Selasa, 23 Desember 2014
Language :
Find us on:
Humor 
Perbedaan NU dan Muhammadiyah tentang Hilal
Jumat, 22/12/2006 18:54

Dalam sebuah sidang Isbat, seorang wakil dari Muhammadiyah menyatakan bahwa untuk menentukan lebaran tidak perlu  melakukan rukyah, karena perhitungan hisab yang akurat sudah bisa memastikan hilal akan muncul dan lebaran tiba.

Sementara kalangan NU berpendapat bahwa walaupun sudah melakukan rukyah juga masih perlu dikonfirmasi dan diiuji di lapangan sehingga diketahui apakah hilalnya tampak atau tidak. Karena itu NU selalu gigih melakukan rukatul hilal, sementara Muhammadiyah tidak perlu menguji teorinya.

Melihat kenyataan itu seorang peserta berkomentar; “aneh ya orang NU dan Muhammadiyah itu”

“Apanya yang aneh?” tanya temannya. “Mereka berpikir berdasarkan paradigma mereka masing-masing jadi  pantas kalau berbeda hasilnya”

“Justeru itu”, sahut temannya ”selama ini orang Muhammadiyah kan paling demen sama bulan sabit, sehingga digunakan sebagai lambang partai mereka (Masyumi, MI dan PBB). Ternyata mereka malah tidak mau mencari hilal atau bulan sabit. Sementara sejak NU keluar dari Masyumi sangat alergi dengan simbol bulan sabit itu, tetapi setiap peralihan bulan mereka selalu sibuk mencari bulan sabit di kaki langit”

“Ya maklumlah”, komentar temannya ”Muhammadiyah tidak mau repot dengan hilal yang ada di langit yang posisinya selalu berubah. Karena itu disimbolisasi menjadi lambang yang bisa disimpan dan dimiliki. Sedangkan NU menolak simbolnya tetapi menerima barang otentiknya.” (bregas)

Komentar(8 komentar)
Selasa, 30/10/2007 06:37
Nama: iwan
hehe
haha, masuk....masuk guyonannya, nah ini ada warga Muhammadiyah lg ngamuk2 di situs NU, hihihi, ini lebih lucu. Warga NU nyerbu masjid n lantor koran? emang terbukti itu warga NU?, Warga Muhammadiyah ngrebut mesjid NU? banyak kang!, mau bukti noh di perumahan puri mas dan Gunung anyar harapan Sby, sejak ketua takmir dipegang orang MD, takmir yang ASWAJA lalu "disingkirkan " gitu aja, shalawatan sebelum shalat dihilangkan, msh kurang bukti?. Tp kita tenang aja koq, selama ini pemerintah kan k lo ber lebaran kan selalu pake dasar rukyat, bukan hisab :D
Kamis, 15/03/2007 14:56
Nama: emon
beda nu dan muhammadiyah
abis muhammadiyah lambangnya matahari, gampang lihat bulan. NU lambangnya bumi harus ndongak ke atas tuk lihat bulan, pasti sulit banget ya? Hehehehe
Ahad, 18/02/2007 13:57
Nama: m.rozi
ngambil masjid
mas harto, ngrusak masjid masih mendingan, soalnya yang ngrusak orangnya nggak jelas. Di daerah Serang, malah masjid diambil, alasannya ingin sama dengan di saudi..., parah lagi di situ sudah ada masjid... eee... malah mbangun masjid lagi pake nama nurul 'adalah terus warga protes diganti menjadi nurul hidayah. gitulah mas, sekarang pinter-pinteran ngakali ....ngajinya kurang.
Selasa, 23/01/2007 17:45
Nama: alexys
lucu kok
lucu kok ... HIDUP ISLAM!! matilah NU dan Muhamadiyah. hehehe ... humor juga koq!!
Selasa, 16/01/2007 10:25
Nama: suharto
Lho kok tendensius sich....
saya jadi heran dengan Anda, kok jadi tendensius seperti itu ya. Mengolok-olok dan menjelekkan saudara sendiri. walaupun mereka yang Anda sebut hanya menyimpan simbol, tapi mereka nggak pernah merusaka masjid. lha warga NU malah merusak masjid, menebang pohon, dan menyerbu kantor koran......apa ini benar.....hi....hi...
Jumat, 12/01/2007 19:21
Nama: wong nu
ga lucu
maaf kang...ga lucu tuh leluconnya, mesti yang bikin bukan nu tulen :)
Ahad, 07/01/2007 16:01
Nama: d-phe
yup
iya, iya, iya, ga salah smpyn mas!!! hehehe
Sabtu, 23/12/2006 07:53
Nama: johari ilyas
humor
hahahahaha....
Space Iklan
625 x 100 Pixel
Buletin Jumat
Kamis, 10/04/2014 16:06
Edisi 118: Jum'at II April 2014
Pada Edisi 118 ini, tim redaksi buletin Nahdlatul Ulama menurunkan tema tentang tawadhu. Yaitu sifat rendah diri yang sekarang makin langka di...
Agenda
PrefDesember 2014Next
MngSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   
:::: Simak berbagai info NU Online melalui twitter. Follow @nu_online :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi@nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky@nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::