatan serta pemberdayaan usaha ekonomi produktif, dan beragam inovasi desa.  

Di sela–sela monitoring, juga berkunjung ke daerah-daerah ekonomi produktif  di wilayah Kecamatan Bangunrejo, seperti kebun buah naga, proses pembuatan gula merah nira sawit, dan pembuatan jahe. 

Hadir dalam monitoring selain Khizanaturrahmah, Anggota Bidang Kaderisasi PP Fatayat NU Ervi Siti Zahroh Zidni, Ketua PW Fatayat NU Provinsi Lampung Khalida, PW Fatayat NU Provinsi Lampung Mulati.

Selanjutnya, Kepala Kampung Sukanegara, Kepala Kampung Timbul Rejo, jajaran Pengurus PC Fatayat NU Kabupaten Lampung Tengah, jajaran Pengurus PAC Fatayat NU Kecamatan Bangunrejo,  jajaran Pengurus Ranting Fatayat NU Sukanegara, jajaran Pengurus Ranting Fatayat NU Timbul Rejo, dan lain-lain. (Akhmad Syarief Kurniawan/Muiz)
Jumat 9 November 2018 21:0 WIB
IPNU-IPPNU Harus Bangun Sinergitas
IPNU-IPPNU Harus Bangun Sinergitas
Jajaran Pimpinan Cabang IPNU Lasen, Rembang, Jateng
Rembang, NU Online
Dalam rangka mensinergikan organisasi, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Lasem Rembang Jawa Tegah mengadakan Sarasehan dengan tema Mencetak kader IPNU-IPPNU yang berkomitmen untuk mewujudkan sinergitas organisasi di era disrupsi.

Kegiatan yang berlangsung di Pesantren Al-Hamidiyah Lasem, Jumat (9/11/18) diikuti sejumlah tamu undangan koramil, polsek, banom NU Lasem, dan para sesepuh-sesepuh Lasem serta ratusan kader-kader IPNU-IPPNU Lasem.

Pembina IPNU/IPPNU Lasem, H Arwani Thomafi menjelaskan, dalam era disrupsi ini ada hal yang perlu diperhatikan bagi pelajar-pelajar Lasem.

"Saya menghimbau kepada seluruh pelajar Lasem, untuk memperhatikan beberapa poin di era disrupsi ini. Pertama berita hoaks, tidak bisa dipungkiri bahwa media sosial (medsos) merupakan sarana paling efektif untuk melakukan beberapa hal dan tidak jarang pula kita menjumpai berita yang tidak jelas kebenaranya," ujarnya. 

Maka dari itu, ajak Arwani, kita harus melek akan hal itu. Kedua plagiasi, pelajar harus kreatif dalam mengekspresikan beberapa kegiatan atau isu terkini. Hal ini sangat efektif untuk meningkatkan elektabilitas organisasi. 

"Ketiga pemikiran radikal, kita juga harus membentengi pelajar Lasem untuk terus mengkader, karena instansi sekolah dan pelajar sangat rentan sekali disusupi materi-materi radikal," 
ujar Gus Aang sapaan akrab H. Arwani Thomafi.

Dalam rilis yang diterima NU Online, Ketua PC IPNU Lasem Nia'am menambahkan bahwa Lasem menjadi bagian terpenting di NU terlebih Lasem adalah suatu hal yang sangat istimewa karena Lasem merupakan central dari para ulama pendiri NU.

"Lasem merupakan kota yang dihuni oleh para ulama-ulama NU, jadi ini menjadi spirit kita dalam berjuang dan bekhidmat. Mulai dari Mbah Ma'shum, Mbah Kholil, dan Mbah Baidlowi merupakan para pendiri NU," kata Ni'am

Ni'am berharap, dengan kegiatan ini, kader-kader mampu bersaing dalam berbagai hal, terlebih dalam berkomitmen pada NU dan NKRI.  (Red: Muiz)
Jumat 9 November 2018 19:30 WIB
Jaga Kekompakan, IPNU-IPPNU di Kawasan Ini Lakukan Pertemuan Zona
Jaga Kekompakan, IPNU-IPPNU di Kawasan Ini Lakukan Pertemuan Zona
Sumenep, NU Online
Berbagai ikhtiar dilakukan demi meningkatkan hubungan emosional kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Seperti yang dilakukan di zona timur daya yang meliputi Kecamatan Batuputih, Gapura, Batang-batang serta Dungkek, Sumenep, Jawa Timur. Mereka menggelar Silaturahim Timur Daya atau Silatda di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Batang-batang.

“Terlaksananya Silatda IPNU dan IPPNU diharapkan mampu membawa perubahan di bidang kaderisasi maupun efektifitas organisasi, khususnya di kawasan ini,” kata Muhlisin, Jumat (9/11).

Menurut Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Gapura ini, sudah tiba saatnya para kader di kawasan timur daya untuk terus bergerak ke arah yang lebih baik. "Arus tantangan pelajar semakin berat, maka perlu disikapi serius," tegasnya.

Harapan yang sama disampaikan Syarifah dari Pimpinan Cabang IPPNU Sumenep kepada NU Online. Ia berharap pertemuan atau silaturahim tersebut mampu meningkatkan kualitas kader dalam berorganisasi. "Hal terpenting yaitu saling bahu membahu dalam setiap kegiatan," ungkapnya.

Dari silaturahim yang digelar, seluruhnya sepakat bahwa para pengurus PAC IPNU IPPNU se-timur daya harus lebih progresif dalam menjalankan organisasi, tertutama kaderisasi. (Mahrus/Ibnu Nawawi)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG