Ahad, 21 Desember 2014
Language :
Find us on:
Ubudiyah 
Susunan Bacaan Tahlil
Selasa, 28/07/2009 11:02
Tahlil atau tahlilan sudah menjadi tradisi kaum muslimin di Indonesia, utamanya warga Nahdlatul Ulama (NU) sebagai penganut paham Ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) sebagai upaya bertawashul kepada Allah SWT untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal dunia atau ahli kubur pada umumnya,

Tahlil secara lughat berarti bacaan لاإله إلاالله (Lailaha illallah) seperti halnya Tasbih berarti bacaan سبحان الله (Subhanallah), Tahmid bacaan الحمد لله (Alhamdulillah) dan lain sebagainya.

Bahasa Arab kebanyakan selain mempunyai arti secara lughowi (bahasa) juga mempunyai arti secara istilahi atau urfi. Tasbih misalnya pengertian secara urfi ialah mengagumi dan mensucikan Allah sang Maha pencipta dari segala kekurangan dan kelemahan, yang direfleksikan dengan bersyukur, rasa takjub dan lain sebagainya yang diiringi dengan mengucapkan Subhanallah.

Demikian pula Tahlil dalam pengertiannya secara urfi atau islitahi ialah mengesakan Allah dan tidak ada pengabdian yang tulus kecuali hanya kepada Allah, tidak hanya mengkui Allah sebagai Tuhan tetapi juga untuk mengabdi, sebagimana dalam pentafsiran kalimah thayyibah

لاإله إلاالله أي لامعبود بحق إلاالله

Artinya: Tiada Tuhan yang berhak untuk disembah kecuali Allah, atau tidak ada pengabdian yang tulus kecuali kepada Allah

Kemudian di dalam melaksanakan bentuk pengabdian manusia sebagai hamba kepada  Allah SWT, sudah barang tentu tidak cukup hanya dengan menyebut-nyebut asma Allah akan tetapi harus disertai prilaku-prilaku seorang hamba yang mentaati perintah perintah Allah serta menjauhi larangan larangan-Nya, dan perilaku tersebut digambarkan dalam rangkaian bacaan-bacaan pada tahlilan.

Jadi Tahlil dengan serangkaian bacaannya yang lebih akrab disebut dengan tahlilan tidak hanya berfungsi hanya untuk mendoakan sanak kerabat yang telah meninggal, akan tetapi lebih dari pada itu Tahlil dengan serentetan bacaannya mulai dari surat Al-ikhlas, Shalawat, Istighfar, kalimat thayyibah dan seterusnya memiliki makna dan filosofi kehidupan manusia baik yang bertalian dengan i’tiqad Ahlus Sunnah wal jamaah, maupun gambaran prilaku manusia jika ingin memperoleh keselamatan dan kebahagiaan di Dunia dan di akhirat kelak.

Tahlilan dari susunan bacaannya terdiri dari dua unsur yang disebut dengan syarat dan rukun, yang dimaksud dengan syarat ialah bacaan :
1. Surat al-Ikhlas
2. Surat al-Falaq
3. Surat an-Nas
4. Surat al-Baqarah ayat 1 sampai ayat 5 الم ذلك الكتاب .......
5. Surat al-Baqarah ayat 163 والهكم إله واحد ........
6. Surat al-Baqarah ayat 255 الله لاإله إلا هو الحي القيوم ........
7. Surat al-Baqarah ayat dari ayat 284 samai ayat 286 لله مافي السموات ......
8. Surat al-Ahzab ayat 33 إنما يريد الله ........
9. Surat al-Ahzab ayat 56إن الله وملائكته يصلون على النبي ........
10. Dan sela-sela bacaan antara Shalawat, Istighfar, Tahlil da Tasbih

Adapun bacaan yang dimaksud dengan rukun tahlil ialah bacaan :
1. Surat al-Baqarah ayat 286 pada bacaan :واعف عنا واغفر لنا وارحمنا
2. Surat al-Hud ayat 73: ارحمنا ياأرحم الراحمين
3. Shalawat Nabi
4. Istighfar
5. Kalimat Thayyibah لاإله إلاالله
6. Tasbih

Makna dari susunan bacaan tahlil di atas insyaallah akan dipaparkan dalam kesempatan berikutnya.


