IMG-LOGO
Nasional

AISINDO Bahas Tren dan Isu Terbaru SIstem Informasi

Jumat 7 Desember 2018 1:48 WIB
Bagikan:
AISINDO Bahas Tren dan Isu Terbaru SIstem Informasi
Jakarta, NU Online 
Forum AISINDO IS CIO membahas tren dan isu terbaru dalam Sistem Informasi (SI) dengan para pemimpin perusahaan dan profesional. Tahun lalu acara ini hanya fokus pada sisi akademis, sementara tahun ini menghubungkan akademisi dengan industri serta menyoroti masalah krisis talenta ahli SI-Teknik Informatika. 

Acara yang berlangsung Rabu-Kamis (5-6/12) ini diadakan di Balai Kartini sebagai konferensi para pimpinan perusahaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. 

AISINDO IS CIO (www.cioforum.id) sepenuhnya didukung dan diorganisir oleh AISINDO (Indonesian Chapter of Association for Information Systems). AISINDO (www.aisindo.org) adalah bagian dari AIS (Association for Information Systems), asosiasi bagi individu dan organisasi yang memimpin penelitian, pengajaran, dan penerapan Sistem Informasi di seluruh dunia. AIS memiliki anggota dari lebih dari 90 negara, dari beberapa wilayah yaitu Benua Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika, Asia dan Pasifik. 

Acara ini dibuka melalui video taping Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Bapak Rudiantara. Kemudian dilanjutkan dengan paparan utama dari Menteri Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri. Hadir juga Perwakilan Kamar Dagang Indonesia. 

Acara yang berlangsung selama dua hari ini mencakup program-program berikut: panel utama, pembicaraan CEO dan CIO, panel direktur, empat panel profesi SI, IS/IT career festival dan bursa karir SDM SI-TI, Panel SDM dari para pemimpin startup dan program studi sistem informasi.

Para pembicara berbagi pandangan mereka tentang peluang dan tantangan yang dihadapi oleh profesional SI-TI, dan wawasan berharga lainnya pada pengembangan manusia. Wawasan yang diperoleh dari setiap panel akan disusun sebagai rekomendasi yang dirilis dalam pertemuan tahunan AISINDO pada hari kedua. 

Melalui acara ini, semua peserta dari latar belakang akademi dan profesional SI-TI, serta para pemimpin industri dan startup didorong untuk membangun kemitraan bersama. (Red: Abdullah Alawi)

Bagikan:
Jumat 7 Desember 2018 22:0 WIB
NU PEDULI SULTENG
Kades di Donggala Mencari Sinyal Melaporkan Kinerja NU Peduli ke Bupati
Kades di Donggala Mencari Sinyal Melaporkan Kinerja NU Peduli ke Bupati
Silaturahim NU Peduli dengan Bupati Donggala, Jumat (7/12).
Donggala, NU Online
Bupati Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Kasman Lassa mengapresiasi kerja-kerja kemanusiaan yang dilakukan Nahdlatul Ulama (NU) Peduli sejak 28 September hingga saat ini. Hal itu berdasarkan kinerja NU Peduli selama masa tanggap darurat, transisi dan memasuki fase pemulihan.

"Kami selaku Pemerintah Donggala mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dengan kinerja Kemanusiaan NU Peduli yang terjun langsung ke lapangan ke wilayah Donggala hingga di sejumlah pelosok desa dari Banawa Selatan sampai Balaesang Tanjung," ungkap Bupati di ruang kerjanya, saat menerima kunjungan NU Peduli, Jumat (7/12) pagi.

Ia menyebutkan kerja-kerja NU Peduli terbukti dari laporan pemerintah dari para perangkat desa ke Bupati Donggala atas kinerja NU Peduli sejak sepekan setelah kejadian bencana gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah. NU Peduli di antaranya menyalurkan bantuan pangan dan non pangan. Bantuan non pangan mencakup ribuan perlengkapan mandi (hygiene kits) dan perlengkapan keluarga (family kits).

Salah satu laporan kepada Bupati Donggala datang dari Kepala Desa di Tanjung Manimbaya yang turun mencari sambungan sinyal untuk melaporkan padanya. "(Kades melaporkan kepada saya) bahwa ada lembaga kemanusiaan yakni NU Peduli masuk ke pelosok ujung Manimbaya mendistribusikan bantuanya, berupa mesin genset 3000 watt. Olehnya saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya," ujarnya lagi.

Di kesempatan yang sama Ketua LPBI PBNU M Ali Yusuf berharap penuh dengan apresiasi dan dukungan dari Pemerintah Donggala bisa berlanjut, bermanfaat, sekaligus berkah bagi masyarakat Sulteng, khususnya warga Donggala yang terdampak bencana.

