Rabu, 17 September 2014
Language :
Find us on:
Daerah 
NU Kraksaan Sosialisasikan Manfaat Kartanu
Senin, 16/09/2013 18:00

Probolinggo, NU Online
Untuk lebih memaksimalkan program Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kraksaan kembali menggelar sosialisasi proses pembuatan Kartanu di Kantor PCNU Kota Kraksaan, Sabtu (14/9).

Sosialisasi yang dibuka secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH. Nasrullah Ahmad Suja’i ini diikuti seluruh pengurus NU mulai dari tingkat cabang, Majelis Wakil Cabang (MWC) hingga ranting yang meliputi pengurus lembaga, lanjah dan badan otonom se PCNU Kota Kraksaan.

Sosialisasi Kartanu ini dihadiri langsung oleh Tim Kartanu dari Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Timur KH. Siddiq Abdur Rahman. Dalam kesempatan tersebut, Kiai Siddiq banyak menyampaikan beberapa hikmah dan manfaat yang dapat diambil dari Kartanu.

“Program Kartanu ini bertujuan untuk pembuatan database (sensus) warga NU, mengantisipasi terhadap pihak luar dan memberikan kontribusi financial ke organisasi serta memberi data pendukung untuk program PWNU dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU),” ungkapnya.

Menurut Kiai Siddiq, manfaat Kartanu sekarang banyak sekali, mulai dari untuk mengetahui jumlah keanggotaan NU serta mensubsidi NU mulai dari tingkat cabang, MWC hingga ranting. “Selain itu, adanya Kartanu juga untuk akan mensubsidi seluruh badan otonom NU,” jelasnya.

Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kraksaan KH. Nasrullah Ahmad Suja’i mengungkapkan Kartanu sangat penting untuk dimiliki oleh Nahdliyin sebagai bukti resmi warga NU.

”Apalagi belakangan ini banyak orang meminta surat keterangan menjadi warga NU untuk kepentingannya terutama mereka yang ingin mendaftar beasiswa belajar ke luar negeri,” ungkapnya.

Dikatakan Suja’i, pendataan melalui Kartanu ini memiliki arti yang sangat penting untuk penguatan organisasi dan warga NU. Selain untuk mengetahui jumlah valid anggota NU, keberadaan Kartanu ini dimaksudkan untuk menangkal dan membentengi warga NU dari budaya luar yang tidak sesuai dengan amaliah NU.

”Sebagai organisasi yang kuat, NU harus tahu jumlah anggota dan seluruh Nahdliyin di wilayahnya. Kartanu ini merupakan salah satu cara untuk memperkuat organisasi NU,” tambahnya.

Dengan memiliki Kartanu dijelaskan Suja’i, berarti warga NU sudah memberikan kontribusi kepada organisasi untuk penguatan jam'iyah NU. “Oleh karena itu pendataan Kartanu ini sangat efektif menjadi salah satu kontribusi warga kepada NU,” jelasnya.

Suja’i meminta kepada segenap pengurus MWCNU se-PCNU Kota Kraksaan untuk melakukan pendataan dan membuat jadwal lagi pemotretan pengurus ranting dan segenap warga NU yang berada di masing-masing ranting.

”Dengan adanya Kartanu ini, kita akan lebih mudah dalam memberikan pembinaan kepada warga NU. Intinya, kalau kita sudah memiliki Kartanu, berarti kita benar-benar setia kepada NU,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Adullah Alawi)

Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefSeptember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930    
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::