Home Nasional Keislaman Fragmen Internasional Risalah Redaksi Wawancara Humor Tokoh Opini Khutbah Hikmah Bathsul Masail Pustaka Video Foto Download

Puisi Gus Nadirsyah Hosen: 'HANYA'

Hanya
 
Kami hanya debu yang beterbangan
Diputar tak tentu arah oleh badai cinta-Mu

Kami hanya kelopak bunga yang bermekaran
Diperindah tak terkira oleh tetesan embun kasih sayang-Mu

Kami hanya pejalan yang merangkak berkeluh kesah
Ditarik mendekat tak berjarak oleh dekapan ujian-Mu

Kami hanya hamba yang merindu tak berkesudahan
Dibebankan amanah tak terperi di dunia ini oleh lambaian kuasa-Mu

Kami hanya menunggu tiba waktu berpulang
Diperlama oleh sekian ambisi kehidupan seolah kami tak lagi mengenal-Mu

Kami hanyalah hamba yang terus bertanya
Dijawab dengan harapan akan syafaat Nabi-Mu

Tabik,
Australia, 2 April 2020
Gus Nadirsyah Hosen (Rais Syuriyah PCI-NU Australia & New Zealand)
 
===
Suara pembaca puisi: Nurul Aisyah
 
Simak video bermanfaat lainnya di channel Youtube NU Online! Subscribe!
BNI Mobile