Sabtu, 20 September 2014
Language :
Find us on:
Ubudiyah 
Ziarah Kubur
Kamis, 14/04/2011 15:54
Kita telah diperintah untuk ziarah kubur, Rasulallah s.a.w. dan para sahabat juga menjalankan ziarah kubur. Jadi tidak ada dasar sama sekali untuk melarang ziarah kubur, karena kita semua tahu bahwa Rasulallah pernah ziarah ke makam Baqi’ dan mengucapkan kata-kata yang ditujukan kepada para ahli kubur di makam Baqi’ tersebut.<br /> Dalil-dalil tentang ziarah kubur
قَالَ رَسُوْلُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ : نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ اْلقُبُوْرِ فَزُوْرُوْهَا
Artinya :    Rasulallah s.a.w bersabda: Dahulu aku telah melarang kalian berziarah ke kubur. Namun sekarang, berziarahlah kalian ke sana. (H.R. Muslim)

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمْ : اِسْتَأْذَنْتُ رَبِّيْ أَنْ أَسْتَغْفِر لأُمِّيْ ، فَلَمْ يَأذَنْ لِيْ ، وَاسْتأذَنْتُهُ أنْ أَزُوْرَ قَبْرَهَا فَأذِنَ لِيْ
Artinya:    Dari Abu Hurairah r.a. Berkata, Rasulallah s.a.w. bersabda: Aku meminta ijin kepada Allah untuk memintakan ampunan bagi ibuku, tetapi Allah tidak mengijinkan. Kemudian aku meminta ijin kepada Allah untuk berziarah ke makam ibuku, lalu Allah mengijinkanku. (H.R. Muslim)

وَفِى رِوَايَةٍ أُخْرَى : زَارَ النَّبِيُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  قَبْرَ اُمِّهِ, فَبَكَي وَاَبْكَى مَنْ حَوْلَهُ (اَخْرَجَهُ مُسْلِمْ وَاْلحَكِيْم
Artinya :    Dalam riwayat yang lain dari Abu Hurairah bahwa : Nabi s.a.w. ziarah ke makam ibunya kemudian menangis lalu menangislah orang-orang sekitarnya. (H.R. Muslim [hadits ke 2256], dan al-Hakim [hadits ke 1390]).

Jadi dengan demikian, menangis di dekat kubur tidaklah berimplikasi pada kekafiran, begitu juga tidak mendatangkan siksa bagi mayit yang ditangisi.
Adapun Pendapat para ulama’ tentang ziarah kubur diantaranya:
1.    Imam Ahmad bin Hanbal
Ibnu Qudamah dalam kitabnya “al-Mughni” menceritakan bahwa Imam Ahmad bin Hanbal pernah ditanya pendapatnya tentang masalah ziarah kubur, manakah yang lebih utama antara ziarah kubur ataukah meninggalkannya. Beliau Imam Ahmad kemudian menjawab, bahwa ziarah kubur itu lebih utama.
2.    Imam Nawawi
Imam Nawawi secara konsisten berpendapat dengan hukum sunahnya ziarah kubur. Imam Nawawi juga menjelaskan tentang adanya ijma’ dari kalangan ashabus Syafi’i (para pengikut Imam Syafi’i) tentang sunahnya ziarah kubur.
3.    Doktor Said Ramadlan al-Buthi
Doktor Said Ramadhan al-Buthi juga berbendapat dengan pendapat yang memperbolehkan ziarah kubur. Al-Buthi berkata, “Belakangan ini banyak dari kalangan umat Islam yang mengingkari sampainya pahala kepada mayit, dan menyepelekan permasalahan ziarah ke kubur.”

(Disarikan dari  buku Amaliah NU dan Dalil-Dalilnya, Penerbit LTM (Lembaga Ta”mir Masjid)PBNU.