KH M. Irfan Ms
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Amin, Jampes, Kediri
Komentar(10 komentar)
Selasa, 26/01/2010 09:26
Nama: ana
say
ingat yg btul tu tahlil lo bkan tahlilan,,mnurut sya tahlil tu bacaan yg bgus tpi lbih bgus and pnting lg pham apa arti, mksd en tjuan bcaannya,,bkan bnyak and kerasnya
Selasa, 12/01/2010 02:33
Nama: Badrud
menulis:
Abu syawaal tuh asal ngelantur aja, dalami dulu baru comment, jangan tong kosong nyaring bunyinya...
saya lebih suka commentnya doe, dia memang tahu ilmunya.
Kamis, 17/12/2009 10:49
Nama: affan
Cukup saudaraku
wahai saudaraku..., sudah cukup berhenti. ingat Buya Hamka selalu mengutip perkataannya KH. Hasyim as'ari : kalian perdebatkan apa2 yg diperselisihkan para ulama, tp kalian tinggalkan apa2 yg ulama sepakati. wassalam. pis men
Rabu, 16/12/2009 09:44
Nama: arief
tahlil & tidak
saya hanya kasihan buat saudara kita yg kurang mampu,setelah berduka lalu harus berhutang untuk biaya tahlil,bahkan ada pada saat yg sama berduka,tahlilan di tempat yg kurang mampu terlihat sepi,semoga Alloh memberi petunjuk kepada Ulama panutan kita,amin
Rabu, 16/12/2009 09:41
Nama: arief
tahlil & tidak
abi : teman2 seiman tahlilisme...
jika ada orang anti tahlil ngajak debat..bilang aja "gitu aja kok repot"..sbb dikasih dalil juga mrk akan ttp ngeyel kok..dan skrg dalil mrk sdh bukan qur'an hadits lagi, tp juga kitab2 kuning yg biasa kita baca..(walaupun mrk baca dari terjemahannya hehehe..)..
Lagi pula bagi yg anti tahlil yg ngasih comen t jelek di situs ini saya anggap antum itu ga punya adab...
kang ipul : terus terang aku orang nu pengen nglumat mullut orang kayak divo cs,
divo cuma mau mengingatkan sesama muslim, bukan mencari mslah, sudah jelas Rosulluloh tidak memakai tahlil karena takut kesedihan yang ditinggalkan..
Senin, 14/12/2009 19:08
Nama: rusli sohib
bersatulah saudaraku
jangan anda tunjukkan rasa tdk suka anda sesama muslim, perpecahan dan perbedaan paham akan digunakan oleh syetan dari kaum kafir untuk memecah belah umat islam, tunjukkanlah rasa ukuwah islamiah yang solid agar umat islam selalu dapat menjadi pemimpin negri ini
Senin, 07/12/2009 14:37
Nama: sofyan
Buat Mas Divo & konco2nya
Buat Mas Divo dan Mas Cahyo :
Didalam acara tahlil diantaranya adalah membaca surat al Ikhlas, al Falaq, an Nas, al Baqoroh 255 dan kalimah thoyyibah lainnya. Bukankah semua yang saya sebutkan diatas adalah surat2 dan ayat2 yang terdapat didalam Al Qur'an. Analoginya ..... mosok membaca Al Qur'an nggak boleh ..... aah yang bener aja Mas !!! ??? Tolong ngaji yang bener dulu yaa
Senin, 16/11/2009 14:28
Nama: Muhlasin
Saling berkenalanlah Saudaraku
Silaturahmillah saudaraku semua, majulah bersama. Bertemulah. Diskusilah. Bawawalah semua literatur keagamaan yang sahabat miliki. Bersalamanlah. Berciumanlah. Penuhilah hatimu dengan SESAMA MUSLIM ADALAH SAUDARA. Tujuan yang baik, menolong saudaranya, tidaklah layak dengan mencerca ataupun dengan kata-kata yang menyinggung. Hangatkan hatimu dengan semangat ALLAH yang Pengasih lagi Maha Penyayang. AYo maju, berlajar bersama. Semoga bermanfaat. Wassalamualaikum.
Senin, 09/11/2009 00:43
Nama: zaen
menulis
Demi Islam+Tahlil saya siap membela sampai tetes darah yang terakhir !!!.
Ahad, 01/11/2009 11:36
Nama: Ambari
Untung ada Tahlilan
Bersyukur di tradisi masyarakat kita (NU) ada acara Tahlilan baik untuk acara kematian ataupun pengajian rutin. sudah terbukti acara itu mampu dengan efektif melunakan hati kita yang keras tanpa harus diberi teguran dari manusia tetapi langsung dari energi illahiyah lewat bacaan2 yang ada. Acara ini mampu mengeCharger iman kita yang sering surut padam karena pengaruh zaman yang sudah hujan dosa ini.
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefDesember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
:::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::