IMG-LOGO
Daerah

NU Sumenep Kenalkan Aswaja Lewat Safari Kampus dan Pesantren

Selasa 13 November 2018 20:30 WIB
Bagikan:
NU Sumenep Kenalkan Aswaja Lewat Safari Kampus dan Pesantren
Sumenep, NU Online
Upaya mengenalkan Ahlussunnah wal Jamaah atau Aswaja an-Nahdliyah harus dilakukan ke semua elemen masyarakat. Tidak terkecuali kalangan kampus dan pesantren. 

Karenanya, sejumlah aktivis di Sumenep, Jawa Timur menyelenggarakan rapat bersama untuk membumikan Aswaja an-Nahdliyah di sejumlah perguruan tinggi. Mereka antara lain dari Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama atau Lakpesdam NU, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Kabupaten Sumene. Pertemuan diselenggarakan di di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, jalan Gedungan Sumenep, Senin (12/11).

Pertemuan sebagai langkah untuk membumikan paham Aswaja an-Nahdliyah di tingkat kampus terutama di Sumenep. “Salah satu agendanya adalah, silaturahim dan mematangkan gerakan menuju tawajuhan enam,” kata Ahmad.

Direktur PC Lakpesdam NU Sumenep ini menyebutkan kegiatan bertujuan mensinergikan gerakan bersama untuk kepentingan bersama dalam membumikan paham Aswaja an-Nnahdliyah.

”Kami berharap, kerja sama dalam segalanya. Seperti kegiatan di kampus dengan konsep dan desain acara bersama,” jelas Ahmad.

Penanggung jawab, Mohammad Kholid mengatakan bahwa tawajuhan sangat penting digelar untuk memberikan pemahaman Aswaja kepada mahasiswa terutama di kampus. “Salah satu agenda untuk tujuan ini adalah menyelenggarakan safari kampus,” katanya.

Menurutnya, tawajuhan Aswaja di berbagai kampus telah dilakukan sebelumnya. “Seperti yang telah dilakukan bersama STITA, STIT Alkarimiyah dan STKIP,” terangnya.

Selain menyasar kampus, tawajuhan juga diselenggarakan di pesantren. “Bahkan, baru baru ini tawajuhan Aswaja bekerja sama dengan Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa dengan istilah tawajuhan Aswaja pesantren,” jelasnya.

Mohammad Kholid berharap safari ke sejumlah kampus dan pesantren dapat terus dilakukan.”Kami berharap ke depan ada pesantren lain yang melakukan gerakan ini bersama,” pungkasnya. (Ibnu Nawawi)

Bagikan:
Selasa 13 November 2018 22:30 WIB
Unusida Beri Masukan Peningkatan Mutu Pendidikan di Sidoarjo
Unusida Beri Masukan Peningkatan Mutu Pendidikan di Sidoarjo
Sidoarjo, NU Online
Antara perguruan tinggi dan pemerintah, hingga wakil rakyat harus bersatu. Sinergi tersebut penting demi meningkatkan layanan, khususnya pendidikan.

Penegasan disampaikan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (Unusida) Fatkul Anam saat menerima kunjungan anggota Komisi E DPRD Jatim, H Sholeh Hayat, Selasa (13/11).

"Dengan kerja sama tersebut, kampus bisa langsung memberi masukan kepada pemerintah dan DPRD terkait peningkatan mutu pendidikan di Sidoarjo," katanya.

Dalam pandangannya, kebersamaan selama ini cukup terbina dengan baik. “Kita berharap kerja sama dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Sehingga pendidikan di Sidoarjo meningkat dan berkualitas,” ungkapnya.

H Sholeh Hayat melakukan reses kali ketiga di Unusida. Sekitar 150 mahasiswa dan civitas akademi Unusida turut hadir dalam kegiatan tersebut. 

Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jatim ini menjelaskan, reses kali ini untuk menyerap aspirasi dari akademisi dan mahasiswa. Selain itu kedatangannya di Unusida, untuk mengamati langsung penggunaan dana hibah pemprov yang terserap di kampus itu. 

"Selain menyerap aspirasi dari kampus, saya ingin melihat penggunaan hibah yang ada di Unusida," kata Pak Sholeh, sapaan akrabnya.