Komentar(10 komentar)
Senin, 24/10/2011 20:44
Nama: doan oktauli
saran
ass.wr.wb menurut saya tampilan sudah cukup baik, mungkin untuk lebih baik lagi bagaimana caranya untuk memuat permasalahan disekitar umat, toleransi beragama, dan yang utama persatuan umat. sekian, ...wasalam wr.wb
Senin, 29/08/2011 22:23
Nama: mujahidin aly
alyaqin
"alyaqin layuzalu bisysyak", agama adalah keyaqinan, ilmu adalah pendukungnya, setiap orang meyaqini berdasarkan pengetahuannya. masalahnya darimana sumber pengetahuan itu didapat, bila sanadnya shohih hingga Rosululloh, ini yang dapat dipertanggungjawabkan. kebenaran hakiki ada di tangan Alloh SWT.
Selasa, 07/06/2011 10:57
Nama: Kyai achmad
NU yess ketes ketess, segerrr
Sebagai pengurus NU di MWC Batam Kota, saya sangat mendukung rubrik semacam ini, setidaknya utk mengimbangi counter2 negativ dari pihak WAHABIYYAH, hidup Ahlussunnah Wal jamaah.
Sabtu, 07/05/2011 07:37
Nama: asrul
mari beragama sesuai syriat yang shahih
quote:dairy menulis:
umat lain sudah mencapai planet Mars kita sik sibuk ngurusi ziarah kubur kapan majunya ...? capek deh masak ngak ngerti ngerti juga...!!! quote.
akhi dairi, mengenai hal agama, itu hal yang sangat penting dalam perkara dunia ini,.karena manusia hidup mencari ketenangan jiwa,.adapan iptek alangkah baiknya digunakan untuk mendekatkan diri kepada ALLOH SWT. sebagai sarana tafaqqur..WaALLOHU a'lam...
Jumat, 06/05/2011 13:34
Nama: huda
Ziarah Kubur
Jadi paham dechhhh......
Trima kasih
Jumat, 06/05/2011 11:36
Nama: robby....tujuanku...
setuju
Saya sangat setuju, akan tetapi banyak umat islam yang awam menyalahgunakan makna berziarah terutama kepada makam para wali & shalihin. Mereka terkadang meminta-minta pada makam untuk kepentingan dniawi. Untuk itu saya mohon adanya penjelasan yang lengkap dari NU tentang adab berziarah yang didalamnya larangan-larangan ketika berziarah yang nyerempet-nyerempet kepada kemusyrikan. Terima kasih
Ahad, 01/05/2011 11:10
Nama: dairy
uuuuuh
umat lain sudah mencapai planet Mars kita sik sibuk ngurusi ziarah kubur kapan majunya ...? capek deh masak ngak ngerti ngerti juga...!!!
Ahad, 01/05/2011 10:25
Nama: MISNADI
mohon pencerahan
banyak orang yang sering ziarah ke makam para wali, akan tetapi lupa untuk berziarah ke makam orang tua/kerabatnya.
Rabu, 27/04/2011 11:49
Nama: A. Tholabi, S.Ag
Mutiara Ziarah Kubur
Banyak hikmah dari ziarah kbur yang bisa dipetik dalam kehidupan. Karena Ziarah kubur melatih untuk bertafakkur untuk ingat mati atau akhirat. sehingga mulai sejak dini mulai mencari bekal sebanyak-banyaknya. Namun bagi pemula harus dibimbing dan dan diarahkan secara benar menurut aturan yang sesuai dengan Islam. Jangan sampai dijadikan laboratorium kemusyrikan. Para ulama atau kiyai harus mengawal mereka agar aqidahnya selamat. Terlebih PBUNU hendaknya memberi edran resmi tentang tata cara ziarah kubur yang dibenarkan oleh Islam. jangan sampai ziarah kubur menjadi bias dan tidak terkandali.
Jumat, 22/04/2011 23:26
Nama: budi
ziarah kubur
hikmah tentang ziarah kubur : sesungguhnya Rosululloh melarang ziarah kubur ketika awal dakwah islam karena ketika itu tauhid belum tertanam kuat di hati kaum muslimin karena di kawatirkan mereka terjerumus ke dalam syirik karena bertawassul terhadap kubur-kubur, tetapi ketika dimasa masa akhir kerasulan rosululloh mempersilahkan para sahabat untuk ziarah kubur ketika tauhid yang merupakan dari syirik telah tertanam kuat di hati para sahabat, oleh sebab itulah dakwah Tauhid adalah hal paling penting yang harus di dahulukan.
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefSeptember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::