IMG-LOGO
Daerah

MUI Lampung Gelar Lomba Menulis Naskah Khutbah Jumat Islam Wasathiyah


Senin 12 November 2018 21:00 WIB
Bagikan:
MUI Lampung Gelar Lomba Menulis Naskah Khutbah Jumat Islam Wasathiyah
Bandarlampung, NU Online
Dalam rangka memperkaya referensi para khatib dengan materi khutbah Jumat yang menyejukkan, moderat, jauh dari paham radikal dan ujaran kebencian, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung menggelar Lomba Menulis Naskah Khutbah Jumat Wasathiyah Se-Provinsi Lampung. Lomba ini juga dalam rangka Milad MUI ke-44 tahun 2018.

Menurut Wakil Ketua MUI Lampung H Suryani M Nur, materi khutbah Jumat yang dikirimkan ke panitia harus mengangkat tema besar Islam Wasathiyah. Tema besar ini diharapkan mampu dikembangkan oleh para peserta dengan menggali materi lebih dalam dari sumber-sumber seperti Al-Qur’an, Hadits, Ijma dan Qiyas untuk memperkaya wawasan umat Islam tentang Islam yang moderat.

“Saat ini sudah ada yang menggunakan mimbar Jumat untuk menebar paham radikal, menyebarkan ujaran kebencian, dan kepentingan lain seperti politik praktis. Khatib harus menggunakan forum suci ini bukan untuk hal-hal yang menjadikan umat kebingungan dan terpecah belah,” ujarnya kepada NU Online, Senin (12/11).

Oleh karenanya MUI Lampung sebagai tenda besar berbagai ormas Islam menginisiasi lomba ini agar para khotib dari ormas Islam memiliki banyak referensi tentang khutbah yang bernafaskan Islam Wasathiyah (moderat).

Lomba ini dimulai dari 1 November sampai 10 Desember 2018 dengan penerimaan naskah dari para peserta, dilanjutkan dengan penilaian naskah mulai 11-12 Desember 2018. Adapun pengumumam pemenang akan dilaksanakan pada 25 Desember 2018. Sementara penyerahan hadiah lomba akan diserahkan pada acara puncak Milad MUI Provinsi Lampung pada 27 Desember 2018 di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bandarlampung.

“Lomba ini dikhususkan untuk peserta yang merupakan penduduk Provinsi Lampung. Ini untuk memaksimalkan potensi umat Islam di Lampung. Akan dipilih juara 1, 2, dan 3 untuk mendapatkan hadiah jutaan rupiah. 30 naskah terbaik akan dibukukan untuk dipublikasikan kepada masyarakat dan para khatib di Provinsi Lampung,” jelas Suryani.

Adapun persyaratan peserta Lomba Menulis Naskah Khutbah Jum’at Islam Wasathiyah terdiri dari:
1. Berdomisili di Provinsi Lampung dengan mengirimkan foto Kartu Identitas/ KTP (Format JPG)
2. Mengirimkan surat pernyataan keaslian naskah, bukan plagiat, bukan re-produksi karya orang lain, belum pernah diterbitkan/dipublikasikan, dan tidak sedang diikutkan dalam lomba lainnya (bermaterai 6000). (Format JPG)
3. Mengirimkan naskah khutbah Jumat dilampirkan point (1) dan (2) ke E-mail: redaksi@mui-lampung.or.id dalam bentuk file Microsoft Word dan pdf
4. Peserta diperbolehkan mengirim maksimal 2 karya.
5. Susunan naskah yang dikirim terdiri atas: Judul, Khutbah I, Khutbah II, Daftar Referensi, Riwayat hidup penulis yang berisi minimal: Nama, Alamat, Jenis Kelamin, NIK, Riwayat Pendidikan, Foto Penulis
6. Isi Naskah khutbah terdiri dari Khutbah I dan Khutbah II serta harus sesuai dengan tema besar yakni “Islam Wasathiyah”
7. Naskah khutbah tidak memuat SARA, pornografi, kekerasan, pelecehan fisik, ujaran kebencian, dan bias gender.
8. Tulisan diketik rapi dengan font Times New Roman, ukuran font 12, spasi 1, maksimal 1.500 kata, ukuran kertas folio/F4.
9. Tulisan Arab menggunakan font Adobe Naskh Medium dengan ukuran font 16 lengkap dengan harakatnya.
10. Ayat Al-Qur’an tidak menggunakan program Qur’an Word
11. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan mudah dicerna masyarakat umum.
12. Memakai dalil yang shahih.
13. Mencantumkan sumber rujukan jika berupa nukilan.
(Red: Muhammad Faizin)
Tags:
Bagikan:
IMG
IMG