Kunjungan silaturahim diwarnai ramah tamah dan sarapan pagi, dihadiri oleh para pejabat di Kabupaten Donggala, Wakil Ketua LAZISNU M Wahib Emha, dan Koordinator Nasional LPBI NU Peduli, Yulistianto. (Ibrahim/Kendi Setiawan)
Jumat 7 Desember 2018 20:45 WIB
BULAN GUS DUR
Saat Gus Dur Berhasil Satukan Kembali Muslim Moro dengan Negara Filipina
Saat Gus Dur Berhasil Satukan Kembali Muslim Moro dengan Negara Filipina
Gus Dur (Dok. Pojok Gus Dur)
Jakarta, NU Online
Hubungan baik KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan sejumlah pemimpin-pemimpin dunia tidak diragukan. Gaya komunikasi, diplomasi, dan wawasannya yang luas membuat Gus Dur mendapat cukup penghormatan setiap berkunjung ke negara tertentu.

Bahkan, tak jarang masukan dan pandangan Gus Dur diterima dengan baik walaupun menyangkut prinsip. Seperti yang terjadi saat Gus Dur bertemu dengan Muslim Moro di Mindanao, Filipina.

Gus Dur pernah berkata kepada Nur Missouri, pemimpin Muslim yang berbasis di Mindanao Filipina, Moro Islamic Liberation Front (MILF).

"Menjadi Muslim yang baik tidak harus mendirikan negara,” kata Gus Dur kepada Nur Missouri seperti dikisahkan salah seorang santri Gus Dur Nuruddin Hidayat asal Kudus, Jumat (7/12) lewat facebooknya.


Dari dialog ini, imbuhnya, kemudian ada kelanjutan pertemuan tidak resmi (diam-diam) atau diplomasi terbatas.

Dari situlah menurut Nuruddin, kelompok Muslim Moro yang sebelumnya menuntut merdeka, mau menerima otonomi khusus tanpa melepaskan diri dari Negara Filipina.

Meskipun sampai saat ini, lanjutnya, masih ada faksi sempalan pimpinan Abu Sayyaf yang berafiliasi ke Al-Qaeda dan ISIS. Kelompok Muslim Moro sendiri sebelumnya kerap melakukan gerakan bersenjata.

“Begitulah cara Gus Dur mengurangi fundamentalisme agama di kawasan Asia Tenggara. Hal tersebut dilakukannya di masa Presiden Filipina Josep Estrada,” terang Nuruddin. (Fathoni)
Jumat 7 Desember 2018 20:30 WIB
NU Jateng Bangun Tiga Masjid Serbaguna di Sulteng
NU Jateng Bangun Tiga Masjid Serbaguna di Sulteng
Rais PWNU jateng, KH Ubaidullah Shodaqoh (dua dari kiri)
Palu, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah segera merealisasikan pembangunan tiga masjid serbaguna dan menyumbangkan satu unit mobil klinik keliling kepada masyarakat terdampak gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Tengah, H Muhammad Mahsun mengatakan, agenda assesment fase recovery di lokasi bencana yang dipimpin Rais PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh Kamis (6/12) hampir selesai, bahkan dijadwalkan assesment akan tuntas pada hari Jumat (7/12).

“Meski proses assesment belum tuntas, namun keputusan untuk mewujudkan bantuan masyarakat melalui LAZISNU Jateng sudah diputuskan dan bisa dimulai dalam waktu dekat, sehingga masyarakat dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa menikmati bantuan berupa infrastruktur itu,” ujarnya usai rapat koordinasi dengan PWNU Sulteng, Kamis (6/12)

Menurutnya, atas kesepakatan dengan PWNU Sulteng bantuan itu akan digunakan untuk membangun tiga masjid serbaguna yang lokasinya di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala. Setiap masjid dialokasikan dana senilai Rp250 juta.

Selain itu lanjutnya, juga dialokasikan dana senilai Rp500 juta untuk pengadaan mobil klinik keliling. Sedangkan hunian sementara yang setiap unit dianggarkan sebesar Rp10 juta akan dibangun di beberapa lokasi. 

"Untuk sementara sambil menunggu tuntasnya agenda assesment ditetapkan hunian sementara akan dibangun di kota Palu sebanyak enam unit," jelasnya.

Dia menuturkan, jika assesment sudah dituntaskan dan sudah diputuskan infrastruktur yang akan dibangun segera ditetapkan jadwal pelaksanaan atau realisasinya.

Realisasi atas pembangunan sejumlah infrastruktur itu akan ditangani oleh para relawan di bawah koordinasi Tim Relawan PBNU. "Dengan melibatkan relawan, maka akan menghemat biaya dan meningkatkan spirit masyarakat untuk berpartisipasi dalam program kemanusiaan ini," kata Mahsun.

Atas bantuan ini, tuturnya, PWNU Sulawesi Tengah mengucapkan terima kasih kepada warga masyarakat yang memberikan bantuan melalui LAZISNU Jateng. (Samsul/Muiz)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG