Jumat, 31 Oktober 2014
Language :
Find us on:
Nasional 
Pesantren Punya Peran Penting Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
Sabtu, 07/07/2012 08:29

Bandung, NU Online
Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan mempunyai peranan penting dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Hal ini menjadi poin penting dalam acara orientasi program peningkatan peran serta ormas dalam kegiatan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat melalui pembinaan pesantren dan santri sehat tahun 2012.

Kegiatan diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (PP LKNU) dengan Pusat Promosi Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia di Hotel Bumi Asih Jaya, Jl Soekarno Hatta 452 Bandung ini rencananya akan digelar selama tiga hari ini (6-8 Juli 2012).

Ajakan Promosi Kesehatan, menurut Iskandar dari Kasubdit Kemenkes RI, merupkan salah satu wujud dari ajaran Islam amar ma’ruf nahi munkar (QS Al-Baqarah ). Salah satunya adalah Program Promosi Kesehatan dilingkungan Pesantren ini melalui program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS ). “Ini merupakan ajaran Islam,” jelas Iskandar

Lebih jauh kata iskandar 5 Program PHBS ini yaitu cuci tangan dengan memakai air mengalir, personal Hygiene, Kamar Sehat, Air Bersih dan Kawasan Tanpa Rokok merupakan program yang harus segera diadopsi di lingkungan pesantren.

Salah satu peserta dari PCNU Sukabumi, KH.Abdul Ghofar yang juga merupakan Wakil Ketua PCNU Kota Sukabumi mengatakan, di lingkungan pondok pesantren salafiah kesadaran akan program PHBS ini masih sangat minim. “Masih banyak kendala yang ditemukan dilapangan dalam menjalankan program ini,” tegasnya.

Sementara itu beberapa orang yang mewakili dinas kesehatan dari berbagai kabupaten yaitu Bandung, Bogor, Sukabumi dan Cirebon mengatakan bahwa kementrian kesehatan melalui program  Poskestren telah dilaksanakan di beberapa pondok pesantren di Jawa Barat

Sementara itu saat ditemui NU Online, utusan PCNU Kabupaten Bogor, Akhsan Ustadhi mengatakan,  LKNU mempunyai PR untuk melakukan reinterpretasi tentang fiqih dan medis. "Misalnya apakah istilah suci berarti steril, apakah kotor sama dengan najis? Dan masih banyak istilah yang fiqih dan medis yang harus di sinkronkan,” pungkasnya.


Redaktur: A. Khoirul Anam

Komentar(0 komentar)
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefOktober 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
:::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::