Jumat, 11 Juli 2014
Language :
Find us on:
Ubudiyah 
Hukum Memegang Tongkat bagi Khotib
Kamis, 03/03/2011 21:52
Jumhur (mayoritas) ulama fiqh mengatakan bahwa sunnah hukumnya bagi khatib memegang tongkat dengan tangan kirinya pada saat membaca khutbah. Dijelaskan oleh Imam Syafi'i di dalam kitab al-Umm:

قَالَ الشَّافِعِيُّ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى) بَلَغَنَا أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا خَطَبَ اِعْتَمَدَ عَلَى عَصَى. وَقَدْ قِيْلَ خَطَبَ مُعْتَمِدًا عَلَى عُنْزَةٍ وَعَلَى قَوْسٍ وَكُلُّ ذَالِكَ اِعْتِمَادًا. أَخْبَرَنَا الرَّبِيْعُ قَالَ أَخْبَرَنَا الشَّافِعِيُّ قَالَ أَخْبَرَناَ إِبْرَاهِيْمُ عَنْ لَيْثٍ عَنْ عَطَاءٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا خَطَبَ يَعْتَمِدُ عَلَى عُنْزَتِهِ اِعْتِمَادًا

Imam Syafi'i RA berkata: Telah sampai kepada kami (berita) bahwa ketika Rasulullah saw berkhuthbah, beliau berpegang pada tongkat. Ada yang mengatakan, beliau berkhutbah dengan memegang tongkat pendek dan anak panah. Semua benda-benda itu dijadikan tempat bertumpu (pegangan). Ar-Rabi' mengabarkan dari Imam Syafi'i dari Ibrahim, dari Laits dari 'Atha', bahwa Rasulullah SAW jika berkhutbah memegang tongkat pendeknya untuk dijadikan pegangan". (al-Umm, juz I, hal 272)

عَنْ شُعَيْبِ بْنِ زُرَيْقٍ الطَائِفِيِّ قَالَ شَهِدْناَ فِيْهَا الجُمْعَةَ مَعَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَامَ مُتَوَكِّئًا عَلَى عَصَا أَوْقَوْسٍ

Dari Syu'aib bin Zuraidj at-Tha'ifi ia berkata ''Kami menghadiri shalat jum'at pada suatu tempat bersama Rasulullah SAW. Maka  Beliau berdiri berpegangan pada sebuah tongkat atau busur". (Sunan Abi Dawud hal. 824).

As Shan’ani mengomentari hadits terserbut bahwa hadits itu menjelaskan tentang “sunnahnya khatib memegang pedang atau semacamnya pada waktu menyampaikan khutbahnya”. (Subululus Salam, juz II, hal 59)

فَإِذَا فَرَغَ المُؤَذِّنُ قَامَ مُقْبِلاً عَلَى النَّاسِ بِوَجْهِهِ لاَ يَلْتَفِتُ يَمِيْنًا وَلاَشِمَالاً وَيُشْغِلُ يَدَيْهِ بِقَائِمِ السَّيْفِ أَوْ العُنْزَةِ وَالمِنْبَرِ كَيْ لاَ يَعْبَثَ بِهِمَا أَوْ يَضَعَ إِحْدَاهُمَا عَلَى الآخَرِ

Apabila muadzin telah selesai (adzan), maka khatib berdiri menghadap jama' ah dengan wajahnya. Tidak boleh menoleh ke kanan dan ke kiri. Dan kedua tangannya memegang pedang yang ditegakkan atau tongkat pendek serta (tangan yang satunya memegang) mimbar. Supaya dia tidak mempermainkan kedua tangannya. (Kalau tidak begitu) atau dia menyatukan tangan yang satu dengan yang lain". (Ihya' 'Ulum al-Din, juz I, hal 180)

Hikmah dianjurkannya memegang tongkat adalah untuk mengikat hati (agar lebih konsentrasi) dan agar tidak mempermainkan tangannya. Demikian dalam kitab Subulus Salam, juz II, hal 59).
Jadi, seorang khatib disunnahkan memegang tongkat saat berkhutbah. Tujuannya, selain mengikuti jejak Rasulullah SAW juga agar khatib lebih konsentrasi (khusyu’) dalam membaca khuthbah. Wallahua’lam bishshawab. (Ngabdurrahman al-Jawi)
---------------
Komentar(8 komentar)
Senin, 11/04/2011 17:11
Nama: kamaludin
tongkat itu namanya apa?
ditempat saya tidak pake tongkat, sekarang mau pake tongkat. saya ingin tanya, tongkat itu namanya apa? tongkat jumat? tongkat khotib? atau..?
Senin, 14/03/2011 17:33
Nama: pikintoro
Kok Repot
Itu, mah, tak penting dipertengkarkan. Kalau ada sekelompok orang ngaku-ngkau punya Nabi baru setelah Muhammad SAW, itulah "sumeber" masalah.
Selasa, 08/03/2011 08:51
Nama: Moh. Ihsan
Tanya Jangan Aneh
Hal lumrah, jangan ditanya macem-macem. Kalau khotbahnya tidak pakai tongkat, jamgan menyalahkan yang pakai tongkat (para komentator).
Selasa, 08/03/2011 01:29
Nama: ahmad hafidz
coment
cooment saya pada pertantayaan m. su'bi nuryono,
makanya klo gak alim tak usah dijadikan khotib.
trimakasih
Senin, 07/03/2011 18:16
Nama: Choirun Niza
SEMANGAT !!!
Hukum memegang tongkat (senjata) selain alasan sunnah seperti pada artikel adalah mengingatkan akan perang sehingga lebih menambah semangat.
Senin, 07/03/2011 18:11
Nama: Choirun Niza
TONGKAT
Memegang tongkat mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu'alaihi wassalam, selain alasan di atas (pada artikel) adalah mengingatkan akan perang sehingga lebih menambah semangat.
Ahad, 06/03/2011 05:22
Nama: munir
hukum memegang tongkat bagi khotib
ass... gimana hukumnya klo mempermainkan tangan atau baca buku? sebelum dan sesudahnya syukron ,
Sabtu, 05/03/2011 21:43
Nama: Muhammad Su'bi Nuryono, IR
Tongkat di ganti tex (catatan)
Kalau zaman Nabi, zaman kholifah, tabi'in-tabi'in, khotibnys semua hafal al-Qur'an dan hadist, sehingga yang dipegang tongkat/pedang, namun zaman sekarang yang dipegang khotib buku atau catatan, bagaimana ini hukumnya ?
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefJuli 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
:::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 ::: Transaksi pembelian di Toko NU Online bisa dilakukan via SMS (083807382750) atau PIN BBM (742CE570) ::::