Sabtu, 01 November 2014
Language :
Find us on:
Hikmah 
Cerita Kiai As'ad Syamsul Arifin Hadapi Bajingan
Selasa, 16/04/2013 21:15

Siang itu sebuah masjid di daerah Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo terlihat sepi. Jamaah yang hadir hanya beberapa saja, sangat jauh dari jumlah penduduk sekitar masjid. KH R As’ad Syamsul Arifin merasa aneh karena waktu itu seharusnya masyarakat berduyun menunaikan sembahyang Jum’at.

Kiai berdarah asli Madura ini pun berupaya menjawab permasalahan ini. Ia mendatangi salah satu warga yang sangat disegani. Ya, tapi orang ini disegani bukan lantaran ia seorang tokoh atau ulama. Dia seorang bandit alias bajingan.

Entah sebab apa, bajingan itu menjadi serba kikuk dan gugup. Mungkin pikirnya, ”Memang untuk apa kiai besar mengunjungi rumah bajingan? Bukankah jenis hubungan paling layak antara kiai dan bandit adalah musuh?”

Anehnya, selama bertamu Kiai As’ad tak sedikit pun menyinggung, apalagi mencela, profesi tuan rumah. Bahkan, dalam perbincangan, santri Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari ini berminat tinggal bersama bajingan itu di dunia dan akhirat. Kiai As’ad juga rela memberi dukungan ke surga seumpama si bajingan menerima nasib sial di neraka.

Namun, di ujung pembicaraan Kiai As’ad mengajukan syarat: bajingan itu mesti sanggup memenuhi masjid yang sepi tersebut setiap waktu sembahyang Jumat tiba.

Singkat cerita, ”persahabatan” Kiai As’ad dengan si bajingan berbuah manis. Semangat beribadah masyarakat akhirnya meningkat. Penduduk tak canggung berbondong menuju masjid. Bagaimana dengan bajingan itu? Ia mengikuti alur umum masyarakat: menjadi warga yang saleh dan rajin ke masjid.

Sebagaimana ulama-ulama kenamaan lainnya, kesuksesan dakwah Kiai As’ad ditentukan oleh kegigihan dan cara-cara elegan yang digunakan. Dengan perilaku yang lembut dan penuh tawaduk, kiai kelahiran 1897 ini berhasil menaklukkan hati seorang bajingan.

 

Mahbib Khoiron
Sumber: wiki.aswajanu.com

Komentar(10 komentar)
Rabu, 26/02/2014 11:17
Nama: mohammad agus salim
Keteladanan Sang Kiyai
Kiyai sang guru yang tak pernah tidur konsentrasi kpd santri sebagai tanggungjawab moral sebagai syahid di depan Allah semoga kami dapat berlindung dibawah karomahna selamat jalan Kiyai...
Ahad, 23/06/2013 22:42
Nama: m.midkholhuda
subhanalloh
cara yg ihsan tujuan ihsan Alloh meridhoi alfatihah
Senin, 27/05/2013 09:47
Nama: erwin
mantan bajingan
ya lebih baik menyadarkan bajingan,karena preman bukan berarti penjahat,preman/bajingan yang insyaf dan bertaubat lebih baik dari para koruptor/polisi berseragam yang munafik dan berpendidikan tapi tinggi tapi merampok/merampas/mengambil hak rakyat
Senin, 27/05/2013 09:12
Nama: m andika
kyai as'ad
ada sebuah ungkapan : al manhaj afdholu minal madat kadang kala metodologi jauh lebih penting daripada materinya....
Kamis, 16/05/2013 05:33
Nama: m ilham
hikmah
itulh Kyai ; bnyak ilmu banyak amal, klu kte dkit ilmu bnyak buall...
Sabtu, 11/05/2013 22:06
Nama: Habib Strong
Masih musimkah?
Kalau sekarang kayaknya yg lagi musim pakai cara2 FPI (Pakai Fenthunk..??)
Sabtu, 11/05/2013 08:07
Nama: MD. Rofii
Luar Biasa
Subchanallah..... Sebaik-baiknya manusia adalah yang mampu memberi manfaat kepada sesamanya. Sungguh cara yang Brilliant utk mengajak pada jalur ketaqwaan.
Kamis, 09/05/2013 19:23
Nama: Gelar Bhumea
tauladan
seburuk-buruk manusia pasti ada potensi kebaikan dalam dirinya,, faalhamaha fujuroha watakwa wa. dan subhanlla Kiai As'ad syamsul arifin mampu memunculkan potensi kebaikan bajingan trsbut,,,,inilah tauladan bagi dakwah modern.,
Selasa, 07/05/2013 08:56
Nama: H Bahri Supardi
Inspirasi menyejukkan
Sungguh teladan yang luar biasa bahwa dakwah itu mengajak bukan mengejek, pendekatan kultur yg amat mengena . Subhanallah semoga kita bisa meneladani
Sabtu, 04/05/2013 06:20
Nama: Okyza Prabowo
Inspiring
perlu kita implementasikan nilai-nilai tersebut di kehidupan kita hari ini
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Space Iklan
305 x 140 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefNovember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30      
::::Ikuti siaran lagsung Munas-Konbes NU 2014 di radio.nu.or.id :::Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::