Tahun ini, Unusida menerima hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebesar 500 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun lantai 2 kampus  setempat di lingkar timur. (Moh Kholidun/Ibnu Nawawi)

Selasa 13 November 2018 22:0 WIB
Ketua Terpilih Siap Bawa IPNU-IPPNU Wonosobo Lebih Maju
Ketua Terpilih Siap Bawa IPNU-IPPNU Wonosobo Lebih Maju
Ketua IPPNU dan IPNU Wonosobo terpilih
Wonosobo, NU Online
Nashrul Athoillah dan Dewi Laelatus Soraya Ketua IPNU-IPPNU Wonosobo 2018-2020 terpilih berjanji siap membawa organisasi Badan Otonom bidang kepemudaan pelajar lebih maju dari periode sebelumnya.

Hal itu itu disampaikan kepada NU Online di Kantor PC IPNU-IPPNU Wonosobo, Selasa (13/11) sepekan setelah terpilih melalui Konfercab IPNU-IPPNU Wonosobo.

"Ke depan IPNU Wonosobo harus bisa mencetak Kader Yang Berilmu Amaliah, Beramal Ilmiah, Berakhlakul Karimah, serta Berwawasan Global Yang Mampu Menjawab Problem di Era Milenial," ujar Atho.

Ketua terpilih IPPNU Wonosobo Dewi Laelatus Soraya mengatakan, ke depan IPPNU Wonosobo akan mencetak kader yang berakhlak karimah berlandaskan akidah aswaja NU, mandiri, loyal terhadap organisasi, dan selalu siap menjawab tantangan zaman. 

"Sudah saatnya ke depan kader IPPNU di Wonosobo bisa mandiri, untuk itu ke depan kita akan lebih banyak bekerjasama dengan beberapa dinas untuk menyelanggarakan kegiatan guna mematangkan kemampuan yang dimiliki kader IPPNU hingga semua potensi kader dapat tereksplor," ujarnya. 

Terpilihnya kedua Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU setelah dua hari satu malam berjalannya Konferensi ke-16 IPNU-IPPNU Wonosobo yang digelar di Gedung Haji Wonosobo, pada Ahad (4/11). (Nahru/Muiz)
Selasa 13 November 2018 21:0 WIB
Santri Bahrul Ulum Tambakberas Didorong Siap Berkompetisi
Santri Bahrul Ulum Tambakberas Didorong Siap Berkompetisi
Gali bakat melalui kompetisi di Pesantren Bahrul Ulum Jombang
Jombang, NU Online
Para santri Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur didorong untuk selalu siap bersaing di kancah regional, nasional, bahkan internasional. Segenap lembaga atau unit pesantren telah menyiapkan segala sesuatunya guna mendorong kesiapan santri.

Demikian disampaikan Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) Tambakberas KH Wafiyul Ahdi pada acara penutupan rangkaian kegiatan OSIS Meeting, Selasa (13/11) di Gedung Serbaguna Tambakberas.

"Harapan kita, para juara ini khususnya akan menjadi perwakilan di bidangnya pada event yang diadakan di luar PPBU nanti," harap Gus Wafi sapaan akrabnya.

OSIS Meeting merupakan wadah untuk mengembangkan potensi setiap siswa-siswi (santri, red) melalui gelaran beragam lomba. Baik yang berkaitan dengan pengembangan potensi akademik maupun non akademik.

Kegiatan OSIS Meeting diselenggarakan Keluarga Pelajar Madrasah Bahrul Ulum (KPM BU) sebagai organisasi pendidikan yang membawahi OSIS masing-masing madrasah di Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

"Berbagai kegiatan yang sebelumnya diselenggarakan adalah proses pengembangan potensi, kreativitas, dan khazanah keilmuan para siswa, saatnya mulai ditunjukkan dan dibuktikan kepada publik," ucapnya.

Sementara  Ketua KPM Bahrul Ulum Zidan Syauqi mengatakan, kegiatan ini tentunya harus terus dikembangkan pada pelaksanaan berikutnya. "Koreksi terhadap kekurangan-kekurangan sudah kita lakukan untuk kebaikan pengurus tahun depan, doa para masyayikh tentu terus kita harap guna suksesnya agenda ini," tuturnya. (Syamsul Arifin/Muiz)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG