::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

20 Waktu yang Disunahkan Membaca Shalawat (Bagian II)

20 Waktu yang Disunahkan Membaca Shalawat (Bagian II)

Berikut adalah kelanjutan dari artikel bagian sebelumnya tentang 20 (dua puluh) waktu yang disunahkan untuk membaca shalawat sebagaimana disampaikan oleh Sirajudin Al-Husaini di dalam kitabnya As-shalâtu ‘alan Nabiyyi Shallallâhu ‘alaihi wa Sallam (Damaskus: Maktabah Darul Falah, 1990). 
20 Waktu yang Disunahkan Membaca Shalawat (Bagian II)
Senin, 19/11/2018 20:30Shalawat/Wirid

20 Waktu yang Disunahkan Membaca Shalawat (Bagian II)

Berikut adalah kelanjutan dari artikel bagian sebelumnya tentang 20 (dua puluh) waktu yang disunahkan untuk membaca shalawat sebagaimana disampaikan oleh Sirajudin Al-Husaini di dalam kitabnya As-shalâtu ‘alan Nabiyyi Shallallâhu ‘alaihi wa Sallam (Damaskus: Maktabah Darul Falah, 1990). 
Memegang Al-Qur’an Terjemahan tanpa Wudhu, Bolehkah?
Senin, 19/11/2018 16:30Thaharah

Memegang Al-Qur’an Terjemahan tanpa Wudhu, Bolehkah?

Membaca Al-Qur’an terjemahan saat ini sudah banyak dilakukan oleh siapa pun, khususnya orang-orang yang ingin mengetahui kandungan arti kata yang terlafalkan dalam Al-Qur’an. Bagi orang yang tak memiliki pengetahuan bahasa Arab yang memadai, Al-Qur’an terjemahan pun menjadi solusi paling mudah.
Upaya Pihak Anti-Maulid Mendistorsi Fatwa Ulama (I)
Senin, 19/11/2018 14:30Syariah

Upaya Pihak Anti-Maulid Mendistorsi Fatwa Ulama (I)

Selalu ada saja yang berusaha memutarbalikkan fakta seolah para ulama besar menolak peringatan Maulid Nabi. Di antara yang melakukan distorsi sejarah ini adalah pengarang kitab al-Qaul al-Fashl Fî Hukmi al-Ihtifâl Bimaulidi Khairi ar-Rusul. Kitab ini sengaja dikarang untuk membantah hujjah para ulama yang memperbolehkan maulid.