IMG-LOGO
Warta

Kasus Pembunuhan KH Asmuni Ishak Dalam Proses Pemeriksaan DNA


Sabtu 13 Desember 2003 09:12 WIB
Bagikan:
Kasus Pembunuhan KH Asmuni Ishak Dalam Proses Pemeriksaan DNA

Jakarta, NU Online
Kapolda Jatim Irjen (Pol) Firman Gani menyatakan bahwa penanganan kasus pembunuhan tokoh NU Lumajang KH Asmuni Ishak masih dalam proses pemeriksaan DNA dan mobil yang dijadikan sarana pembunuhan tersebut.

"Saat ini sudah mulai ada petunjuk dan kepolisian sudah melakukan langkah-langkah termasuk tengah meneliti DNA dan mobil pelaku pembunuhan kiai NU itu," kata Kapolda yang baru dilantik menggantikan pejabat lama Irjen Heru Sutanto itu ketika bersilaturrahmi ke Ponpes Al Hikam Malang,Jumat.

<>

Menurut dia, selain pemeriksaan DNA dan mobil pelaku, kepolisian setempat juga tengah mencari saksi-saksi untuk diminta keterangannya berkaitan kasus pembunuhan tersebut, namun bagaimanapun juga harus tetap diatas koridor dan prosedur serta ketentuan lain yang berlaku yakni UU. "Yang jelas sekarang masalah itu sudah ditangani kepolisian setempat," tambahnya.

Menyinggung mengenai persiapan pengamanan Pemilu 2004 mendatang, Kapolda mengatakan, semua daerah menjadi fokus perhatian pengamanan baik daerah yang berada di tapal kuda maupun di tengah kota. Sebab, semua daerah rentan ancaman sehingga seluruhnya menjadi prioritas utama tidak ada yang dinomorduakan.

"Semua daerah memiliki kedudukan dan ancaman serta kerentanan keamanan yang sama, namun kalau saya ditanya anggaran pengamanan, kami belum membuat draft usulan berapa angka globalnya lebih-lebih rincinya.Kami pasti akan mengusulkan anggaran, tetapi tidak sekarang, karena saya baru dua hari memegang jabatan ini," katanya.

Sementara itu ketika ditanya mengenai kedatangannya ke Ponpes Al-Hikam dan bersilaturrahmi dengan KH Hasyim Muzadi, Kapolda mengatakan, mencari masukan sekaligus menindaklanjuti kerjasama dalam hal pembinaan moral aparat kepolisian. 

"Seiring dengan adanya gerakan moral memberantas KKN ditanah air yang digaungkan oleh NU-Muhammadiyah ini, kami juga ingin belajar banyak dan memperdalam pengetahuan melalui tokoh-tokoh agama dan ulama yang nantinya bisa kami tularkan pada seluruh aparat kepolisian dijajaran Polda Jatim," tambahnya.(mkf)

 

Bagikan:
IMG
IMG